Sabtu, 15 Mei 2021

COVID-19 Melonjak, Singapura Lockdown Ketat Sebulan!

 - Singapura mengumumkan pembatasan paling ketat, efektif mulai Minggu (16/5/2021) dan berlaku sampai pertengahan Juni. Pertemuan dibatasi maksimal 2 orang, makan di restoran dilarang sama sekali.

"Ini jelas kemunduran bagi perang kita melawan COVID-19," kata Lawrence Wong, menteri pendidikan yang menjadi salah satu pimpinan satgas COVID-19 Singapura, dikutip dari Reuters, Jumat (14/5/2021).


Kebijakan ini akan dikaji ulang setelah dua pekan untuk menentukan apakah perlu penyesuaian.


Pada Kamis, Singapura mengkonfirmasi 24 kasus penularan lokal, tertinggi sejak pertengahan September. Sebagian disumbang oleh klaster Changi.


Menteri Transportasi Ong Ye Kung mengatakan, peningkatan kasus infeksi menyebabkan Singapura sangat mungkin batal membuka kembali travel bubble dengan Hong Kong.

https://trimay98.com/movies/end-of-the-road/


Update Corona RI 14 Mei: Tambah 2.633 Kasus Baru, Total Kasus Aktif 93.576


 Jumlah kasus virus Corona COVID-19 bertambah 2.633 kasus pada Jumat (14/5/2021). Total kasus positif sebanyak 1.734.285, sembuh 1.592.886, meninggal 47.823 kasus.

Kasus aktif tercatat sebanyak 93.576, jumlah spesimen yang diperiksa 18.540, dan suspek sebanyak 86.842 orang.


Detail penambahan kasus COVID-19 adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 2.633 menjadi 1.734.285

Pasien sembuh bertambah 3.807 menjadi 1.592.886

Pasien meninggal bertambah 107 menjadi 47.823

Sebelumnya, pada Kamis (13/5/2021), tercatat total sebanyak 1.731.652 kasus positif virus Corona COVID-19, 1.589.079 pasien sembuh, dan 47.716 kasus meninggal dunia.


DKI 632 Kasus, Ini Sebaran 2.633 Kasus Baru COVID-19 di RI 14 Mei 2021


Per 14 Mei 2021, Indonesia melaporkan penambahan kasus baru positif COVID-19 sebanyak 2.633. Total pasien terkonfirmasi saat ini sejumlah 1.734.285.

DKI Jakarta menyumbang angka kasus positif terbanyak dengan total 632. Disusul Jawa Barat dengan total kasus 610, dan Jawa Tengah dengan total 162 kasus.


Detail perkembangan virus Corona per Jumat (14/5/2021), adalah sebagai berikut:


Kasus positif bertambah 2.633 menjadi 1.734.285

Pasien sembuh bertambah 3.807 menjadi 1.592.886

Pasien meninggal bertambah 107 menjadi 47.823.

Tercatat sebanyak 18.540 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 86.842.


Sebaran 2.633 kasus baru Corona di Indonesia per Jumat (14/5/2021), sebagai berikut:


DKI Jakarta: 632 kasus

Jawa Barat: 610 kasus

Jawa Tengah: 162 kasus

Jawa Timur: 141 kasus

Riau: 112 kasus

Kalimantan Barat: 107 kasus

Kepulauan Riau: 98 kasus

DI Yogyakarta: 97 kasus

Sumatera Utara: 86 kasus

Nusa Tenggara Timur: 77 kasus

Sumatera Selatan: 67 kasus

Bangka Belitung: 65 kasus

Jambi: 64 kasus

Kalimantan Tengah: 55 kasus

Bali: 47 kasus

Banten: 39 kasus

Maluku: 32 kasus

Bengkulu: 29 kasus

Lampung: 29 kasus

Kalimantan Selatan: 19 kasus

Sulawesi Tengah: 16 kasus

Kalimantan Timur: 13 kasus

Nusa Tenggara Barat: 12 kasus

Kalimantan Utara: 9 kasus

Sulawesi Selatan: 6 kasus

Aceh: 5 kasus

Papua Barat: 3 kasus

Gorontalo: 1 kasus.

https://trimay98.com/movies/alls-well-ends-well-too/

Rabu, 12 Mei 2021

Setahun Lebih Pandemi, Laos Catat Kematian Pertama Virus Corona

 Setelah lebih dari setahun pandemi, Laos mencatat kematian pertama akibat virus Corona, demikian dilaporkan media lokal pemerintah Vientiane Times.

Pasien yang meninggal adalah seorang wanita berusia 53 tahun dari Vientiane. Kondisi wanita itu diperburuk akibat diabetes yang diidapnya dan masalah medis lainnya.


Laos juga mengalami lonjakan kasus COVID-19 sejak merayakan liburan pada 14 April lalu. Infeksi COVID-19 juga meroket di negara berpenduduk tujuh juta itu sejak bulan lalu, ketika gelombang terburuk juga dimulai di negara tetangga Thailand dan Kamboja.


Otoritas kesehatan mengaitkan lonjakan baru-baru ini dengan superspreader yang kontak dekatnya memberikan informasi yang tidak akurat tentang keberadaan dan kondisi mereka.


Wakil Direktur Jenderal Departemen Kesehatan Laos, Bouathep Phoumin mengatakan orang tua yang tertular dan mereka yang punya penyakit penyerta cenderung mengalami gejala parah akibat infeksi Corona.


Dari data yang dihimpun oleh Our World in Data dan CNN, Laos telah memberikan 184.387 dosis vaksin COVID-19 untuk sekitar 7,28 juta populasinya.

https://cinemamovie28.com/movies/lockout/


Seputar Vaksin Gotong Royong: Jadwal, Harga, hingga Vaksin Corona yang Dipakai


Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan segera melaksanakan program vaksinasi gotong royong. Rencananya, program tersebut akan dilaksanakan mulai 17 Mei 2021 mendatang.

Terkait harga, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan biaya untuk vaksin gotong royong Rp 500 ribu per dosis atau Rp 1 juta rupiah per orang. Ini karena masing-masing orang membutuhkan dua dosis.


"Harga vaksin Rp 375 ribu per dosis dan penyuntikannya Rp 125 ribu, sehingga total Rp 500 ribu," ujar Airlangga dalam konferensi pers secara virtual, Senin (10/4/2021).


Vaksin yang dipakai untuk vaksinasi gotong royong

Dari beberapa vaksin yang telah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksin yang akan dipakai untuk vaksin gotong royong salah satunya Sinopharm. EUA vaksin buatan China National Pharmaceutical Group atau Sinopharm ini resmi berlaku sejak Jumat (30/4/2021).


Vaksin Sinopharm merupakan vaksin COVID-19 yang diproduksi dengan platform inactivated virus atau virus yang dimatikan. Meski dibuat dengan menggunakan unsur tripsin babi, Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Hasanuddin mengungkap vaksin Corona Sinopharm masih bisa digunakan dalam kondisi darurat meski difatwakan haram.


"Iya sudah difatwakan Sabtu 1 Mei 2021. Ketentuannya sama seperti vaksin AstraZeneca, haram tapi bisa digunakan dalam kondisi darurat," jelas Prof Hasanuddin saat dihubungi detikcom Senin (3/4/2021).


Berdasarkan uji klinis fase 3 yang berlangsung di Uni Emirat Arab (UEA) dengan 42 ribu relawan, menunjukkan vaksin Sinopharm memiliki efikasi sebesar 78 persen. Adapun beberapa efek samping dari vaksin Sinopharm antara lain kemerahan, nyeri otot, bengkak, sakit kepala, demam, diare, dan batuk.


Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah merekomendasikan vaksin Sinopharm untuk diberikan kepada orang dewasa yang berusia 18 tahun ke atas dalam dua dosis penyuntikan.


Untuk membentuk antibodi yang memberikan kekebalan melawan virus Corona, pemberian dosis dilakukan dengan interval 21-28 hari. Maka dari itu, vaksin Sinopharm layak sebagai salah satu kandidat sebagai vaksin gotong royong yang akan digunakan akhir bulan ini.

https://cinemamovie28.com/movies/the-fox-hunt-2/