Selasa, 19 November 2019

Mengapa Seseorang Menangis Saat Terharu?

Mengenang sesuatu yang mengharukan bisa membuat seseorang menangis, seperti yang baru-baru ini terjadi dalam persidangan gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ada mekanisme biologis di otak sehingga orang bisa meneteskan air mata.

Dalam artikelnya di The Independent, dr Nick Knight menjelaskan bahwa air mata ada beberapa jenis. Salah satunya air mata yang keluar ketika mengalami emosi yang kuat, baik sedih, marah, maupun bahagia. Ini adalah air mata yang dikenal sebagai 'psychic tears' atau 'crying tears'.

Sama seperti jenis air mata yang lain, psychic tears diproduksi oleh lacrimal system yang terletak di antara kelopak dan bola mata. Ketika ada reaksi emosional, hipotalamus di otak yang terhubung dengan sistem saraf otonom akan memerintahkan kelenjar-kelenjar tersebut untuk memproduksi air mata. Sistem ini bekerja di luar kontrol kesadaran.

Salah satu fakta menarik adalah air mata mengandung senyawa leucine enkephalin, yang merupakan pereda nyeri alamiah. Ini menjelaskan anggapan umum bahwa menangis bisa membuat seseorang merasa lega, lebih nyaman dibandingkan terus-terusan memendam atau menahan perasaan.

Sebuah penelitian terhadap 200 perempuan di Belanda membuktikan bahwa sebagian besar responden merasa lebih nyaman setelah menangis. Namun seperti dikutip dari WebMD, tidak semua orang mengalami hal yang sama. Partisipan dengan skor depresi dan ansietas yang tinggi cenderung justru merasa lebih terpuruk setelah menangis.

Meski demikian, emosi bukan satu-satunya penyebab seseorang menangis. Selain psychic tears, dikenal juga berbagai jenis air mata non-emosional. Di antaranya adalah air mata basal, yang secara terus menerus diproduksi dalam jumlah tertentu untuk menjaga kelembaban bola mata.

Ada pula air mata refleks yang diproduksi untuk mencegah iritasi ketika ada benda asing menempel di bola mata. Fungsinya untuk membasuh partikel debu maupun paparan senyawa lain yang bisa memicu iritasi, termasuk uap sulfur yang membuat mata pedih saat mengupas bawang. https://bit.ly/341MBNJ

Jangan Malu, Ini 5 Manfaat Kesehatan yang Didapat dari Menangis

Menangis bukanlah hal yang memalukan. Bahkan pakar mengatakan menangis adalah hal yang lumrah bagi manusia, apapun penyebabnya.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 5 mafaat kesehatan yang didapat dari menangis:

1. Detoks

Proses membuang racun dari dalam tubuh atau detoks bisa dilakukan dengan menangis. Dr Willian H Frey II, seorang ahli biokimia dari Psychiatry Research Laboratories di St. Paul-Ramsey Medical Centre menemukan menangis mengeluarkan zat seperti tubuh ketika menghembuskan napas, buang air kecil dan berkeringat.

Beberapa zat yang turut serta keluar ketika menangis adalah prolaktin protein, hormon adrenokortikotropik dan endrorphin leucine-enkephalin yang bisa mengurangi rasa sakit.

2. Membunuh bakteri

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Food Microbiology menemukan fakta bahwa air mata memiliki kekuatan antimikroba yang kuat dalam melindungi terhadap kontaminasi anthrax.  Air mata mengandung lisozim yang berguna untuk membunuh 90 sampai 95 persen bakteri dalam tubuh hanya dalam waktu lima sampai sepuluh menit.

Lisozim dapat membunuh bakeri tertentu dengan cara menghancurkan dinding sel bakteri.

3. Menjaga kesehatan mata

Ketika selaput mata mengalami dehidrasi, mata bisa menurun kualitas penglihatannya. Nah, Air mata diproduksi oleh kelenjar lakrimal yang terbukti bisa menjaga kesehatan mata dengan cara melumasi bola mata dan kelopak mata.

Peneliti dari National Eye Institute mengatakan air mata bisa menjaga bola mata agar tetap lembab dan melunturkan debu.

4. Memperbaiki mood

Sebuah penelitian di tahun 2008 dari University of South Florida menemukan menangis dapat menenangkan dan memperbaiki mood lebih baik daripada antidepresan apapun. Hampir dari 90 persen suasana hati bisa diperbaiki dengan menangis.

Namun catat, seseorang dengan gangguan kecemasan atau gangguan bipolar mungkin saja tidak bisa mengalami efek positif dari menangis.

5. Mengungkapkan perasaan

Menangis dapat menjadi sarana saat Anda tak bisa mengungkapkan kata-kata, terutama kepada pasangan. Sebabnya, menangis tidak selalu berasal dari hal buruk namun bisa saja dari hal yang membahagiakan.

Tangisan adalah reaksi dari seseorang yang memiliki emosi baik ataupun buruk yang harus diluapkan karena hal ini sangat wajar terjadi. Tangisan bisa meredamkan perkelahian, membuang rasa amarah dan membuka dialog dengan orang lain. https://bit.ly/2CUapHr

8 Titik Erotis yang Bisa Bangkitkan Gairah Bercinta Pria

 Melakukan hubungan intim bukan soal penetrasi pada genital atau alat kelamin. Berinteraksi dengan mengeksplor seluruh tubuh pasangan atau diri kita sendiri juga bisa menambah keintiman dan tentu mempercepat atau bahkan memperkuat orgasme.

Zona erotis bisa memunculkan respons seksual yang mirip seperti penetrasi karena adanya pelepasan kimia perasaan menyenangkan yang dilepaskan otak saat seks. Hanya dengan sedikit stimulasi, area-area ini bisa menambah hubungan intim menjadi lebih seksi.

Pria memiliki banyak area ini dan mungkin beberapa di antaranya terdengar aneh, namun kamu bisa mencobanya pada para suami. Tiap orang memiliki zona berbeda-beda, berikut 8 di antaranya seperti dikutip dari Women's Health:

1. Kaki

Kaki para merupakan area sensitif yang juga bisa menjadi sangat. Di malam hari sang suami tentu alami kelelahan di kaki, memulainya dengan pijatan-pijatan mesra. Para pakar menyarankan untuk melakukan perlahan, dengan menuju ke arah area genital. Mungkin jika kamu telah membuatnya sedikit terangsang, apabila kamu juga seorang yang memiliki fetish kaki, ciumi atau bermain dengan jari kaki juga bisa membuatnya 'terangsang'.

2. Pusar

Mungkin aneh dan sering terlupakan, namun sebenarnya pusar punya sentuhan sensual tersendiri. Meskipun memang para ahli menekankan bahwa tidak semua orang akan terangsang di area ini, namun menstimulasinya dengan sedikit jilatan atau ciuman, atau ingin sedikit bermain dengan makanan seperti saus cokelat, kamu bisa 'menggoda' sang suami dan membuatnya mengerang.

3. Tangan

Tentu tangan adalah satu bagian badan yang juga bisa terangsang apabila terstimulasi. Meskipun memang tangan pria menjadi bagian tubuh yang akan sering digunakan, namun kamu bisa menggunakannya untuk menggoda sang suami, misal dengan pijatan tangan. Dan saat situasi semakin memanas, sentuhlah jemarinya dengan sensual atau gunakan mulutmu.

4. Kulit kepala

Pernah melihat sesi dalam film erotis di mana pria mengerang saat sang wanita 'menggaruk' kulit kepalanya? Hal tersebut bukan hanya di film, sentuhan kecil bisa menjadi stimulasi sensual yang akan membuatnya merinding di seluruh tubuh. Kamu juga bisa menggunakan stimulasi ini untuk membuat suami rileks dan jadi pemanasan saat foreplay agar semakin intim.

5. Belakang lutut

Kebanyakan pria merasa geli jika disentuh bagian belakang lututnya, jika suamimu termasuk salah satunya, gunakan kesempatan untuk mencium daerah tersebut atau lakukan sentuhan sensual sebagai rangsangan tak terduga. Kulit di belakang lutut cukup sensitif, sehingga adanya stimulasi bisa memicu saraf di sana untuk membuatnya semakin terangsang.

6. Ujung leher

Stimulasi pada leher bagian depan atas atau di bawah rahang mungkin tidak terlalu sensual atau merangsang, namun bisa membuat otakmu mengirimkan sinyal untuk meningkatkan aliran darah dan juga adrenalin. Coba sentuh secara sensual atau cium area ini saat foreplay atau di tengah-tengah seks.

7. Mulut dan bibir

Sudah tentu, mulut dan bibir menjadi tempat yang sangat sensual, dengan berbagai macam stimulasi ciuman. Hanya dengan menggigitnya, menjilat bibir, ataupun hanya menyentuhnya dengan jemari bisa membuat pasanganmu terangsang.

8. Skrotum

Skrotum merupakan jaringan lunak sensitif yang melindungi testis pria. Skrotum memiliki banyak sekali pusat saraf, rangsang dengan menggenggamnya, menyentuhnya, atau mengusap lembut bahkan memijatnya menjadi hal yang bisa sangat merangsang pria. Komunikasikan dengan suami agar tidak membuatnya menjadi kesakitan karena kamu menggenggamnya terlalu erat.  https://bit.ly/37k06KQ

Baca Novel Erotis, Alternatif Baru Redakan Stres

Riset membuktikan, stres atau gangguan cemas dapat diatasi dengan membaca novel erotis atau yang bertema seks. Cara ini tidak mengobati gangguan secara umum, namun membantu mengalihkan perhatian dan deg-degan yang muncul dari kondisi tersebut.

"Kamu bisa meredakan stres atau cemas dengan sesuatu yang menghasilkan respon fisik serupa, misal peningkatan debar jantung. Namun perasaan yang menyertai kedua kondisi tersebut beda. Deg-degan saat stres atau cemas biasanya disertai takut, beda dengan debar saat membaca novel erotis," kata konsultan seks dan kesehatan mental Sarah Jane dikutip dari Elite Daily.

Emosi yang menyertai debar jantung saat membaca novel erotis cenderung positif dan penasaran. Riset dari York University 2013 menyatakan, mereka yang membaca novel romantis punya level empati yang lebih baik daripada bacaan fiksi lain.

Selain itu, dunia medis mengenal fenomena bawah sadar yang disebut Misattribution of Arousal. Fenomena ini menyatakan deg-degan saat merasa cemas dan stres mirip dengan ketika bergairah. Keduanya memicu reaksi kimia serupa, sehingga manusia sangat mungkin mengalihkan stres menjadi sesuatu yang lebih baik.

Terkait hal tersebut, konsultan seks Kate Sloan mendukung siapa saja yang ingin mencoba meredakan stres dan cemas dengan novel erotis.      https://bit.ly/2Qx7r3M