Virus CoronaCOVID-19 masih mewabah di Indonesia. Jumlah orang yang terinfeksi pun kian bertambah setiap harinya.
Sebagai penyakit yang menyerang paru-paru, dokter paru sangat dibutuhkan dalam penanganan COVID-19. Namun, sayangnya jumlah dokter paru di Indonesia masih terbilang sedikit, yakni hanya 1.106 dokter.
"Jadi memang hanya 1.106 dokter paru yang sudah disampaikan juga oleh Pak Doni Monardo, mengatakan, ini dokter paru harus dijaga, karena jumlahnya sedikit dan tidak cukup untuk mengatasi COVID-19 yang angkanya terus meningkat," kata dr Erlina Burhan dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dalam konferensi pers, Selasa (8/9/2020).
Pada Senin (7/9/2020), total kasus Corona di Indonesia sudah mencapai 196.989 kasus. Sementara total kasus sembuh sebanyak 140.652 orang dan 8.130 lainnya meninggal dunia.
Berikut perbandingan dokter paru dan kasus Corona di Indonesia per 7 September 2020.
Aceh
- Dokter Paru: 34
- Kasus COVID-19: 2.042
Sumatera Utara
- Dokter Paru: 102
- Kasus COVID-19: 7.725
Sumatera Barat
- Dokter Paru: 51
- Kasus COVID-19: 2.795
Sumatera Selatan
- Dokter Paru: 11
- Kasus COVID-19: 4.745
Riau
- Dokter Paru: 34
- Kasus COVID-19: 2.718
Lampung
- Dokter Paru: 15
- Kasus COVID-19: 455
Jambi
- Dokter Paru: 9
- Kasus COVID-19: 304
Kepulauan Riau
- Dokter Paru: 10
- Kasus COVID-19: 1.235
DKI Jakarta
- Dokter Paru: 187
- Kasus COVID-19: 47.397
Jawa Barat
- Dokter Paru: 130
- Kasus COVID-19: 12.709
Jawa Tengah
- Dokter Paru: 90
- Kasus COVID-19: 15.615
Jawa Timur
- Dokter Paru: 213
- Kasus COVID-19: 35.941
Banten
- Dokter Paru: 49
- Kasus COVID-19: 3.264
DI Yogyakarta
- Dokter Paru: 16
- Kasus COVID-19: 1.571
Bali
- Dokter Paru: 15
- Kasus COVID-19: 6.385
Kalimantan Barat
- Dokter Paru: 11
- Kasus COVID-19: 704
Kalimantan Tengah
- Dokter Paru: 10
- Kasus COVID-19: 2.807
Kalimantan Selatan
- Dokter Paru: 15
- Kasus COVID-19: 8.837
Kalimantan Timur
- Dokter Paru: 25
- Kasus COVID-19: 5.191
Kalimantan Utara
- Dokter Paru: 5
- Kasus COVID-19: 448
Nusa Tenggara Barat
- Dokter Paru: 11
- Kasus COVID-19: 2.885
Sulawesi Utara
- Dokter Paru: 4
- Kasus COVID-19: 4.003
Sulawesi Tengah
- Dokter Paru: 3
- Kasus COVID-19: 252
Sulawesi Tenggara
- Dokter Paru: 5
- Kasus COVID-19: 1.706
Sulawesi Selatan
- Dokter Paru: 21
- Kasus COVID-19: 12.692
Sulawesi Barat
- Dokter Paru: 1
- Kasus COVID-19: 419
Maluku Utara
- Dokter Paru: 2
- Kasus COVID-19: 1.896
Maluku
- Dokter Paru: 5
- Kasus COVID-19: 2.164
Papua Barat
- Dokter Paru: 2
- Kasus COVID-19: 940
Papua
- Dokter Paru: 5
- Kasus COVID-19: 4.148
Untuk diketahui, saat ini total dokter paru di Indonesia sebanyak 1.106 dokter. Sementara menurut Ketua PDPI dr Agus Dwi Susanto idealnya minimal ada 2.500 dokter paru.
CDC Imbau Warga AS Tak ke Indonesia, Ini Reaksi Satgas COVID-19
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengeluarkan peringatan perjalanan level 3 bagi Indonesia. Artinya warga Amerika Serikat (AS) diimbau untuk menghindari atau menunda ke Indonesia karena ada risiko tinggi penularan virus Corona COVID-19.
"Bila Anda sampai jatuh sakit di Indonesia, sumber daya yang ada mungkin terbatas. Buat rencana dengan matang dan pelajari bagaimana cara mendapat layanan kesehatan di luar negeri," tulis CDC di situs resminya.
Menanggapi hal tersebut, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan kondisinya sama untuk banyak negara. Saat ini pembatasan mobilitas warga memang jadi hal penting untuk menahan laju penyebaran virus Corona.
Soal kemungkinan terbatasnya layanan kesehatan di Indonesia, Wiku menyebut tidak ada negara yang fasilitas kesehatannya benar-benar siap menghadapi pandemi.
"Kami mohon pengertian pada seluruh warga Indonesia agar dapat menjaga daerahnya masing-masing. Mobilitasnya dibatasi hanya melakukan perjalanan yang esensial saja dan betul-betul melaksanakan protokol kesehatan," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (8/9/2020).
"Supaya tidak ada kasus tambahan baru karena fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia maupun negara lain semuanya serba terbatas. Satu-satunya cara adalah kita melindungi diri sendiri dan masyarakat sekitar," pungkasnya.
Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan pertumbuhan kasus baru Corona di Indonesia dalam sepekan terakhir meningkat 18,6 persen bila dibandingkan minggu sebelumnya. Bali khususnya jadi sorotan karena mengalami peningkatan tajam lebih dari 100 persen.
Lebih detail Wiku menjelaskan dalam sepekan di akhir Agustus, Indonesia mencatat 18.625 kasus baru COVID-19. Kini dalam seminggu terakhir kasus baru yang dilaporkan di awal September mencapai 22.097.
https://kamumovie28.com/yogi-bear/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar