Setelah mengalami patah hati dan berada di titik terendah Zahra berniat untuk hijrah. "Awalnya waktu suami aku meninggal, ada panggilan untuk berhijab. Hingga pada Ramadhan 2018, menjadi titik balik untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah," ucap bintang film Pulau Hantu 3 itu.
Zahra semakin yakin untuk hijrah setelah mendengarkan beberapa ceramah yang mengetuk hatinya. Dia juga tergerak untuk segera berhijab saat mendengar ucapan artis Zee Zee Shahab di televisi.
"Saat itu aku mendengar lewat televisi, Zee Zee Shahab bilang walapun ada niatan sedikit untuk berhijab langsung dilakukan. Karena kalau ditunda itu adalah ajakan setan untuk menguji iman kita." kenang Zahra.
Zahra sempat takut kehilangan sumber penghasilannya setelah berhijab. Dan setelah hijrah pun godaan untuk melepaskan hijabnya demi pekerjaan datang bertubi-tubi. Namun semua tawaran itu ditolaknya hingga dia sempat tak punya penghasilan selama beberapa bulan. Namun setelahnya Allah SWT mengganti rezekinya dengan tawaran pekerjan lain.
"Alhamdulillah syuting jadi lancar. Dan sebelumnya aku sangat takut kehilangan pekerjaan aku, setelah aku belajar ikhlas yang sulit itu alhamdulillah sampai sekarang lancar," ucapnya penuh syukur.
Kini hidup Zahra menjadi lebih tenang dan tidak ada beban pikiran ketika memutuskan untuk berhijrah.
"Paling bikin aku bahagia aku cinta banget sama Allah SWT, sekarang yang aku pikirin aku hijrah dan ikhlas hati aku tenang, damai dan aku merasakan bahagia saja. Ini benar-benar membolak-balikan hati aku," pungkasnya.
Dibesarkan ibu yang orangtua tunggal, Zahra mengaku tumbuh menjadi anak penurut termasuk dalam urusan jodoh. Dia dijodohkan dengan seorang pria pilihan sang ibu. Usai lulus SMA, Zahra pun menjalin kehidupan rumah tangga bersama dengan pria tersebut.
"Aku jalanin saja dulu awalnya dan cinta datang sendiri. Kalau niat aku bukan buat diri aku sendiri tapi buat keluarga aku," katanya.
Zahra pun hidup bahagia dan saling mencintai dengan sang suami. Kebahagian Zahra lengkap saat ia dan suaminya dikaruniai seorang anak laki-laki.
"Bagi aku dialah pria terbaik dihidup aku. Dia yang telah membimbing aku untuk menjadi lebih dewasa. Suami aku sangat dewasa dan mengajari aku. Dan sifatnya menular kepadaku hingga saat ini," kenangnya.
Namun di tengah kebahagiannya itu, suaminya divonis mengidap penyakit kanker stadium 4 oleh dokter. Zahra pun memutuskan kembali ke dunia hiburan demi membiayai pengobatan sang suami dan hidupnya serta anak mereka.
Setelah berjuang melawan penyakit kanker hati 3 bulan, suami Zahra tutup usia. Dan saat itulah Zahra mulai terpuruk dalam kesedihan karena suaminya yang sudah membantunya menjadi orang yang lebih baik, meninggalkannya untuk selamanya. Saking terpuruknya, dia sampai ingin mengakhiri hidupnya. Namun niatnya itu akhirnya tak terlaksana karena dia memikirkan nasib sang anak yang masih kecil.
Selepas kepergian suaminya, Zahra juga terjebak pada hubungan cinta yang tidak sehat. "Pertama aku dibohongin, si pria mengaku sudah putus ternyata aku diselingkuhi. Pria yang kedua dia hanya menguras hartaku dan malah melakukan kekerasan fisik kepadaku," ujarnya.
https://nonton08.com/shut-in/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar