Pandemi yang melahirkan kebiasaan bekerja dari rumah membuat para pekerja menyadari bahwa kolaborasi akan berjalan lebih efektif melalui sarana digital. Hal itu berlanjut sampai sebagian pekerja mulai kembali ke kantor secara bertahap.
Menyadari hal itu, Huawei meluncurkan HUAWEI IdeaHub demi memenuhi kebutuhan itu serta meningkatkan kolaborasi, yakni inovasi smart office yang menggabungkan Huawei Cloud Meeting dengan kualitas high definition (HD), penulisan cerdas, dan pemakaian bersama nirkabel untuk mendapatkan ruang kerja pintar.
Perangkat tersebut mengintegrasikan perangkat komunikasi seperti proyektor, papan tulis, mikrofon, pengeras suara, tablet, PC, televisi, dan konferensi video dengan mudah. Kolaborasi dipastikan efektif secara visual dengan layar berukuran 65 inci atau 86 inci yang dilengkapi resolusi 4K dan kemampuan video 60 frame frame per detik, membuat mouse dapat diarahkan pada detail presentasi atau gambar.
Hal berikutnya yang menjadi keunggulan HUAWEI IdeaHub adalah audio hi-fi-grade yang membuat interaksi lebih hidup. Suara di speaker masing-masing peserta akan lebih jelas dan bersih dengan fitur menghilangkan gema akustik dan menekan kebisingan otomatis.
Masih pada audio, Huawei juga menyematkan teknologi yang disebut penyekat akustik sehingga peserta dapat meminimalisir suara di sekitar dengan Artificial Intelligent atau kecerdasan buatan, membuat peserta meeting merasa seperti dalam ruang kecil sekalipun di ruangan berukuran besar.
Untuk microphone, Huawei menanamkan microphone array yang akan menerima dan memancarkan suara dari jarak 8 meter dengan jelas. HUAWEI IdeaHub juga mendukungsmart projection, memungkinkan konten diproyeksikan ke layar dengan koneksi kabel atau nirkabel.
Sebagai gambaran, seorang presenter hanya perlu mencolokkan laptop atau gawai pintar ke layar, sementara jika peserta lain ingin berbagi layar dari jarak jauh, ia akan terlebih dahulu menerima prompt.
Sejumlah nilai tambah lainnya dari HUAWEI IdeaHub antara lain adalah proyeksi nirkabel untuk berbagi konten. IdeaHub memungkinkan hingga 20 sumber proyektor sehingga 20 orang dapat beralih antarpresentasi saat terhubung tanpa kabel ke layar. Selanjutnya, ada kontrol terbalik yang membuat pengguna dapat mengontrol PC dari layar.
Melalui papan tulis digital internal, pengguna HUAWEI IdeaHub baik di ruang rapat maupun yang bergabung secara daring sama-sama memiliki kendali atas konten pada layar. Pengguna juga bisa memanfaatkan latensi ultra-rendah 35 milidetik untuk mendapatkan pengalaman menggambar semudah menggunakan pena dan kertas.
Dengan fitur-fitur inovatif tersebut, HUAWEI IdeaHub membuat rapat berjalan lebih efektif, dengan banyak ide yang dibagikan dapat segera direalisasikan. Para pengguna akan memperoleh pengalaman kolaborasi yang lebih efisien dan menyenangkan bersama tim tanpa dipengaruhi jarak.
https://tendabiru21.net/movies/target-number-one/
Lho, Skor Kamera Galaxy S21 Ultra Kok Kalah dari S20 Ultra?
DxOMark memposting hasil pengujian mereka terhadap Samsung Galaxy S21 Ultra (varian Exynos), dan skor akhirnya ternyata malah kalah dibanding dengan S20 Ultra.
Dalam laporan tersebut, DxOMark memberikan skor total sebesar 121 untuk S21 Ultra, yang sebenarnya sudah cukup kecil untuk sebuah ponsel flagship. Namun, skor ini juga lebih rendah dibanding S20 Ultra, yang adalah pendahulu S21 Ultra.
Sebenarnya skor di aspek fotografi untuk S21 Ultra sama dengan S20 Ultra, yaitu 128. Namun di aspek lain, yaitu zoom dan video, skor keduanya terpaut cukup jauh, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Selasa (2/3/2021).
S21 Ultra mendapat skor 76 point untuk kemampuan zoom dan 98 poin untuk kemampuan video. Sementara S21 Ultra skor untuk kemampuan zoom mencapai 88 poin dan kemampuan videonya diberi skor 106 poin.
Sekadar catatan, skor yang dibandingkan ini berasal dari pengujian S20 Ultra yang sudah diulang.
https://tendabiru21.net/movies/a-night-of-horror-nightmare-radio/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar