Minggu, 16 Agustus 2020

Amankah Berenang Selama Pandemi COVID-19? Ini Kata Para Ahli

 Olahraga berenang menjadi salah satu olahraga favorit karena bisa menyegarkan dan memberikan banyak manfaat pada tubuhmu. Akan tetapi, di tengah pandemi ini amankah berenang di kolam renang umum?

Pusat Pengendalian dan pencegahan penyakit atau Centres for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus COVID-19 dapat menyebar melalui air. CDC juga menambahkan bahwa klorin atau bromin disinfeksi di kolam renang untuk menonaktifkan virus.

Dilansir dari USA Today, CDC menerbitkan pedoman baru untuk mengoperasikan kolam renang selama pandemi virus Corona. "Tidak ada bukti bahwa virus yang menyebabkan COVID-19 dapat menyebar ke orang melalui air di kolam renang, Hot Tub, atau area bermain air lainnya," kata CDC di situsnya.
Mother and baby daughter in swimming pool playing with ballIlustrasi ibu sedang mendampingi anaknya bermain bola di atas air. Foto: Getty Images.

Selain itu menurut Matthew Miller, seorang profesor biokimia di Universitas McMaster di Hamilton, virus Corona tidak mungkin ditularkan melalui air. "Virus yang menyerang sistem pernapasan seperti COVID-19 berbeda dari virus seperti polio atau patogen lainnya seperti kolera yang sebenarnya tersebar di air," katanya melalui telepon kepada Ctvnews. "Risiko tertular virus dari air kolam itu sendiri kemungkinan sangat rendah," tambahnya.

Akan tetapi, bukan berarti kamu dengan leluasa bisa pergi berenang dengan mudah lho! Coba kamu pikir ulang bahwa kolam renang umum biasanya ramai orang berkumpul dan kamu tidak mungkin bisa berjauhan dengan orang lain jika berada di dalam kolam renang.

Para ahli juga memperingatkan agar masyarakat dapat mengendalikan diri dan menjaga jarak. Bukan hal yang tidak mungkin jika kolam renang ketika ramai orang bisa berpotensi menimbulkan risiko penularan virus Corona.

Bukti ketidakpedulian masyarakat akan social distancing di dalam area wisata air ini beberapa waktu lalu terjadi di Missouri Lake of The Ozarks, Amerika Serikat. Wisatawan mengabaikan protokol kesehatan dan asyik berkumpul di danau.

Sementara itu, menurut Asiaone, negara Eropa menerapkan aturan yang berbeda mengenai berenang setelah meniadakan lockdown. Sejumlah negara di Eropa mengizinkan beberapa pantai buka. Meski demikian, wisatawan hanya diizinkan untuk berjalan dan berlari, tidak untuk berenang atau berjemur di area pantai.

Duh! Gwyneth Paltrow Bikin Lilin Beraroma Orgasme, Seperti Apa Aromanya?

 Lagi-lagi Gwyneth Paltrow bikin sensasi dengan membuat lilin dengan aroma yang tak terduga. Kali ini, Gwyneth Paltrow membuat lilin dengan wewangian seperti aroma orgasmenya. Bisa tebak seperti apa?

Lilin dengan nama 'This Smells Like My Orgasm' itu bisa dibeli di website gaya hidup milik Gwyneth, Goop dengan harga US$ 75 atau sekitar Rp 1 jutaan. Lilin tersebut belum dirilis secara resmi, namun sudah bisa dipesan.

Dalam keterangannya, lilin dengan wangi orgasme itu memiliki campuran aroma anggur, nerolis, berry, teh, dan mawar. Dari campuran tersebut menghasilkan aroma seksi, dan liar.

Sebelumnya, Gwyneth merilis lilin yang dilabeli beraroma vaginanya. Lilin bernama This Smells Like My Vagina itu jadi viral pada Januari lalu, bahkan menjadi olok-olok di Twitter.

"Saya mendidihkan tuna di atas lilin dan aromanya seperti vagina Gwyneth Paltrow," tulis netizen di Twitter.

Meski menjadi olok-olok, namun produk tersebut laku habis terjual. "Ini sangat lucu. Idenya semacam punk rock, feminis," ucap Gwyneth yang diwawancara Jimmy Fallon baru-baru ini.

Di acara tersebut, aktris 47 tahun itu untuk pertama kalinya memperkenalkan produk lilin 'This Smells Like My Orgasm' tersebut. Saat disebut nama lilinya, presenter Jimmy Fallon langsung tertawa terbahak-bahak.
https://cinemamovie28.com/ouija-summoning/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar