Senin, 04 Januari 2021

Biar Tak Terkecoh, Ini Bedanya Perut Buncit karena Hamil Vs Lemak

 Banyak wanita yang masih tidak menyadari bahwa dirinya hamil. Terlebih, saat tidak ada gejala spesifik serta bentuk perut yang memang sudah memiliki bakat besar karena sisa-sisa melahirkan sebelumnya.

Tak heran, banyak wanita yang kemudian tidak menyadari kalau sebenarnya dirinya hamil. Ciri-ciri perut hamil memang seringkali mirip dengan perut buncit, sehingga sulit membedakannya. Tetapi, sebenarnya ada perbedaan yang dapat dikenali.


"Gejala kehamilan sangatlah bervariasi dari setiap wanita. Biasanya, tanda awal kehamilan ialah menstruasi yang terlewat dan beberapa lainnya merasakan kelelahan dan sedikit mual," ujar dr Prudence Knight dari Push Doctor, dikutip dari HaiBunda.


Dokter Prudence menambahkan, faktanya, mual dan muntah serta kelelahan adalah gejala paling umum dari kehamilan. Gejala ini cenderung muncul sekira enam minggu dari haid terakhir dan membaik setelah 12 minggu dan seterusnya.


"Beberapa wanita juga mendapati sedikit bercak di sekitar waktu menstruasi. Ini diperkirakan karena embrio yang ditanamkan di rahim," tambahnya.


Mengutip dari laman Newtonbaby, jika sebelum kehamilan wanita memiliki perut yang rata atau six pack, tentunya perut tidak akan segera tampak membesar setelah kehamilan terjadi. Apalagi, wanita yang memiliki bentuk tubuh lebih tinggi tentunya penampakan tonjolan perut tidak akan segera terlihat.


Begitu juga jika ini jadi kehamilan pertama, maka pertumbuhan perut tidak akan langsung tampak. Hal ini akan tampak berbeda ketika menjalani kehamilan kedua dan seterusnya, maka ciri-ciri perut hamil akan segera terlihat dari penonjolan perut yang lebih tampak.


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://tendabiru21.net/movies/hidden-camera-basic-instinct/


Cara Pemeriksaan Rapid Antigen, Perlu Tahu Biar Nggak Deg-degan!


Bagi yang masih bingung bagaimana cara pemeriksaan rapid antigen, sebenarnya cara pengambilan sampelnya tak begitu berbeda dengan PCR. Namun, tes Corona satu ini relatif lebih singkat.

Berdasarkan pengalaman di beberapa klinik, lama tes rapid antigen yang saya jalani bahkan tak memakan waktu lebih dari 5 menit.


Saya mengunjungi salah satu klinik di Tebet, Jakarta Selatan, untuk keperluan keluar-masuk Jakarta pada Kamis (29/12/2020), pukul setengah enam sore. Sesampainya di sana, diarahkan petugas untuk isi formulir berisi biodata lengkap nama, alamat, dan lainnya.


Selain biodata lengkap, formulir berupa daftar riwayat perjalanan termasuk kontak erat dengan pasien positif COVID-19 juga wajib diisi. Adapula pertanyaan apakah selama sepekan ada riwayat perjalanan ke dan dari zona rawan atau zona merah.


Cara pemeriksaan rapid antigen oleh dokter umum kala itu mengambil sampel usap dari kedua lubang hidung saya, baik kiri dan kanan. Bagi saya yang sudah rapid antigen kedua kalinya, nyeri saat diswab masih sedikit terasa.


Sesudahnya, sampel tersebut langsung ditaruh di kaset dan saya pun menunggu selama satu menit untuk tahu hasilnya. Sempat waswas karena punya gejala umum COVID-19 beberapa hari belakangan, tetapi bersyukur hasilnya menunjukkan satu garis, yang berarti negatif COVID-19.


Total waktu menjalani rapid antigen dari awal pendaftaran, pemeriksaan, hingga administrasi kurang lebih 15 menit. Sementara untuk harga, dikenakan 335 ribu rupiah, harga di klinik tersebut untuk pemeriksaan dan hasil tes atau surat rapid antigen, yang juga bisa dikirim lewat email.

https://tendabiru21.net/movies/your-sisters-sister/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar