Kamis, 03 September 2020

Studi Sebut Nangis Bisa Bikin Kurus, Kok Bisa?

Menangis merupakan respons alami untuk meluapkan emosi, dari rasa sakit hingga stres dan dari kesedihan hingga kebahagiaan. Banyak orang menahan tangis karena dianggap lemah dan cengeng. Padahal, baik pria maupun wanita, menangis adalah hal yang wajar.
Tidak perlu memikirkan soal mata bengkak setelah menangis. Sebab, menangis tidak sekadar memberikan kelegaan emosi yang dialami, tetapi juga bisa menurunkan berat badan.

Sebuah studi dikutip dari ScienceTimes, menyatakan bahwa tangisan emosional dapat membantu seseorang menurunkan berat badan. Menangis meningkatkan kadar kortisol, yaitu hormon yang berhubungan dengan kewaspadaan tubuh. Ketika tingkat kortisol tinggi, tubuh lebih baik dan memberikan energi untuk melakukan sesuatu yang produktif.

Ahli biokimia, William Frey, menemukan bahwa air mata yang disebabkan karena faktor stres akan menghilangkan berbagai zat beracun dari tubuh dan melepaskan hormon stres yang selama ini menumpuk. Proses ini sama seperti menghembuskan napas, buang air kecil, dan berkeringat.

Penelitian lain, dikutip dari Healthline juga berpendapat bahwa, alasan menangis dapat menurunkan berat badan yang disebabkan oleh kesedihan dan depresi, berkaitan dengan hilangnya nafsu makan. Selain itu, menangis dapat membakar sejumlah kalori. Jumlah kalori yang terbakar yaitu 1,3 kalori per menit, artinya menangis 20 menit dapat membakar sebanyak 26 kalori dalam tubuh.

Menangis memang memberikan manfaat, Namun, jangan biarkan hal itu berlarut-larut. Ingat, sedih secukupnya, menangis secukupnya, dan bahagia secukupnya.

CDC AS Desak Vaksin Corona Harus Siap Didistribusikan 1 November

 Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, telah mendesak negara bagian di AS untuk bersiap-siap untuk mendistribusikan vaksin virus Corona COVID-19 pada 1 November mendatang.
Dikutip dari laman ABC 7, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Robert Redfield mengatakan negara bagian "dalam waktu dekat" akan menerima permohonan izin dari McKesson Corp, yang telah mengontrak CDC untuk mendistribusikan vaksin termasuk departemen kesehatan dan rumah sakit negara bagian dan lokal.

"CDC segera meminta bantuan Anda dalam mempercepat aplikasi untuk fasilitas distribusi ini, jika perlu, meminta Anda mempertimbangkan untuk mengesampingkan persyaratan yang akan mencegah fasilitas ini beroperasi penuh pada 1 November 2020," demikian isi surat dari Robert Redfield, dikutip oleh The Wall Street Journal.

Dokumen-dokumen itu pertama kali diposting oleh New York Times. CDC mengkonfirmasi kepada CNN bahwa mereka telah mengirimkannya ke pejabat kesehatan masyarakat kota dan negara bagian.

Dokumen tersebut memprioritaskan populasi tertentu untuk vaksin Corona, termasuk profesional perawatan kesehatan, pekerja esensial, penghuni dan staf fasilitas perawatan jangka panjang, dan populasi keamanan nasional.

Selain itu, Redfield meminta negara bagian untuk mempercepat izin untuk perusahaan yang telah dikontrak oleh pemerintah federal untuk membantu mendistribusikan vaksin virus Corona apa pun dan meminta agar mereka mengesampingkan persyaratan yang mungkin menghalangi pendistribusian vaksin paling lambat pada 1 November mendatang.

Namun para ahli mengatakan mereka tidak bisa memahami bagaimana mungkin ada data yang mendukung tentang vaksin tersebut bisa aman sesuai dengan tanggal yang diminta.

"Bersiap itu masuk akal. Memotong uji coba fase 3 singkat sebelum Anda mendapatkan informasi yang Anda butuhkan tidaklah tepat," jelas Dr Paul Offit, pakar imunisasi Rumah Sakit Anak Philadelphia yang duduk di komite penasehat vaksin FDA.

Tanggal tersebut merupakan dua hari sebelum Hari Pemilu AS, dan berminggu-minggu, jika tidak berbulan-bulan, sebelum sebagian besar ahli mengharapkan vaksin diuji sepenuhnya. Dokumen tersebut tidak berarti vaksin akan tersedia pada akhir Oktober.
https://indomovie28.net/perfect-wedding-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar