Minggu, 06 September 2020

Desainer Sumbangkan Jilbab Khusus untuk Tenaga Medis Corona yang Berhijab

 Wanita yang bernama Hilal Ibrahim ini terketuk hatinya membagikan hijab untuk para tenaga medis yang berjilbab. Halal melakukannya setelah mengetahui para wanita yang bekerja di garda terdepan dalam menangani kasus COVID-19 ini melepas hijabnya saat bekerja agar tak terinfeksi saat bekerja.

Hilal Ibrahim merancang hijab yang dapat dengan mudah dicuci dan digunakan kembali dengan aman utnuk para tenaga medis yang bertugas menangani virus Corona. Perancang busana asal Minnesota, Amerika Serikat dan pemilik Henna & Hijabs itu telah menyumbangkan lebih dari 700 hijab kepada dokter dan perawat yang khusus menangani COVID-19. Pilihan warna hijab yang dibagikan pun warna yang netral, seperti hitam, cokelat, biru dan dusty pink.

"Yang paling penting, hijab ini tidak mempengaruhi mobilitas pekerjaan dan tetap aman di tempatnya. Itu sangat penting, mengingat para pekerja kesehatan perlu berhati-hati dalam melakukan kontak langsung terutama di lingkungan mereka," kata Hilal seperti dikutip dari situs Ellle USA.

Hijab yang dirancang khusus untuk para tenaga medis itu cukup fleksibel bagi pasien dan pegawai kesehatan. Hijab dibuat dari bahan yang tahan terhadap mesin cuci sehingga lebih mudah dan praktis saat dicuci.

Saat menjahit hijab, para penjahit Hilal Ibrahim memakai sarung tangan dan masker. Mereka sangat berhati-hati untuk membantu mengurangi penyebaran kuman ketika mengemas hijab tersebut.

"Hijab yang akan dikenakan oleh para tenaga medis tersebut harus bersih dan bisa digunakan kembali dengan cara yang sama seperti masker atau pelindung wajah," kata Hilal Ibrahim. "Lebih penting lagi mereka tidak harus membawa hijab mereka bolak-balik ke rumah mereka, yang berpotensi dapat menularkan keluarga mereka atau orang lain setelah mereka dari rumah sakit," tambahnya.

Viral Curhat Wanita yang Marah ke Pacar karena Cuma Bisa Kasih Louis Vuitton

 Umumnya orang akan merasa senang jika mendapatkan hadiah. Apapun hadiahnya, baik besar, kecil, mahal, atau murah, yang terpenting adalah niat orang tersebut untuk memberikannya. Itu menandakan jika orang tersebut peduli dan menyayangi kita. Namun berbeda dengan seorang wanita dari Singapura yang justru mengeluh saat pacarnya memberikan hadiah untuknya.

Seperti dikutip dari World of Buzz, wanita Singapura itu mengeluh karena pacarnya memberikan dompet bermerek Louis Vuitton. Keluhan sang wanita itu disampaikannya melalui salah satu postingan di komunitas Facebook bernama NUSWhispers pada 26 Mei 2020. Postingan tersebut kemudian menjadi viral dan sudah dibagikan lebih dari 3,9 ribu kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Pada postingan tersebut terlihat sang wanita membandingkan hadiah pemberian pacarnya dengan apa yang didapatkan oleh saudara perempuannya. Dia mengaku merasa kecewa dan sangat sedih karena hadiah yang didapatkan oleh saudara perempuannya dari pacarnya jauh lebih bagus daripada hadiah yang diterimanya dari kekasihnya sendiri.

"Maaf saya hanya perlu berteriak-teriak.. Baru-baru ini pacar saya membelikan saya dompet Louis Vuitton yang harganya sekitar Rp 10,1 juta untuk ulang tahun saya. Ketika saya melihat dompet itu, saya merasa sangat sedih dan kecewa. Karena awal tahun ini pacar saudara perempuanku membelikan dompet Chanel yang harganya sekitar Rp 14,5 juta untuk ulangtahunnya," tulis postingan tersebut.

Menurut sang wanita, Chanel jauh lebih baik daripada merek Louis Vuitton. Bahkan wanita tersebut tak segan-segan untuk sedikit menghina hadiah pemberian sang pacar dengan mengatakan: "Jujur saja, LV untuk orang miskin yang ingin terlihat kaya," tulisnya.
https://cinemamovie28.com/for-a-few-bullets/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar