Selasa, 19 November 2019

8 Titik Erotis yang Bisa Bangkitkan Gairah Bercinta Pria

 Melakukan hubungan intim bukan soal penetrasi pada genital atau alat kelamin. Berinteraksi dengan mengeksplor seluruh tubuh pasangan atau diri kita sendiri juga bisa menambah keintiman dan tentu mempercepat atau bahkan memperkuat orgasme.

Zona erotis bisa memunculkan respons seksual yang mirip seperti penetrasi karena adanya pelepasan kimia perasaan menyenangkan yang dilepaskan otak saat seks. Hanya dengan sedikit stimulasi, area-area ini bisa menambah hubungan intim menjadi lebih seksi.

Pria memiliki banyak area ini dan mungkin beberapa di antaranya terdengar aneh, namun kamu bisa mencobanya pada para suami. Tiap orang memiliki zona berbeda-beda, berikut 8 di antaranya seperti dikutip dari Women's Health:

1. Kaki

Kaki para merupakan area sensitif yang juga bisa menjadi sangat. Di malam hari sang suami tentu alami kelelahan di kaki, memulainya dengan pijatan-pijatan mesra. Para pakar menyarankan untuk melakukan perlahan, dengan menuju ke arah area genital. Mungkin jika kamu telah membuatnya sedikit terangsang, apabila kamu juga seorang yang memiliki fetish kaki, ciumi atau bermain dengan jari kaki juga bisa membuatnya 'terangsang'.

2. Pusar

Mungkin aneh dan sering terlupakan, namun sebenarnya pusar punya sentuhan sensual tersendiri. Meskipun memang para ahli menekankan bahwa tidak semua orang akan terangsang di area ini, namun menstimulasinya dengan sedikit jilatan atau ciuman, atau ingin sedikit bermain dengan makanan seperti saus cokelat, kamu bisa 'menggoda' sang suami dan membuatnya mengerang.

3. Tangan

Tentu tangan adalah satu bagian badan yang juga bisa terangsang apabila terstimulasi. Meskipun memang tangan pria menjadi bagian tubuh yang akan sering digunakan, namun kamu bisa menggunakannya untuk menggoda sang suami, misal dengan pijatan tangan. Dan saat situasi semakin memanas, sentuhlah jemarinya dengan sensual atau gunakan mulutmu.

4. Kulit kepala

Pernah melihat sesi dalam film erotis di mana pria mengerang saat sang wanita 'menggaruk' kulit kepalanya? Hal tersebut bukan hanya di film, sentuhan kecil bisa menjadi stimulasi sensual yang akan membuatnya merinding di seluruh tubuh. Kamu juga bisa menggunakan stimulasi ini untuk membuat suami rileks dan jadi pemanasan saat foreplay agar semakin intim.

5. Belakang lutut

Kebanyakan pria merasa geli jika disentuh bagian belakang lututnya, jika suamimu termasuk salah satunya, gunakan kesempatan untuk mencium daerah tersebut atau lakukan sentuhan sensual sebagai rangsangan tak terduga. Kulit di belakang lutut cukup sensitif, sehingga adanya stimulasi bisa memicu saraf di sana untuk membuatnya semakin terangsang.

6. Ujung leher

Stimulasi pada leher bagian depan atas atau di bawah rahang mungkin tidak terlalu sensual atau merangsang, namun bisa membuat otakmu mengirimkan sinyal untuk meningkatkan aliran darah dan juga adrenalin. Coba sentuh secara sensual atau cium area ini saat foreplay atau di tengah-tengah seks.

7. Mulut dan bibir

Sudah tentu, mulut dan bibir menjadi tempat yang sangat sensual, dengan berbagai macam stimulasi ciuman. Hanya dengan menggigitnya, menjilat bibir, ataupun hanya menyentuhnya dengan jemari bisa membuat pasanganmu terangsang.

8. Skrotum

Skrotum merupakan jaringan lunak sensitif yang melindungi testis pria. Skrotum memiliki banyak sekali pusat saraf, rangsang dengan menggenggamnya, menyentuhnya, atau mengusap lembut bahkan memijatnya menjadi hal yang bisa sangat merangsang pria. Komunikasikan dengan suami agar tidak membuatnya menjadi kesakitan karena kamu menggenggamnya terlalu erat.  https://bit.ly/37k06KQ

Baca Novel Erotis, Alternatif Baru Redakan Stres

Riset membuktikan, stres atau gangguan cemas dapat diatasi dengan membaca novel erotis atau yang bertema seks. Cara ini tidak mengobati gangguan secara umum, namun membantu mengalihkan perhatian dan deg-degan yang muncul dari kondisi tersebut.

"Kamu bisa meredakan stres atau cemas dengan sesuatu yang menghasilkan respon fisik serupa, misal peningkatan debar jantung. Namun perasaan yang menyertai kedua kondisi tersebut beda. Deg-degan saat stres atau cemas biasanya disertai takut, beda dengan debar saat membaca novel erotis," kata konsultan seks dan kesehatan mental Sarah Jane dikutip dari Elite Daily.

Emosi yang menyertai debar jantung saat membaca novel erotis cenderung positif dan penasaran. Riset dari York University 2013 menyatakan, mereka yang membaca novel romantis punya level empati yang lebih baik daripada bacaan fiksi lain.

Selain itu, dunia medis mengenal fenomena bawah sadar yang disebut Misattribution of Arousal. Fenomena ini menyatakan deg-degan saat merasa cemas dan stres mirip dengan ketika bergairah. Keduanya memicu reaksi kimia serupa, sehingga manusia sangat mungkin mengalihkan stres menjadi sesuatu yang lebih baik.

Terkait hal tersebut, konsultan seks Kate Sloan mendukung siapa saja yang ingin mencoba meredakan stres dan cemas dengan novel erotis.      https://bit.ly/2Qx7r3M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar