Senin, 17 Februari 2020

Nggak Usah ke Jepang, 2 Tempat di Indonesia Ini Punya Bunga Sakura

Bunga Sakura identik dengan Jepang. Namun, dua tempat di Indonesia ini juga memiliki bunga sakura yang bisa kamu lihat.

Menurut Perusahaan Meteorologi Jepang, tahun 2019 ini bunga sakura di Jepang akan mekar lebih awal di akhir bulan Maret. Kamu yang belum memiliki rezeki untuk melihat sakura di Jepang pun tak perlu sedih, karena kamu juga bisa melihatnya di Indonesia.

Dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (7/3/2019), faktanya Indonesia juga punya destinasi yang menawarkan bunga sakura. Di mana saja?

1. Kebun Raya Cibodas

Destinasi pertama untuk melihat bunga sakura di Indonesia adalah Kebun Raya Cibodas di Kabupaten Cianjur. Harga tiket masuk ke dalamnya adalah Rp 9.500.

Traveler pun bisa mendatangi Taman Sakura yang merupakan salah satu dari koleksi taman yang ada di Kebun Raya Cibodas. Dilihat detikTravel dari laman Facebooknya, bunga sakura pun diketahui telah mekar di sana pada awal Februari tahun ini.

Untuk menuju Kebun Raya Cibodas dari Jakarta sangatlah mudah. Dari Terminal Kampung Rambutan, anda cukup cari bus yang mengarah ke Cianjur via Puncak, turun di pertigaan Cibodas atau sebelum RSUD Cimacan lalu dilanjutkan dengan naik angkot berwarna kuning dan turun tepat di depan pintu masuk Kebun Raya Cibodas.

2. Sumba Timur

Tak hanya memiliki lanskap padang rumput nan indah, Sumba Timur juga punya bunga Sakura Sumba yang tak kalah dengan di negeri aslinya. Konon, dahulu bunga itu dibawa oleh tentara Jepang.

Menurut Kepala Seksi Analisa Data Pasar Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Timur, Yudi Umbu TT Rawambaku pada detikTravel beberapa waktu lalu, Sakura Sumba tumbuh dari awal September sampai Oktober.

Sakura Sumba bisa kamu temui di sepanjang pesisir utara hingga timur di Kabupaten Sumba Timur. Warna bunga sakuranya memang mirip seperti bunga sakura di Jepang sana.

Hanya sebelum berangkat, ada baiknya kamu mengecek jadwal mekar bunga sakura di kedua tempat tersebut lewat media sosial dan situs lokal.

Wajah Cantik Penari Gandrung Ada di Bus Wisata Berlin

Ikon wisata Banyuwangi, Tari Gandrung Sewu terpampang di bus pariwisata Berlin, Jerman. Tentu saja ini membuat Bupati Banyuwangi bangga.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bergaya di dalam bus yang sudah dibranding destinasi wisata Indonesia. Momen itu terjadi sebelum digelar Internationale Tourismus-Börse Berlin (ITB) Berlin 2019, sebuah pameran pariwisata terbesar dunia di Jerman. Bus-bus yang keliling tempat-tempat ikonik sudah dibranding keindahan alam dan budaya Indonesia.

Bus-bus pariwisata berlogo Wonderful Indonesia berseliweran di Berlin. Ada yang bergambar Borobudur Joglosemar, Pink Beach Komodo Labuan Bajo NTT, Gebogan Bali, Gandrung Sewu Banyuwangi, Bromo Jatim, Raja Ampat Papua Barat, Wae Rebo NTT, Pulau Padar NTT, Danau Toba Sumut.

"Saya bangga ada foto Gandrung di bus-bus di Berlin Jerman. Pak Arief Yahya mengirimkan foto itu via WhatsApp ke saya," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada detikTravel, Kamis (7/3/2019).

Anas mengatakan, ikhtiar tempat wisata di Banyuwangi menjadi yang unggulan di Indonesia juga dibantu oleh Kementerian Pariwisata. Untuk itu, persiapan dan percepatan infrastruktur pendukung destinasi wisata di Banyuwangi juga terus dilakukan.

"Kita berterima kasih kepada Kemenpar yang terus membantu Banyuwangi untuk berkembang menjadi destinasi baru di Indonesia. Kita harapkan ini akan bisa mendatangkan turis Eropa di Banyuwangi. Kami memiliki Ijen dan masih banyak lagi," tambah Anas.

Terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, langkah ini untuk mencuri perhatian pada mayoritas industri pariwisata dunia yang sedang berkumpul di Berlin. Para pelaku industri dari 180 negara di 5 benua, dengan 1.000 top buyers berkualitas, 10.000 peserta pameran, 160.000 pengunjung sedang berada di ibu kota Jerman ini. Mereka pasti sudah hadir H-1 dan selain mempersiapkan pameran, juga eksplorasi tempat wisata di Jerman.

Menurut Menpar, bus-bus pariwisata atau untuk sight seeing itu keliling Kota Berlin, dari satu destinasi ke destinasi lain. Lewat Check Point Charlie, Tauentzienstrasse, Lustgarten, East Side Gallery, Strausberger Platz, Mauerpark, Hauptbahnhof, Brandenburg Tor, Siegessaule. Itu adalah titik-titik ikonic di tempat berkumpulnya wisatawan.

"Bus-bus dengan desain destinasi wisata Indonesia itu menjadi objek foto-foto dan viral di media sosial," kata Menpar Arief Yahya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar