Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sekaligus Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartanto, mengatakan untuk menekan angka penularan virus Corona, sektor perkantoran diharapkan memberlakukan kembali jam kerja yang fleksibel. Ia juga menyebut pemerintah akan kembali memberlakukan WFH atau work from home bagi ASN.
"Kalau pekerja di perkantoran tetap dipersiapkan flexible working, jadi ada yang kerja di rumah, ada yang kerja di kantor. Nanti tentu persentasenya akan ditentukan," ungkap Airlangga dalam siaran pers di kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (10/9/2020).
Berikut kriteria WFO yang diatur dalam Perubahan Sistem Kerja ASN berdasarkan zona risiko SE MenPANRB 67/2020:
1. Instansi pemerintah yang berada pada zona kab/kota tidak terdampak atau tidak ada kasus, persentase WFO paling banyak 100 persen.
2. Instansi pemerintah yang berada pada zona kab/kota berkategori risio rendah, persentase WFO paling banyak 75 persen.
3. Instansi pemerintah yang berada pada zona kab/kota berisiko sedang, persentase WFO paling banyak 50 persen.
4. Instansi pemerintah yang berada pada zona kab/kota berisko tinggi, persentase WFO paling banyak 25 persen.
Airlangga juga mengatakan akan melakukan operasi sebagai langkah pengetatan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
"Kegiatan produktif tentunya dilakukan dgn protikol kesehatna yang ketat. sektor produktif tetap berjalan dan mendorong kampanye menjaga jarak, menghindari kerumunan," pungkasnya.
Hindari Makanan Ini Kalau Nggak Pengin Cepat Tua
- Siapa yang tak suka dengan makanan olahan? Sosis, nugget, hingga mi instan merupakan makanan olahan yang digemari banyak orang.
Namun, ada baiknya mulai saat ini kamu perlu berpikir dua kali untuk mengonsumsi makanan tersebut. Hal ini karena, makanan olahan disebut bisa membuatmu menjadi lebih cepat tua jika terlalu sering dikonsumsi.
Dikutip dari Times of India, berbagai macam olahan ini adalah makanan yang mengandung banyak gula, tepung, minyak, dan lemak.
Hal ini pun telah dibuktikan oleh para peneliti dari Universitas Navarra di Pamplona, Spanyol. Dalam studi tersebut, mereka mempelajari sampel DNA dari 886 orang berusia 20 tahun ke atas dengan rata-rata peserta berusia 67 tahun.
Disebutkan dalam studi tersebut, orang yang mengonsumsi dua sampai tiga porsi makanan olahan dalam sehari lebih berisiko 29-40 persen memiliki tolemere yang pendek, daripada mereka yang makan kurang dari dua porsi dalam sehari.
Telomere merupakan bagian dari DNA yang berfungsi untuk melindungi dan menjaga kromosom agar tetap stabil. Seiring bertambahnya usia, sel-sel tubuh akan membelah diri dan telomere menjadi lebih pendek.
Peneliti juga menemukan, orang yang lebih sering mengonsumsi buah-buahan dan sayuran memiliki tolemere yang lebih panjang dan terhindar dari risiko penyakit kronis.
Maka dari itu, sebaiknya kamu perlu menerapkan berbagai macam pola hidup sehat agar terhindar dari penuaan dini dan risiko terkena penyakit, di antaranya sebagai berikut:
- Batasi konsumsi makanan olahan hanya seminggu sekali.
- Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran.
- Olahraga secara rutin dan cobalah melakukan aktivitas fisik minimal 190 menit dalam setiap minggu.
https://indomovie28.net/kakegurui-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar