Baru-baru ini heboh di Inggris, roller coaster di suatu taman rekreasi macet. Direkam oleh pengunjung lain, terlihat penumpangnya turun jalan kaki.
Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Jumat (12/4/2019) peristiwa itu terjadi di Drayton Manor Theme Park, Staffordshire. Suatu wahana permainan roller coaster, bernama Shockwave macet saat sedang melaju di ketinggian.
Dalam rekaman video yang diposting oleh akun Twitter @GPT91, terlihat penumpang roller coaster tersebut turun dengan berjalan kaki. Untungnya juga, posisi roller coaster tidak dalam keadaan terbalik.
Petugas pun langsung membantu mengawal para penumpangnya dengan mengarahkan berjalan kaki di tangga di dekat trek roller coasternya. Dilaporkan, semua penumpang dalam keadaan selamat hanya terjadi sedikit kepanikan.
Pihak pengelola Drayton Manor Theme Park meminta maaf atas kejadian tersebut. Mereka berjanji untuk terus meningkatkan keamanan dan perawatan semua wahana permainan. Asal tahu saja, roller coaster Shockwave di sana sudah ada sejak tahun 1994.
Kota Tua di Pekanbaru, Dulu Seram Kini Berwarna-Warni
Kampung Bandar, kawasan kota tua di Pekanbaru, Riau kini berubah. Dulunya terkesan menyeramkan, tapi kini jadi kinclong dan berwarna-warni.
Kampung Bandar dan pelabuhan tua Pelindo kini terlihat lebih hidup dan jauh dari kesan kuno dan menyeramkan karena penyelenggaraan Riau Festival 2019 pada 11 April. Kawasan kota tuanya Pekanbaru di tepi Sungai Siak ini menjadi potensi wisata yang lekat dengan kehidupan warga dan sejarah masa lalu di dalamnya.
Warga Kampung Bandar terlihat antusias menyambut penyelenggaraan Riau Festival mulai dari memperbaiki jembatan kayu yang rusak, membuat lukisan di area pelabuhan, hingga ikut berjualan makanan saat acara.
"Senang karena nampak bersih, rapi jadinya. Saya bilang dinding (rumah) bapak dicat saja, sekarang jadi nampak semarak Kampung Bandar ini," kata warga Kampung Bandar, Pak Itam kepada detikcom, Jumat (12/4/2019).
Menurut dia, berkat penyelenggaraan Riau Festival terasa manfaatnya untuk warga setempat. Daerah kota tua itu kini terlihat lebih rapi dan penuh warna. Ia merasa kebanggaan bagi warga ketika daerah itu menjadi lokasi Riau Festival, sebab rumah-rumah tua yang mulai rusak jadi diperbaiki.
"Kemarin nampak jelek sekali, nampak kayunya lapuk-lapuk. Sekarang nampak bersih, senang dan bangga jadinya karena ada gambar-gambar adat Melayu," kata Pak Itam.
Penyelenggara Riau Festival atau RiauFest 2019 menggunakan puing-puing rumah tua bekas kebakaran di Kampung Bandar jadi area pameran visual berupa foto dan mural.
Kampung Bandar merupakan daerah kota tuanya, jadi saksi bisu cikal bakal Pekanbaru yang pertama dibuka oleh Kesultanan Siak Sri Indrapura di tepi Sungai Siak. Peninggalan bersejarah hingga kini masih ada, namun pada awal 2018 belasan rumah yang usianya ada yang sudah seabad, terbakar di daerah itu dan kini tinggal menyisakan tapak rumah panggungnya saja.
Lokasi itu yang dijadikan tempat pameran foto dan mural yang tersebut menarik perhatian pengunjung hingga bintang tamu yang akan tampil, yakni bassis jazz nasional Bintang Indrianto.
"Saya terenyuh melihatnya karena ternyata lokasi pameran ini bekas rumah yang terbakar. Apalagi, itu rumah-rumah tua yang harusnya dilestarikan," kata Bintang Indrianto.
Ketua Panitia RiauFest 2019 dari Komunitas Pekanbaru Heritage Walk (PHW), Mike Agnesia Kemilau, mengatakan di festival itu terdapat lokasi yang diberi nama Bandar Mural. Area itu merupakan reruntuhan bekas kebakaran yang akan menjadi bagian dari instalasi 144 karya seni yang dipajang di sana.
Ia menjelaskan Riau Festival adalah acara yang menggabungkan wisata budaya atau heritage dengan pendekatan modern yang bisa diterima anak muda generasi milenial.
"Riau Festival tujuannya adalah membuat creator muda melihat dan mau mengembangkan heritage Pekanbaru dan Melayu dari kacamata mereka sendiri," katanya.
Rangkaian festival itu melibatkan warga setempat dan berbagai komunitas. Pekanbaru Heritage sebagai pelaksana RiauFest memilih lokasi Kampung Bandar karena daerah itu punya nilai sejarah tinggi sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar