Sabtu, 01 Agustus 2020

Efek Amphetamine, Narkoba yang Jejaknya Ada di Tubuh Lucinta Luna

Setelah diamankan pihak Polres Metro Jakarta Barat beberapa waktu lalu, Lucinta Luna juga diwajibkan menjalani tes darah dan rambut. Setelah dilakukan tes, hasilnya Lucinta positif amphetamine.

"Iya positif amfetamin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, saat dihubungi detikcom, Senin (17/2/2020).

Amphetamin atau dikenal sebagai sabu-sabu adalah sejenis obat stimulan yang bekerja di sistem saraf pusat. Efeknya bisa mempercepat sinyal dari otak menuju ke seluruh tubuh.

Efek amphetamine juga sempat disinggung oleh psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera, dr Andri, SpKJ, FAPM. Ia mengatakan, efek dari amphetamine atau sabu ini bisa meningkatkan kerja otak.

"Bagaimana agar tetap ceria, tetap segar, tetap fokus? Akhirnya pilih pakai narkoba, kadang-kadang begitu jalan keluarnya yang tidak baik. Nah ini tentunya harus kita perhatikan," ujarnya pada detikcom beberapa waktu lalu.

Sabu bisa membuat seseorang merasa bersemangat, high, tidak merasa ngantuk, bahkan bisa fokus lebih lama. Waktu muncul efeknya tergantung dari bagaimana cara mengkonsumsinya.

Jika dihirup melalui rokok, efeknya akan langsung muncul dalam beberapa menit. Sementara jika ditelan, efeknya akan terlihat setelah 20 menit kemudian. Efek nikmat yang ditimbulkannya akan berlangsung selama 4-12 jam sampai muncul reaksi balik.

Reaksi balik itu akan terjadi biasanya dalam kurun waktu 24 jam setelah efek nikmat berlangsung. Gejala yang muncul saat reaksi ini seperti konsentrasi berkurang drastis, sakit kepala, depresi, dan kelelahan.

Setelah reaksi itu terjadi, maka akan muncul rasa adiksi atau kecanduan. Agar pemakainya kembali normal, amphetamine akan digunakan dalam dosis yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Bayi 67 Hari Jadi Pasien Termuda yang Sembuh dari COVID-19

Seorang bayi berusia 67 hari di Provinsi Guizhou, China Barat Daya telah dinyatakan sembuh dari penyakit COVID-19 akibat dari virus corona. Ia diperbolehkan keluar dari rumah sakit bersama tiga pasien lainnya setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama 13 hari.

"Selama lebih dari 20 hari, petugas medis kami telah bekerja keras (menangani), terutama dari klinik demam, departemen infeksi, pernapasan, dan darurat, serta tim manajemen rumah sakit," ujar Divisi Sekretaris Rumah Sakit Rakyat Provinsi Guizhou, Zhang Xiangyan.

Dikutip dari Xinhua News, bayi yang diketahui bermarga Jiang tersebut terinfeksi virus corona setelah kembali dari Guizhou pada 25 Januari lalu. Bayi tersebut langsung dirujuk ke Guizhou Provincial People's Hospital untuk mendapatkan perawatan.

Sebelumnya, bayi tersebut mengalami gejala seperti pilek dan batuk. Setelah diperiksa, ia dinyatakan positif COVID-19 pada 2 Februari. Kedua orang tuanya juga didiagnosis mengalami pneumonia yang disebabkan oleh virus corona.

"Ketika bayi diperiksa di klinik komunitas, hasil menunjukkan positif virus corona," kata Direktur Pediatri Guizhou Provincial People's Hospital, Cui Yuxia.

Menurut Zhang Xiangyan, hingga saat ini di rumah sakit tempatnya bekerja belum ada petugas medis yang terinfeksi virus corona COVID-19.
https://kamumovie28.com/zero-no-tsukaima-s2-episode-3/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar