Rabu, 09 September 2020

Video Nenek Glamour Ini Dihapus dari TikTok karena Dianggap Terlalu Seksi

 Gina Stewart, wanita yang menyebut dirinya sebagai nenek terseksi di dunia ini baru bergabung di akun TikTok. Namun belum lama mengunggah video, konten wanita 49 tahun itu dihapus oleh TikTok.

Sebelumnya Gina mengunggah dua video. Satu video menggunakan crop top sambil bergaya memotong rumput. Video lainnya, wanita asal Gold Coast, Australia itu menggunakan kemeja yang sengaja tidak dikancing sehingga memamerkan belahan dadanya.
Baca juga: Nenek Seksi Ini Lakukan Segala Cara Demi Fotonya Tak Dihapus Instagram

"Aku mulai main TikTok pada akhir pekan dan mengunggah dua video. Video tersebut hanya bertahan 24 jam karena disensor. Aku mencari pedomannya, dan tidak melanggar, aku tidak tahu apa yang terjadi," ungkap Gina, seperti dikutip dari The Sun.

Aplikasi media sosial tersebut memiliki aturan yang cukup ketat terkait dengan konten yang eksplisit secara seksual. Konten tersebut dilarang.

"Konten yang mengandung seksual memiliki banyak risiko, seperti memicu hukum pinalti di sejumlah yurisdiksi, dan berbahaya bagi pengguna karena telah menyebar konten non-konsensual (contohnya, revenge porn atau aksi balas dendam pornografi)," begitu aturan tertulis TikTok.

Gina pertama kali populer pada 2018 setelah mengikuti kontes Maxim's Finest Australia. Ia pun menyebut dirinya sebagai nenek terseksi di dunia karena telah memiliki satu cucu.

Model glamour itu memang tak segan memajang foto seksi di media sosialnya. Beberapa waktu lalu, Gina pun protes karena fotonya di Instagram dihapus karena alasan yang sama.

Ingin Renang Saat Lockdown, Crazy Rich Ini Rela Sewa Kolam Renang Rp 108 Juta

 Crazy rich asal Inggris yang tinggal di Singapura melakukan hal yang tak terduga di tengah lockdown. Ia rela menyewa kolam renang dengan harga 10 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 108 juta karena keinginannya untuk berenang.

Bule Inggris yang saat ini tinggal di kondominium itu mengaku bahwa tidak bisa menggunakan kolam renang yang saat ini ditutup. Pria tersebut kemudian mencari rumah dengan fasilitas kolam renang di dekat tempat tinggalnya.

Menurut Lester Chen, agen real estate di Singapore Realtors Inc, pria tersebut awalnya ingin menyewa seluruh bungalow di Sentosa Cove yang nilai propertinya seharga 30 juta dolwar singapura. Tapi setelah dihitung, nilai sewa 30 ribu dolar singapura terlalu tinggi karena pada dasarnya dia hanya ingin memakai kolam renangnya saja.

"Saya tanya kepada pria tersebut alasannya ingin menyewa bungalow. Pria tersebut menjawab dia hanya ingin menggunakan kolam renang karena di tempatnya tutup karena lockdown," ujar Lester, seperti dikutip dari Bloomberg.

Saat ini Singapura telah memberlakukan sistem lockdown selama empat minggu, dan diperpanjang hingga 1 Juni untuk meredam kasus penyebaran virus COVID-19. Fasilitas publik seperti lapangan olahraga, gym dan kolam renang saat ini ditutup.

Setelah membicarakan dengan pemilik bungalow, akhirnya pria Inggris itu diizinkan menyewa hanya untuk kolam renangnya saja. Si pria bule itu bahkan tidak segan membayar dengan harga tinggi.

Dalam perjanjian ditulis bahwa ia bisa menyewa hanya dalam waktu tiga bulan. Ia bahkan tidak bisa memakai kolam renang lagi jika sebelum waktu tiga bulan sudah ada penyewa baru. Demi bisa melakukan aktivitas renang, pria tersebut pun menyetujui syarat apapun yang diajukan.
https://nonton08.com/tales-from-the-dark-1/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar