Juru bicara pemerintah untuk virus corona COVID-19, dr Achmad Yurianto, mengatakan tiga pasien telah sembuh dari virus corona. Tiga pasien tersebut sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta Timur.
"Kami yakin dalam waktu dekat, tidak terlalu lama pasien lain juga akan sembuh," katanya kepada media di RSUP Persahabatan, Kamis (12/3/2020).
"Ada 2 pasien lagi di RSPI Sulianti Saroso karena menunggu hasil tes kedua karena ketentuannya dua kali tes negatif," pungkasnya.
Menurut Direktur Medik dan Keperawatan RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, dr Dyani Kusumo Wardani, SpA, pasien virus corona bisa dinyatakan sembuh setelah dua pemeriksaan hasilnya negatif.
"Aman dan boleh pulang kalau memang sudah pemeriksaan menyatakan negatif. Jadi dari pemeriksaan positif menjadi negatif, dua kali," jelasnya saat ditemui di RSPI Sulianti Saroso beberapa waktu lalu.
dr Dyani mengatakan, ada beberapa kriteria yang mendukung pasien dinyatakan sembuh dan aman untuk pulang ke rumah, seperti:
1. Dua kali pemeriksaan dengan hasil negatif
2. Tidak ada keluhan lain
3. Tidak ada penyakit lainnya
Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa menunjang kondisi pasien corona untuk menjadi lebih baik. Tak hanya imunitas, faktor lainnya seperti kondisi psikis dan mental pasien.
"Ada faktor yang menyebabkan orang sakit bisa sembuh baik dari dalam diri maupun lingkungan. Kalau lingkungannya kan kita sudah jaga betul pasien terisolasi. Asupan gizi baik, tapi ada faktor X yang membuat kuman masih ada dalam tubuh yang kita belum tahu persisnya," ujarnya.
Detail 3 Pasien Virus Corona yang Sembuh di RSUP Persahabatan
Juru bicara pemerintah untuk virus corona, dr Achmad Yurianto, mengatakan sudah ada tiga pasien yang sembuh dari virus corona. Ketiganya sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan.
Berikut detail pasien yang sembuh seperti disebutkan oleh dr Yuri:
1. Pasien yang sudah dinyatakan sembuh dengan identitas 06, laki-laki, usia 39 tahun.
2. Pasien dengan identitas 14, laki-laki, usia 50 tahun.
3. Pasien dengan identitas 19, laki-laki, usia 49 tahun.
"Kami yakin dalam waktu dekat, tidak terlalu lama pasien lain juga akan sembuh," katanya kepada media di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur.
Ditambahkan oleh dr Yuri, saat ini ada dua pasien lagi yang sedang menunggu konfirmasi laboratorium. Hasil tes pertama sudah menunjukkan negatif.
"Ada 2 pasien lagi di RSPI Sulianti Saroso karena menunggu hasil tes kedua karena ketentuannya dua kal tes negatif," pungkasnya.
Viral Bos Minyak di Arab Paksa Karyawan Pakai Kostum Hand Sanitizer
Penyebaran virus corona di berbagai belahan dunia semakin meluas. Hal ini membuat masyarakatnya bertambah waspada dan lebih ketat menjaga kebersihan.
Namun, dalam menjaga kebersihan ternyata ada saja pihak yang dirugikan dan dipermalukan. Ini dialami oleh seorang pegawai di sebuah perusahaan minyak di Saudi Arabia, Saudi Aramco.
Dikutip dari Daily Star, pegawai ini difoto di area perusahaan sambil mengenakan kostum dan dilengkapi dengan hand sanitizer serta masker wajah. Pegawai pria tersebut dipaksa untuk memakai kostum dispenser hand sanitizer oleh bosnya, saat virus corona semakin menyebar.
Melihat ini, banyak netizen yang mengkritik Saudi Aramco dan menilai tindakan itu dilakukan tanpa persetujuan perusahaan. Saudi Aramco membenarkan hal itu dan segera mengambil langkah tegas untuk mencegahnya terjadi lagi.
"Berkenaan dengan gambar yang beredar di media sosial, yang menampilkan seorang pegawai yang mengenakan botol sanitizer di dalam salah satu fasilitas kami. Aramco hanya ingin menekankan pentingnya kebersihan," tulis Aramco dalam pernyataannya.
"Tapi, perusahaan akan segera menghentikan tindakan ini dan mengambil langkah agar hal itu tidak terjadi lagi," imbuhnya.
Tak hanya kritik, netizen di media sosial yang melihat gambar tersebut juga merasa hal itu sangat memalukan bagi pegawainya. Tidak sedikit juga yang mengklaim bahwa perusahaan tersebut bersikap rasis, dan berpendapat bahwa pegawainya harus diberikan kompensasi terkait hal itu.
http://nonton08.com/lie-sex-of-a-woman-model-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar