- Xiaomi diprediksi akan meluncurkan seri Redmi Note 10 pada bulan Februari mendatang. Sebelum resmi diumumkan, ponsel ini sudah lolos sertifikasi dan dipastikan akan segera hadir di Indonesia.
Baru-baru ini perangkat dengan kode M2101K7AG muncul di situs Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI). Perangkat ini juga sebelumnya telah lolos Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) bersama dengan Xiaomi Mi 11.
Model ini sebelumnya juga telah lolos uji sertifikasi FCC dan nama perangkatnya terungkap sebagai Redmi Note 10 4G. Sertifikasi di SDPPI juga mengonfirmasi nama tersebut.
Selain lolos uji di SDPPI, Redmi Note 10 juga mendapatkan sertifikasi dari TUV Rheinland. Perangkat ini juga telah lolos uji di India yang menandakan Redmi Note 10 akan hadir di lebih banyak negara Asia.
Tidak hanya itu, varian Redmi Note 10 Pro dengan kode M2101K6G juga telah mendapatkan beberapa sertifikasi, termasuk dari FCC, seperti dikutip dari Gizmochina, Kamis (28/1/2021).
Saat ini belum banyak informasi yang diketahui seputar spesifikasi Redmi Note 10. Dari situs FCC terlihat bahwa Redmi Note 10 akan menjalankan MIUI 12, mendukung jaringan 4G dan Wi-Fi dual-band (2,4 GHz dan 5 GHz).
Mengingat Redmi Note 9 hadir dengan empat kamera belakang, sepertinya Redmi Note 10 akan hadir dengan jumlah kamera yang sama, atau bahkan lebih tinggi. Jika rumor tentang kamera 108 MP di Redmi Note 10 Pro benar adanya, maka varian non-Pro mungkin akan menggunakan kamera utama 64 MP.
Redmi Note 10 Pro diprediksi akan hadir dengan pilihan RAM 6/8GB dan memori internal 64/128GB. Jadi kemungkinan varian standarnya juga akan memiliki konfigurasi yang sama.
Berdasarkan bocoran sebelumnya, Redmi Note 10 akan hadir dalam tiga pilihan warna yaitu abu-abu, putih dan hijau. Kita tunggu saja informasi resmi dari Xiaomi saat peluncuran Redmi Note 10 yang dijadwalkan pada bulan Februari.
https://cinemamovie28.com/movies/the-hunt-5/
Cara Pindahkan Chat dari WhatsApp ke Telegram
Buntut dari kebijakan privasi baru WhatsApp yang kontroversial, banyak pengguna yang pindah ke aplikasi messaging lain seperti Telegram. Untuk mengakomodasi pengguna WhatsApp yang baru saja pindah, Telegram menghadirkan fitur baru untuk memindahkan chat dari aplikasi lain ke Telegram.
Fitur ini dikenalkan di aplikasi Telegram untuk iOS versi 7.4. Tapi tidak lama kemudian Telegram merilis update lain yang menghapus deskripsi soal fitur migrasi chat, jadi kemungkinan fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum diluncurkan secara resmi. Jadi jangan girang dulu nih, detikers.
Tapi situs WABetaInfo, yang biasanya mengulik fitur baru WhatsApp, sempat menjajal fitur ini dan caranya ternyata cukup mudah. Berdasarkan release notes resmi dari Telegram, pengguna akan bisa memindahkan chat dari WhatsApp, Line, KakaoTalk dan aplikasi lainnya ke Telegram.
Cara memindahkan chat dari WhatsApp ke Telegram:
1. Buka dan export chat yang mau dipindahkan
Dikutip dari WABetaInfo, Kamis (28/1/2021) untuk memindahkan chat dari WhatsApp ke Telegram, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka halaman chat yang ingin dipindahkan. Tidak hanya chat dengan pengguna individu, chat di grup WhatsApp juga bisa dipindahkan.
Setelah membuka halaman chat yang ingin dipindahkan, masuk ke menu 'More' yang ada di chat dan pilih opsi 'Export Chat'. WhatsApp akan bertanya apakah kalian juga ingin memindahkan konten media atau tidak.
2. Export chat ke Telegram
Setelah itu WhatsApp akan membuat file dengan format ZIP yang berisi seluruh percakapan. Akan muncul share sheet yang berisi opsi aplikasi lainnya, lalu pilih Telegram.
Telegram akan menanyakan lokasi mana yang akan dipilih untuk menyimpan pesan yang telah diimpor. Kalian bisa memilih antara chat dengan diri sendiri (saved messages), ke grup baru atau ke kontak lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar