Rabu, 10 Juni 2020

Bagaimana Cara Mencegah dan Menghindari Virus Corona?

Cara mencegah dan menghindari virus Corona dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih sehat. Pencegahan ini dianggap cara terbaik untuk menghindari penyakit karena sampai sekarang belum ada obat dan vaksinnya.
Hingga Selasa (9/6/2020) jumlah kasus infeksi virus Corona COVID-19 tercatat sudah mencapai 33.076 kasus dan 1.932 kematian. Para pakar memprediksi jumlahnya masih akan terus meningkat.

Berikut cara pencegahan virus yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber:

1. Pakai masker
Masker masih menjadi salah satu alat pelindung diri yang penting digunakan untuk mencegah penyebaran virus Corona COVID-19. Meski sebelumnya hanya disarankan untuk orang yang sakit saja, tapi kini masyarakat juga diimbau untuk menggunakannya.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Prof Wiku B. Adisasmito, menyebut masker kain dianjurkan untuk digunakan masyarakat saat berada di tempat umum.

"Masker kain digunakan oleh masyarakat saat berada di tempat umum dan saat berinteraksi dengan orang lain," kata Prof Wiku dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

2. Cuci tangan
Beberapa kasus penularan diprediksi terjadi ketika tangan yang menyentuh permukaan terkontaminasi oleh virus lalu tak sengaja memegang wajah. Virus Corona lalu berpindah dari tangan ke hidung atau mulut.

Biasakan diri rajin mencuci tangan dengan sabun dan sebisa mungkin jangan sering-sering menyentuh wajah.

3. Tutup mulut saat bersin dan batuk
Pencegahan virus Corona juga bisa dilakukan dengan kesadaran diri untuk selalu menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk. Tujuannya agar kuman penyakit apapun yang mungkin ada tidak mudah tersebar menjangkit orang lain.

4. Social distancing
Social distancing adalah jarak jarak dengan yang lainnya. Social distancing yang disarankan setidaknya 1 meter antara kamu dan orang lain.

Kenapa demikian? Karena ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika terlalu dekat, kamu bisa menghirup tetesan air, termasuk virus COVID-19 jika orang tersebut sedang batuk. Selain itu kamu peraturan social distancing lainnya yakni isolasi diri selama 14 hari. Hal ini penting untuk pencegahan virus Corona.

5. Istirahat cukup dan makan bergizi
Tidak semua orang yang terinfeksi virus Corona baru ini meninggal. Ada orang yang berhasil sembuh berkat kondisi imunnya dan layanan kesehatan baik. Untuk menjaga imunitas tubuh tetap dalam kondisi prima maka jangan sampai kita kurang istirahat dan makan makanan bergizi.

Masih Jauh dari Selesai, Pandemi Virus Corona Ibarat 'Mimpi Buruk'

Pakar penyakit infeksi dr Anthony Fauci menggambarkan virus Corona COVID-19 sebagai 'mimpi buruk yang menjadi nyata'. Disebutkan juga olehnya bahwa masih banyak yang belum diketahui tentang virus Corona dan memperingatkan pandemi yang sedang berlangsung masih jauh dari kata selesai.
"Ya Tuhan, di mana ini akan berakhir? Kita benar-benar masih dalam tahap awal," tutur Fauci, Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Amerika Serikat, dikutip dari The Guardian.

"Dalam empat bulan, (COVID-19) telah menghancurkan seluruh dunia. Dan ini belum berakhir," sambungnya

Sekitar 7 juta orang telah terinfeksi virus corona dan 400.000 orang diketahui telah meninggal. Banyak negara, termasuk Indonesia pada Selasa (9/6/2020) memiliki 33.076 kasus positif dan 1.923 di antaranya meninggal dunia.

Dalam sebuah diskusi, Fauci mengatakan dia tahu bahwa wabah seperti ini bisa terjadi tetapi sangat terkejut dengan betapa cepatnya virus Corona tersebar di seluruh dunia.

Penasihat penyakit menular Gedung Putih ini juga menyebut pandemi virus Corona berbeda secara signifikan dari krisis kesehatan masyarakat baru-baru ini termasuk Ebola dan HIV.

"Maksudku, Ebola menakutkan. Tetapi Ebola tidak akan pernah mudah ditransmisikan secara global," tuturnya.

Fauci berharap beberapa kandidat vaksin dapat mengubah keadaan dan memperlambat penyebaran virus Corona. Beberapa vaksin COVID-19 sudah diuji pada manusia, salah satunya yang dikembangkan oleh perusahaan biotek Moderna yang akan diuji pada sekitar 30 ribu orang bulan Juli mendatang.

"Industri farmasi menjadi bintang dan mereka melakukannya dengan sangat cepat bahkan melebihi respons kesehatan masyarakat dalam beberapa hal," pungkas Fauci.
https://cinemamovie28.com/black-clover-episode-14-subtitle-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar