Kamis, 11 Juni 2020

Menkes Inggris Positif Tertular Virus Corona COVID-19

Menteri Kesehatan Inggris, Nadine Dorries, positif tertular virus corona COVID-19. Saat ini ia mengisolasi diri di rumahnya.
Dorries, dalam sebuah pernyataan, menyebut pemerintah telah melacak orang-orang yang terlibat kontak dengannya. Ia juga mengkhawatirkan ibunya yang berusia 84 tahun yang tinggal dengannya, yang mulai batu-batuk.

Belum diketahui berapa banyak pertemuan yang dihadiri Dorries baru-baru ini. Dikutip dari BBC, ia baru saja mengikuti pertemuan dengan Perdana Menteri Boris Johnson di Downing Street.

Sekretaris Kesehatan Matt Hancock lewat Twitter mengatakan Dorries telah 'melakukan hal yang benar' dengan mengisolasi diri. Hancock juga berharap Dorries segera membaik.

"Saya mengerti kenapa orang khawatir akan penyakit ini. Kami akan melakukan yang kami bisa untuk membuat orang aman, berdasarkan sains yang paling mungkin," katanya.

Hingga saat ini, Inggris memiliki 382 kasus positif virus corona dengan enam orang meninggal karena 'penyakit mirip flu'.

Kasus Corona di RI Jadi 27, Dari Imported Case Hingga Local Transmission

 Pasien positif virus corona Covid-19 di Indonesia bertambah. Diumumkan oleh Juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, dr Achmad Yurianto, pada hari Selasa (10/3) total virus corona di Indonesia berjumlah 27 kasus.
Beberapa kasus disebut sebagai imported case, lainnya tertular dari kasus sebelumnya dan ada pasien local transmission. Istilah teknis mengenai virus corona memang kerap kali membingungkan terlebih kasus 27 dikatakan oleh Yuri sebagai local transmission atau penularan lokal yang hingga kini belum diketahui sumber penularannya.

"Nomor kode 27 laki-laki 33 tahun WNI kondisi stabil. Kami mendunga ini local transmission yang sedang kami tracking dari mana sumbernya karena bukan impor dan tidak jelas bagian dari kluster lain," kata Yuri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Imported case sendiri oleh CDC didefinisikan sebagai kasus yang dihasilkan dari pajanan atau situasi yang menimbulkan risiko penularan virus di luar negeri. Seperti contoh, pasien bisa mendapatkan virus setelah bepergian dari negara yang terdampak.

Saat ini, pasien positif Covid-19 yang terpapar virus corona dari luar negeri atau imported case bertambah menjadi 18 orang. Kondisi semua pasien dinyatakan masih stabil.

Terkait kasus transmisi lokal kasus ke-27, vaksinolog dari OMNI Hospitals Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, menyebut pasien harus segera ditelusuri mengingat transmisi lokal bisa mempercepat penyebaran virus sehingga membuat wabah semakin sulit dikendalikan.

"Kasus 27 diduga local transmission. Artinya tidak ada riwayat bepergian ke negara yang terdampak atau ada kasus corona dan pasien diketahui tidak ada kontak dengan orang yang positif," sebut dr Dirga.

Ada yang Pakai Jas Hujan, Cukupkah Persediaan Baju APD untuk Wabah Corona?

Persediaan APD atau Alat Pelindung Diri di berbagai RS rujukan banyak dipertanyakan. Seperti di salah satu rumah sakit di Jawa Barat, viral petugas rumah sakit mengganti baju APD dengan jas hujan karena keterbatasan stok.
Kepada wartawan, RS Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso memastikan persediaan stok APD masih mencukupi. Kemungkinan pasien Covid-19 ataupun PDP yang terus bertambah juga telah diantisipasi.

"Alhamdulillah kami masih cukup persediaan saat ini dan kami juga mengupayakan tambahan karena pasien ada terus, bertambah terus," jelas dr Dyani Kusumo Wardani, SpA, Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso kepada media, Selasa (10/3/2021).

Walau terbilang cukup, pihak rumah sakit masih tetap akan meminta penambahan APD dari pusat. Mengingat saat ini banyak tenaga kesehatan yang sudah dialihtugaskan untuk ditempatkan di ruang isolasi.

"Saat ini masih cukup, nakes juga sudah dialihtugaskan jadi memang menyesuaikan untuk ruang isolasi," jelas dr Dyani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar