Minggu, 11 April 2021

Penyebab Penis Susah Ereksi dan Cara Mengatasinya

 Sebagian pria mungkin pernah mengalami masalah penis susah 'naik' atau kesulitan mengalami ereksi sebelum bercinta. Hal ini dapat terjadi karena gairah bercinta yang rendah.

Seseorang menginginkan seks atau bercinta dipengaruhi oleh gairah seksual. Untuk seseorang memiliki gairah seksual yang tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor tersebut mencakup psikologis dan fisik.


Dikutip dari Medical News Today, meskipun kedua faktor ini sering kali berjalan seiring, beberapa orang mungkin kesulitan dengan salah satu atau kedua aspek gairah tersebut.


Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk meningkatkan gairah seksnya. Seperti merubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat.


Bisa dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga untuk membuat kondisi fisik lebih fit. Lalu dengan berkomunikasi lebih terbuka dengan pasangan atau berbagi hasrat seksual.


Jika masalah tersebut tidak dapat diselesaikan berdua bersama pasangan, pilihan lain adalah bertanya kepada dokter.


Berikut ini penyebab gairah seks rendah sehingga tidak mampu terangsang dan susah ereksi, dikutip dari Medical News Today:


1. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi merupakan penyebab paling umum laki-laki mencari bantuan untuk masalah seksual. Sejumlah perawatan diketahui berhasil untuk mengatasi masalah seksual ini.


Disfungsi ereksi bisa terjadi karena orang tersebut mengalami stress dan memiliki masalah dalam hubungan sehingga berpengaruh pada gairah seks.


Saat dokter memastikan bahwa hal tersebut menjadi penyebab seseorang kesulitan untuk ereksi, biasanya dapat berkonsultasi dengan terapis seks.


Selain itu, disfungsi ereksi juga dapat diatasi dengan obat yang diresepkan oleh dokter. Obat tersebut didapat ketika dokter tidak dapat mengetahui asal terjadinya disfungsi ereksi atau ketika pengobatan gaya hidup tidak berhasil.


2. Masalah ejakulasi

Meskipun ejakulasi dini adalah masalah yang paling umum, beberapa orang juga mengalami kesulitan mencapai orgasme dan ejakulasi.


Tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ejakulasi adalah dengan melakukan masturbasi sebelum memulai hubungan seksual. Mulailah hubungan seksual sesaat sebelum ejakulasi.


Selain itu, untuk mendapatkan rangsangan yang baru dan menghindarkan kejenuhan saat bercinta, lakukan eksperimen dengan berbagai posisi seksual yang baru.


Jika tetap mengalami masalah ejakulasi, sebaiknya datanglah ke dokter dan lakukan pemeriksaan prostat. Masalah kesehatan prostat dapat menyebabkan masalah ejakulasi, seperti ejakulasi yang menyakitkan.

https://trimay98.com/movies/indignation/


Kata Pakar Soal Bahayanya Sunat Model 'Jengger Ayam'


 Berbagai cara dilakukan untuk mendongkrak kepuasan saat berhubungan seksual. Mulai dari mengkonsumsi asupan tertentu hingga tindakan yang membahayakan, salah satunya tren sunat model 'jengger ayam' yang sempat ngetren beberapa waktu lalu.

Sama seperti sunat biasa, hanya saja tekniknya dibuat dengan model yang diminta atau 'custom' sehingga menyisakan jaringan parut yang membentuk pola tertentu pada penis. Dengan adanya tekstur itu diharapkan bisa memberikan rangsangan yang ekstra saat bercinta dengan pasangan.


Namun, pengamat kesehatan seksual dr Boyke Dian Nugraha mengatakan untuk mendapat sensasi saat bercinta tidak perlu hal yang 'aneh-aneh'. Menurutnya, jika penis dibentuk seperti itu bisa melukai vagina pasangan saat berhubungan seks.


"Penggunaan bahan-bahan tambahan (custom), daging berlebih, itu secara medis justru akan membuat luka pada daerah vagina," jelas dr Boyke.


"Jadi, itu (custom) tidak akan menambah kepuasan seksual. Tetapi, justru menimbulkan penyakit. Itu harus diperhatikan," lanjutnya.


Hal itu serupa dengan yang diungkapkan ahli bedah saraf Prof Dr dr Andi Asadul Islam, SpBS(K). Menurutnya, tren sunat model 'jengger ayam' ini seharusnya tidak dilakukan karena bisa berbahaya, baik untuk pria atau wanita saat bercinta.


"Terus terang itu berbahaya untuk laki-lakinya dan perempuannya. Mohon jangan melakukannya, yang biasa-biasa saja," pungkasnya.

https://trimay98.com/movies/the-dawn/

Terinfeksi COVID-19 Dua Kali Seperti Maia Estianty, Separah Apa Gejalanya?

 Setelah terinfeksi COVID-19 pada Desember 2020 lalu, Maia Estianty mengaku sempat positif lagi untuk kedua kalinya atau reinfeksi. Dalam akun YouTube miliknya, MAIA ALELDUL TV, Maia terinfeksi lagi setelah memeluk seseorang yang ternyata positif COVID-19.

Setelah tahu dirinya positif lagi, ia langsung melakukan isolasi mandiri selama lima hari. Berbeda dengan yang pertama, kali ini Maia mengalami gejala COVID-19 yang tidak terlalu parah.


"Jadi agak sedikit tenggorokan gatal, meski sedikit, tapi itu ada gejala. Belum batuk sih aku, cuma gatal, tapi enggak gatal-gatal banget. Yang aku pikir biasa saja, tapi ternyata itu gejala dari COVID-19," katanya.


Selain Maia, siapa saja yang bisa mengalami reinfeksi COVID-19?

Dikutip dari The BMJ, Kepala Epidemiologi dan Genomik Mikroba di Otoritas Kesehatan Nasional Luksemburg, Joel Mossong, menjelaskan siapa saja yang mungkin bisa mengalami reinfeksi.


Berdasarkan pengalamannya, reinfeksi mungkin terjadi pada orang yang mengalami gejala ringan pada infeksi pertama. Hal ini bisa terjadi karena mereka tidak mengembangkan respons kekebalan atau antibodi saat mengalami infeksi sebelumnya.


"Hal ini sama seperti yang berlaku untuk mereka yang mengalami imunosupresi dan tidak akan meningkatkan respons imun terhadap infeksi pertama," jelasnya.


Seberapa parah gejala yang mungkin dialami?

Sampai saat ini, sebagian besar kasus infeksi ulang atau reinfeksi SARS-CoV-2 yang telah dilaporkan lebih ringan dari infeksi yang pertama. Tetapi, ada beberapa kasus yang menjadi semakin berbahaya hingga menyebabkan pasien tersebut meninggal dunia.


"Hampir pasti, kekebalan dari infeksi ringan tidak bertahan lama. Namun, secara seimbang, sebagian besar infeksi kedua akan menjadi jauh lebih ringan karena tingkat memori kekebalan dan mediasi sel," kata profesor kedokteran di University of East Anglia, Paul Hunter.


Selaras dengan itu, ahli onkologi dan profesor di Mayo Clinic S Vincent Rajkumar mengatakan meski infeksi ulang mungkin saja terjadi, itu tidak akan lebih parah dari infeksi sebelumnya. Gejala yang muncul mungkin akan sangat ringan, sehingga orang yang mengalaminya tidak sadar kalau dirinya terinfeksi COVID-19 kedua kali.


"Anda mungkin terinfeksi kembali dan gejalanya mungkin sangat ringan, sehingga Anda tidak mengetahuinya," ujar Rajkumar menambahkan semua orang pada akhirnya tetap harus memakai masker, seperti dikutip dari National Geographic, Sabtu (10/4/2021)

https://trimay98.com/movies/fate-stay-night-heavens-feel-ii-lost-butterfly/


Penyebab Penis Susah Ereksi dan Cara Mengatasinya


Sebagian pria mungkin pernah mengalami masalah penis susah 'naik' atau kesulitan mengalami ereksi sebelum bercinta. Hal ini dapat terjadi karena gairah bercinta yang rendah.

Seseorang menginginkan seks atau bercinta dipengaruhi oleh gairah seksual. Untuk seseorang memiliki gairah seksual yang tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor tersebut mencakup psikologis dan fisik.


Dikutip dari Medical News Today, meskipun kedua faktor ini sering kali berjalan seiring, beberapa orang mungkin kesulitan dengan salah satu atau kedua aspek gairah tersebut.


Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk meningkatkan gairah seksnya. Seperti merubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat.


Bisa dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga untuk membuat kondisi fisik lebih fit. Lalu dengan berkomunikasi lebih terbuka dengan pasangan atau berbagi hasrat seksual.


Jika masalah tersebut tidak dapat diselesaikan berdua bersama pasangan, pilihan lain adalah bertanya kepada dokter.


Berikut ini penyebab gairah seks rendah sehingga tidak mampu terangsang dan susah ereksi, dikutip dari Medical News Today:

https://trimay98.com/movies/the-man-who-sleeps/