Senin, 10 Mei 2021

Suami Tasya Kamila Idap Hodgkin Lymphoma Stadium 2, Penyakit Apa Itu?

 Suami dari mantan artis cilik Tasya Kamila, Randi Bachtiar, dikabarkan mengidap kanker hodgkin lymphoma stadium dua. Hal ini diungkapkan oleh Tasya lewat akun Instagram pribadinya.

"Suamiku @randibachtiar sedang berjuang melawan kanker (Limfoma Hodgkin stadium 2). Dia sudah menjalani operasi, kemoterapi, dan sekarang menjalani radioterapi yang diharapkan menjadi fase terakhir perawatannya," tulis Tasya yang dilihat detikcom dalam postingannya, Sabtu (8/5/2021).


"Saat ini gw sedang berikhtiar dan berjuang melawan kanker (kelenjar) getah bening (Lymphoma Hodgkin), salah satu jenis kanker yang insya Allah bisa diobati dan disembuhkan," ujar Randi Bachtiar.


Apa itu hodgkin lymphoma?

Hodgkin lymphoma atau limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker pada kelenjar getah bening (limfoma), jaringan yang berperan untuk mengontrol sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini membuat sel-sel dalam sistem limfatik tumbuh secara tidak normal dan bisa menyebar.


Dikutip dari Mayo Clinic, efeknya limfoma akan kehilangan fungsinya untuk melawan infeksi. Sehingga pengidap limfoma hodgkin ini akan rentan terhadap infeksi.


Penyakit ini bisa menyerang orang-orang dari segala usia. Tetapi, kondisi ini paling sering diidap oleh orang-orang yang berusia antara 20 sampai 40 tahun, dan mereka di usia 55 tahun.


Saat seseorang mengidap limfoma hodgkin, ada beberapa gejala yang bisa dialami. Gejala yang paling umum adalah terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak nyeri di leher, ketiak, atau selangkangan dan sering merasa kelelahan.

https://nonton08.com/movies/the-dominator-3-junior-bullies/


4 Fakta Sindrom Guillain-Barre dan Kaitannya dengan Vaksin AstraZeneca


Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) tengah menganalisis munculnya kondisi langka Guillain-Barre Syndrome (GBS) usai vaksinasi COVID-19 AstraZeneca. Dikutip dari Reuters, EMA mengatakan komite keamanan vaksin Vaxzevria akan menganalisis data dari vaksin ini.

Tetapi, tidak disebutkan secara spesifik berapa jumlah kasus sindrom Guillain-Barre atau GBS dalam hal ini.


Kasus serupa juga dilaporkan terjadi di Indonesia, yang menyebabkan seorang guru honorer asal Sukabumi. Guru bernama guru Susan mengalami kelumpuhan dan gangguan penglihatan.


Namun, Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Prof Hindra Irawan Satari mengatakan kasus ini tidak berkaitan dengan vaksin COVID-19 kedua yang diterimanya.


Berikut beberapa fakta soal sindrom Guillain-Barre atau GBS yang perlu diketahui.


Apa itu sindrom Guillain-Barre?

Guillain-Barre Syndrome (GBS) atau sindrom Guillain-Barre adalah kelainan langka yang membuat sistem kekebalan tubuh merusak sel saraf. Kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya mengalami kelemahan otot hingga kelumpuhan.


Apa penyebabnya?

Terkait penyebab dari sindrom Guillain-Barre ini belum sepenuhnya dipahami. Namun, sindrom ini sering terjadi setelah infeksi virus atau bakteri.


Selain itu, dikutip dari Mayo Clinic, ada beberapa contoh infeksi yang diketahui bisa berkaitan dengan sindrom Guillain-Barre atau GBs, yaitu:


Bakteri campylobacter

Influenza

Cytomegalovirus

Virus Epstein-Barr

Virus Zika

Hepatitis A, B, C, dan E

Human immunodeficiency virus (HIV)

Bakteri mycoplasma pneumoniae

COVID-19

Kasus sindrom Guillain-Barre juga dilaporkan bisa berkaitan dengan operasi, luka atau trauma, serta vaksinasi influenza. Hanya saja CDC mengatakan kasus GBS yang berkaitan dengan vaksinasi influenza kemungkinannya lebih kecil daripada influenza itu sendiri.


Terkait Guillain-Barre Syndrome ini, apa saja gejala yang muncul? Klik ke halaman selanjutnya.

https://nonton08.com/movies/variant-2/

Segar dan Sehat, 4 Minuman Ini Cocok untuk Temani Buka Puasa

  Saat berbuka puasa, hal yang pertama kali dicari tentunya adalah minuman. Pasalnya, minuman memang bisa membuat tubuh kembali terasa segar dan menghilangkan dahaga usai seharian menjalani ibadah puasa.

Minuman ini penting untuk mengembalikan cairan tubuh yang telah hilang saat beraktivitas di siang hari. Namun, jangan sembarangan pilih jenis minuman saat berbuka puasa.


Alih-alih hanya fokus pada kesegaran yang dirasakan setelahnya, penting untuk turut melihat kandungan nutrisi yang terdapat pada minuman. Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, berikut 4 jenis minuman sehat dan segar yang cocok untuk temani waktu berbuka puasa.


1. Air putih

Air putih merupakan minuman terbaik yang harus kamu konsumsi saat berbuka puasa. Saat adzan berkumandang, sebaiknya kamu jangan langsung meminum minuman manis atau mengonsumsi takjil yang tersedia di meja makan. Selama bulan Ramadhan, perlu diingat juga untuk tetap meminum air putih sebanyak delapan gelas setiap harinya.

2. Air kelapa

Jenis minuman yang sering disajikan dengan es saat berbuka ini tak hanya enak, melainkan juga menyehatkan, lho. Minuman favorit banyak orang ini mengandung mineral elektrolit yang bisa mengembalikan energi tubuh dengan cara menggantikan cairan dalam tubuh yang hilang. Air kelapa merupakan minuman yang cocok untuk mendongkrak energi usai berbuka puasa.


3. Jus buah

Jus buah bisa dijadikan salah satu minuman sehat untuk berbuka puasa. Selain rasanya yang enak dan banyak disukai, jus buah juga mudah untuk disiapkan. Kamu bisa memilih buah sesuai dengan keinginanmu dan menyesuaikan porsi untuk dijadikan jus. Sejumlah buah-buahan juga bisa dikombinasikan agar rasanya menjadi lebih variatif, namun tetap enak dan sehat.


4. Teh hangat manis

Di Indonesia, teh hangat manis memang kerap kali selalu ada saat waktu berbuka puasa. Rasa manis yang didapat pada teh manis mampu mengembalikan energi yang telah hilang setelah 14 jam berpuasa. Mengonsumsi minuman hangat saat berbuka juga tak kalah segarnya, lho. Selain itu, rasa hangat pada teh manis hangat bisa membuat tenggorokan terhindar dari rasa sakit.


Namun, jika sudah mengonsumsi teh manis hangat, perlu diingat untuk jangan keterusan dan lanjut dengan makanan atau minuman manis lainnya ya. Sebab, bukannya sehat justru bisa berpotensi menaikkan berat badan.

https://nonton08.com/movies/variant/


Suami Tasya Kamila Idap Hodgkin Lymphoma Stadium 2, Penyakit Apa Itu?


Suami dari mantan artis cilik Tasya Kamila, Randi Bachtiar, dikabarkan mengidap kanker hodgkin lymphoma stadium dua. Hal ini diungkapkan oleh Tasya lewat akun Instagram pribadinya.

"Suamiku @randibachtiar sedang berjuang melawan kanker (Limfoma Hodgkin stadium 2). Dia sudah menjalani operasi, kemoterapi, dan sekarang menjalani radioterapi yang diharapkan menjadi fase terakhir perawatannya," tulis Tasya yang dilihat detikcom dalam postingannya, Sabtu (8/5/2021).


"Saat ini gw sedang berikhtiar dan berjuang melawan kanker (kelenjar) getah bening (Lymphoma Hodgkin), salah satu jenis kanker yang insya Allah bisa diobati dan disembuhkan," ujar Randi Bachtiar.


Apa itu hodgkin lymphoma?

Hodgkin lymphoma atau limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker pada kelenjar getah bening (limfoma), jaringan yang berperan untuk mengontrol sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini membuat sel-sel dalam sistem limfatik tumbuh secara tidak normal dan bisa menyebar.


Dikutip dari Mayo Clinic, efeknya limfoma akan kehilangan fungsinya untuk melawan infeksi. Sehingga pengidap limfoma hodgkin ini akan rentan terhadap infeksi.


Penyakit ini bisa menyerang orang-orang dari segala usia. Tetapi, kondisi ini paling sering diidap oleh orang-orang yang berusia antara 20 sampai 40 tahun, dan mereka di usia 55 tahun.


Saat seseorang mengidap limfoma hodgkin, ada beberapa gejala yang bisa dialami. Gejala yang paling umum adalah terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak nyeri di leher, ketiak, atau selangkangan dan sering merasa kelelahan.

https://nonton08.com/movies/forces-of-nature-2/