Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan PSBB ketat mulai 14 September. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kali ini memiliki sejumlah persyaratan, salah satunya perihal kerumunan yang disebut Anies tidak boleh lebih dari lima orang.
"Terkait dengan kegiatan di luar ada ketentuan yang tadi belum saya sebutkan bahwa ada pembatasan kerumunan tidak boleh lebih dari lima orang," ujar Anies dalam konferensi pers secara virtual dari Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (13/9/2020).
Agar tidak terciduk, ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan saat beraktivitas di luar rumah. Apa saja?
1. Tidak boleh ada kerumunan lebih dari 5 orang
Selama masa PSBB, warga dilarang melakukan kegiatan atau berkerumun dengan jumlah lebih dari 5 orang. Baik di suatu tempat atau fasilitas umum.
2. Aktivitas yang diperbolehkan
Pengelola tempat atau fasilitas umum wajib menutup sementara tempat atau fasilitas umum untuk kegiatan warga selama pemberlakuan PSBB. Terkecuali untuk larangan kegiatan di tempat adalah sebagai berikut:
a. kegiatan penduduk untuk memenuhi kebutuhan pokok dan/atau kebutuhan sehari-hari.
b. melakukan kegiatan olahraga secara mandiri.
Penusuk Syekh Ali Jaber akan Tes Kejiwaan, Ini Ciri-ciri Gangguan Jiwa
Pedakwah Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan orang tak dikenal saat mengisi acara di Lampung. Kini pelaku berinisial AA (24) telah ditangkap polisi dan akan diperiksa kondisi kejiwaannya.
"Tim penyidik berkeinginan untuk meminta keterangan dari pada saksi ahli, dalam hal ini mungkin rumah sakit jiwa di Provinsi Lampung di daerah Pesawaran," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arstad saat dihubungi, Minggu (13/9/2020).
Pandra menjelaskan, pelaku penusukan selalu memberikan keterangan yang berubah-ubah pada saat pemeriksaan, sehingga perlu pemeriksaan lebih mendalam.
"Yang bisa memberikan keterangan dia sakit jiwa atau tidak itu adalah ahli, harus ada tahapan pemeriksaan," jelasnya.
Bagaimana ciri-ciri seseorang mengalami gangguan jiwa? Ada berbagai jenis gangguan jiwa, masing-masing punya sifat yang juga berbeda-beda. Namun secara umum, seseorang bisa dicurigai punya gangguan kejiwaan jika menunjukkan tanda-tanda tertentu.
Menurut The American Psychological Association (APA), beberapa tanda yang menunjukkan seseorang mungkin mengalami gangguan jiwa adalah sebagai berikut.
1. Perubahan kepribadian
Jika seseorang bertingkah sangat berbeda dan tidak seperti dirinya sendiri, ini bisa menjadi salah satu tanda gangguan jiwa.
2. Perubahan suasana hati yang tidak biasa
Perubahan emosi yang parah adalah peringatan yang wajib diwaspadai, terutama jika terjadi secara terus-menerus.
3. Menarik diri dari kehidupan sosial
Jika seseorang menutup diri dari lingkungan sosialnya atau menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menyendiri, ini juga bisa menjadi salah satu pertanda adanya masalah kesehatan emosional atau mental.
4. Melakukan perilaku berisiko
Orang-orang dengan gangguan jiwa cenderung tidak peduli pada kesehatan dan keselamatan dirinya sendiri atau orang lain. Tak hanya itu, mereka juga mungkin menjadi tidak memperhatikan kebersihan diri dan penampilannya.
Penderita gangguan jiwa juga rentan mengalami berbagai masalah perilaku. Misalnya, kecanduan alkohol, narkoba, bahkan percobaan bunuh diri.
5. Rasa putus asa
Orang-orang dengan gangguan jiwa kerap kali merasa mudah menyerah, putus asa, dan tidak semangat dalam menjalani hidup.
Meski begitu, beberapa tanda ini tidak bisa langsung serta merta mencirikan secara pasti orang tersebut mengalami gangguan jiwa. Oleh karena itu, perlu pemeriksaan lebih lanjut dan mendalam oleh dokter.
https://cinemamovie28.com/rough-sex-mature-wives-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar