Kisah sedih datang dari seorang perawat di Inggris. Dia meninggal seorang diri di rumahnya setelah sebelumnya menghubungi telepon darurat tak mendapat respons.
Seperti dikutip dari Metro, polisi menemukan jenazah perawat bernama Donald Suelto di apartemennya pada 7 April 2020. Perawat 51 tahun yang bekerja sebagai perawat kemoterapis itu disebutkan sudah berkali-kali menghubungi layanan telepon darurat 111 untuk meminta bantuan.
Sebelum meninggal dunia, Donald Suelto tengah melakukan isolasi mandiri karena mengalami gejala virus Corona. Donald sehari-harinya bekerja di Rumah Sakit Hammersmith, London Barat.
Donald sempat menghubungi ibunya yang tinggal di Filipina semalam sebelum dia meninggal dunia. Kepada sang ibu, Donald mengatakan tak sanggup melawan virus Corona ini.
"Aku rasa aku tidak bisa melawan virus ini. Rasanya seperti seluruh tubuhku ditusuk-tusuk pisau," begitu katanya kepada sang ibu.
Keponakan Donald, Emylene Suelto-Robertson menyampaikan kematian saudaranya itu sungguh tragis. "Dia diberitahu untuk menghubungi 111 jika merasa kondisinya memburuk, tapi jaringan telepon itu sangat sibuk. Dia tidak bisa melaluinya," kata Emylene.
Donald juga sempat mengirimkan pesan kepada rekan-rekan kerjanya pada 5 April. Dia mengatakan sedang benar-benar berjuang melawan virus Corona. Dan menyedihkannya dia kalah dalam peperangan itu. Kontak 5 April 2020 itu pun jadi komunikasi terakhirnya dengan teman-temannya di Rumah Sakit Hammersmith.
Emylene menambahkan, dia sempat menghubungi Donald. "Tapi dia tidak menjawab. Aku mengira dia sudah dirawat di rumah sakit," katanya.
Donald yang menderita asthma sempat curhat pada Emylene mengenai kekhawatirannya terpapar virus Corona. Dia mengaku takut tertular setelah merawat pasien yang batuk dan demam tinggi. Donald sudah 18 tahun bekerja sebagai tenaga medis.
Diceraikan Suami Saat Hamil 3 Bulan, Curhat Pilu Wanita Ini Viral
Membesarkan anak seorang diri bukanlah perkara mudah, terlebih lagi sang suami tega menceraikan istrinya saat sedang hamil. Seperti dialami oleh wanita asal Malaysia ini yang jadi viral setelah menceritakan kisah pilunya ditinggal suami dan berjuang membesarkan anak seorang diri.
Kisah perjalanan hidup ibu muda berusia 22 tahun dalam membesarkan anaknya yang masih kecil ini viral di Twitter setelah disukai 48 ribu lebih. Wanita bernama Erin ini diceraikan oleh suaminya ketika kandungannya berusia tiga bulan.
"Dia juga doakan aku meninggal waktu mau bersalin, dan tak mau mengakui anak yang aku kandung itu anak dia," ungkap Erin seperti dilansir mStar.
"Tapi Allah tak kabulkan doa dia. Allah memberikan aku panjang umur untuk jaga anak ini sebagai amanah-Nya," imbuhnya.
Namun, ketika buah hati Erin terlahir, sang mantan suami ingin berjumpa dengan anaknya. Erin pun menuliskan jika wajah anaknya itu sangat mirip dengan mantan suaminya.
"Lihat kuasa Allah untuk anak ini, keluar wajahnya seperti kamu, karena apa? Karena takut kamu tak mengakui dia anakmu," kata Erin.
Erin pun mengaku mengungkapkan ceritanya di Twitter karena sakit hati saat anaknya tak diakui. "Cukup benci, hina, dan fitnah aku saja, bukan anakku," ujarnya.
"Tapi sekarang kamu yang mengganggu mau mengakui ini anak kamu. Anak aku tak salah lahir ke dunia, salah dia dapat bapak seperti kamu," imbuh Erin.
Meskipun membesarkan anaknya seorang diri, wanita asal Kuala Lumpur ini mengakui kini kehidupannya bahagia.
"Dulu kamu susahkan aku waktu hamil naik turun ke mahkamah, karena kamu nggak mau kerjasama aku yang urus semua. Kali ini Allah beri aku bahagia yang tak terhingga dengan anakku tanpa kamu. Bersyukur," jelas Erin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar