Jumat, 10 Juli 2020

7 Jam Pencarian, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas di Pegunungan Utara Kota

 Wali Kota Seoul, Park Won-soon ditemukan dalam keadaan tewas. Jasad Park ditemukan di pegunungan di utara Seoul setelah 7 jam dilakukan pencarian.
Dilansir CNN dan AFP, Jumat (10/7/2020) Usai dilaporkan hilang pada Kamis sore waktu setempat, hampir 600 petugas kepolisian dan petugas pemadam kebakaran diturunkan untuk melacak keberadaan Park. Selain itu, 3 anjing pelacak juga dikerahkan untuk mencari Wali Kota.

Jenazah Park kemudian ditemukan di pegunungan utara kota setelah 7 jam dilakukan pencarian. Hal itu diungkap oleh Polisi Seoul.

Petugas sebelumnya telah menjelajahi Waryong Park, tempat dimana Park terakam oleh CCTV pada Kamis siang sekitar pukul 10.53 waktu setempat. Polisi mengatakan ponsel Park terakhir terdeteksi di Seoul Seongbuk-gu, di dekat rumah dinasnya di Jongno-gu.

Park diketahui hilang pada Kamis Sore. Putri Park mangungkapkan bahwa ayahnya tak bisa dihubungi selama beberapa jam. Dia meninggalkan pesan yang terdengar seperti kata-kata terakhir dan ponselnya tidak bisa dihubungi.

Pria berusia 64 tahun itu diketahui telah menjabat sebagai Wali Kota Seoul sejak 2011. Dia dipandang sebagai kandidat calon presiden potensial untuk kalangan liberal dalam pemilihan presiden (pilpres) Korsel tahun 2022 mendatang.

Park diketahui memiliki latar belakang yang hampir sama dengan Presiden Moon Jae-in. Dia dikenal sebagai aktivis saat masih menjadi mahasiswa di masa kediktatoran militer Korea Selatan. Kemudian dia menjadi pengacara yang membela hak asasi manusia.

Park dikeluarkan dari Universitas Nasional Seoul pada tahun 1975, lantaran turut ambil bagian dalam rapat umum melawan Presiden Park Chung-hee yang menjabat saat itu. Dia kemudian dipenjara selama 4 tahun.

Pria Putus Sekolah Ini Jadi Orang Terkaya di Korsel Berkat Game Online

Majalah Forbes merilis daftar 50 orang terkaya di Korea Selatan pada 2020. Kekayaan kolektif 50 orang paling tajir di Negeri Ginseng itu mencapai sekitar US$ 110,8 miliar, hampir tidak berubah dari posisi tahun lalu US$ 110 miliar.
Salah satu sosok yang masuk daftar tersebut adalah Kim Dae-il yang menempati posisi 45 orang terkaya di Korea Selatan.

Dikutip detikcom dari laman Forbes, Kamis (9/7/2020), Kim Dae-il adalah pendiri Pearl Abyss, sebuah perusahaan game online yang go public di Seoul pada September 2017 silam.

Perusahaan yang mengembangkan game role-playing Black Desert itu dilaporkan memiliki sekitar 18 juta pengguna terdaftar sejak debutnya tahun 2015. Sebagian besar pendapatan tersebut berasal dari luar negeri.

Menariknya, pria yang tinggal di Anyang, Korea Selatan itu adalah anak putus sekolah yang sudah bermimpi menjadi pengembang game sejak duduk di bangku sekolah menengah.

Pria berusia 40 tahun itu, menurut catatan Forbes mengantongi kekayaan US$ 810 juta, terhitung sejak 8 Juli 2020. Nila tersebut setara dengan Rp 11,3 triliun mengacu kurs Rp 14.000/US$.

China Peringatkan 'Pneumonia Misterius' yang Mematikan di Kazakhstan

Kedutaan besar China di Kazakhstan telah memperingatkan adanya 'pneumonia misterius' yang diduga mematikan di Kazakhstan sejak terlihat adanya lonjakan kasus pneumonia sejak Juni lalu.
"Tingkat kematian dari penyakit ini jauh lebih tinggi daripada virus Corona baru. Departemen kesehatan negara itu sedang melakukan penelitian komparatif terhadap virus pneumonia, tetapi belum mengidentifikasi virusnya," tulis kedutaan China kepada warganya di negara itu dikutip dari SCMP.

Meski kedutaan besar China menggambarkan penyakit tersebut sebagai 'pneumonia misterius', pejabat dan media Kazakhstan hanya mengatakan penyakit itu sebagai pneumonia biasa. Tidak jelas mengapa kedutaaan besar China menyebut penyakit itu sebagai 'pneumonia misterius'.

Situs web kedutaan besar China, mengutip laporan media lokal, menyebut provinsi Atyrau dan Aktobe dan kota Shymkent telah melaporkan lonjakan yang signifikan dalam kasus pneumonia sejak pertengahan Juni.

Kedutaan China mengatakan sejauh ini ada hampir 500 kasus pneumonia di tiga tempat, dengan lebih dari 30 orang dalam kondisi kritis. Kazakhstan secara keseluruhan menyaksikan 1.772 kematian akibat pneumonia pada awal tahun ini, 628 di antaranya terjadi pada Juni, termasuk beberapa warga negara China.

"Kedutaan China di Kazakhstan mengingatkan warga negara China di sini untuk mewaspadai situasi dan meningkatkan pencegahan untuk menurunkan risiko infeksi," tulis pernyataan kedutaan.

Sementara itu Saule Kisikova, kepala departemen perawatan kesehatan di ibu kota Nur-Sultan, mengatakan kepada kantor berita Kazinform: "Sekitar 300 orang yang didiagnosis menderita pneumonia dirawat di rumah sakit setiap hari."

Akhir bulan lalu pejabat memperingatkan tentang peningkatan kasus pneumonia. Kisikova mengatakan bahwa dokter menemukan 600 orang sehari dengan gejala pneumonia.
https://cinemamovie28.com/cast/baan-yun-sang/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar