Kamis, 27 Agustus 2020

Misteri Benua Tenggelam di Indonesia

Kita hanya tahu Indonesia mau berumur 75 tahun. Tapi sejatinya negeri ini sangat tua, dan ilmuwan memastikan ini adalah benua Sundaland yang tenggelam.
Banyak orang tahu Zaman Es, dan mungkin menonton film animasi Ice Age. Tapi, tampaknya hanya sedikit orang yang memahami betapa Zaman Es ratusan juta tahun lalu mengubah sebuah negeri yang kini menjadi Indonesia.

Yang mengejutkan dunia adalah, fakta adanya benua yang tenggelam di Indonesia. Benua tenggelam ini lantas dikait-kaitkan dengan legenda Atlantis, seperti dalam beberapa buku yang laris di pasaran.

Lalu, satu persatu ilmuwan membuktikan keberadaan benua tenggelam ini. Tapi, legenda Atlantis dan fakta ilmiah benua tenggelam, tidak sama ceritanya. Masyarakat umum di luar komunitas akademik, sepertinya perlu tahu lebih banyak.

Untuk itu, detikINET pun berdiskusi dengan Ahli Paleontologi ITB, Profesor Yahdi Zaim. Dia mengungkap betapa Zaman Es mengubah total kehidupan di masa silam.

"Zaman Es itu dari 300-500 juta tahun lalu dengan puncaknya 250 juta tahun lalu. Suhu Bumi kita dalam kondisi yang sangat turun. Daratan es di kutub bertambah dan laut kita berkurang volumenya," kata Yahdi, Sabtu (15/7/2020).

Zaman Es ini pelan-pelan berakhir dalam periode yang disebut Last Glacial Period pada 18 ribu tahun lalu. Indonesia pun mengalami Zaman Es. Apa yang terjadi di Indonesia saat itu?

"Permukaan laut turun 120 meter dari posisi sekarang. Laut Jawa cuma 90-100 meter, akibatnya Laut Jawa menjadi daratan," kata Yahdi.

Bukan cuma Laut Jawa, tapi juga Selat Malaka dan Laut Natuna. Indonesia menjelma menjadi sebuah benua besar. Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Semenanjung Malaysia bersatu.

Benua satu lagi muncul di Indonesia Timur. Laut Arafura juga menjadi daratan sehingga Papua dan Australia bersatu. Laut dalam di Indonesia tengah tetap memisahkan Sulawesi, Flores dan Maluku dari dua benua di kanan dan kirinya.

"Akhirnya ini disebut Paparan Sunda dan Paparan Sahul," kata Yahdi.

Misteri benua yang tenggelam pun terungkap sudah dan diakui secara ilmiah. Ada apa saja di dalam benua ini, siapakah manusia yang menghuninya, bagaimana peradaban mereka? Jangan lewatkan artikel-artikel selanjutnya hanya di detikINET.

Taman Nasional Lorentz & Es Abadi Indonesia yang Mau Hilang

Kemarin Google Doodle merayakan Hari Taman Nasional Lorentz. Inilah taman nasional di Papua dan memiliki es abadi yang sayangnya akan hilang tak lama lagi.

Taman Nasional Lorentz merupakan taman nasional di posisi paling timur Indonesia. Berada di Papua, dengan luas yang menakjubkan yakni 2,3 juta hektar!

Taman Nasional Lorentz punya bentang alam yang lengkap, dari pesisir pantai sampai bagian puncak gunung yang tertinggi di Indonesia. Serta jangan lupakan, es abadinya!

Es abadi tersebut berlokasi di Pegunungan Tengah yang merupakan rangkaian Pegunungan Jayawijaya. Puncak-puncak yang memiliki es abadi itu yakni Puncak Sumantri, Puncak Jaya dan Puncak Carstensz Timur dengan ketinggian di atas 4.000 mdpl.

Lokasinya sulit terjamah. Traveler sebenarnya bisa melalui perusahaan tambang di Papua karena lokasinya berdekatan, tetapi dibutuhkan perizinan ketat. Bisa juga mendaki dari 'jalur kampung' yakni melewati beberapa perkampungan, seperti lewat Desa Ugimba di Kabupaten Intan Jaya. Namun, membutuhkan waktu 3-4 hari jalan kaki.

detikcom pernah mewawancarai Donaldi Sukma Permana PhD, Peneliti Madya Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG. Dia menjelaskan, umur es abadi di Taman Nasional Lorentz, Papua tidaklah lama lagi.

"Bila dilihat dari tren penurunan luasan es dan berdasarkan pemodelan skenario perubahan iklim, diperkirakan es di Papua akan habis pada periode 2025-2030," jelas Donaldi.

"Luas total tutupan es di sekitar Puncak Jaya pada tahun 2010 sekitar 1 km2 persegi dan pada tahun 2016 sekitar 500 m2 (kurang lebih setengahnya). Tahun 2018 belum dilakukan pengukuran detil, tetapi yang pasti lebih kecil dari 500 m2," tambahnya.
https://indomovie28.net/sexy-womens-gambling-battle-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar