Senin, 04 Januari 2021

Cara Pemeriksaan Rapid Antigen, Perlu Tahu Biar Nggak Deg-degan!

 Bagi yang masih bingung bagaimana cara pemeriksaan rapid antigen, sebenarnya cara pengambilan sampelnya tak begitu berbeda dengan PCR. Namun, tes Corona satu ini relatif lebih singkat.

Berdasarkan pengalaman di beberapa klinik, lama tes rapid antigen yang saya jalani bahkan tak memakan waktu lebih dari 5 menit.


Saya mengunjungi salah satu klinik di Tebet, Jakarta Selatan, untuk keperluan keluar-masuk Jakarta pada Kamis (29/12/2020), pukul setengah enam sore. Sesampainya di sana, diarahkan petugas untuk isi formulir berisi biodata lengkap nama, alamat, dan lainnya.


Selain biodata lengkap, formulir berupa daftar riwayat perjalanan termasuk kontak erat dengan pasien positif COVID-19 juga wajib diisi. Adapula pertanyaan apakah selama sepekan ada riwayat perjalanan ke dan dari zona rawan atau zona merah.


Cara pemeriksaan rapid antigen oleh dokter umum kala itu mengambil sampel usap dari kedua lubang hidung saya, baik kiri dan kanan. Bagi saya yang sudah rapid antigen kedua kalinya, nyeri saat diswab masih sedikit terasa.


Sesudahnya, sampel tersebut langsung ditaruh di kaset dan saya pun menunggu selama satu menit untuk tahu hasilnya. Sempat waswas karena punya gejala umum COVID-19 beberapa hari belakangan, tetapi bersyukur hasilnya menunjukkan satu garis, yang berarti negatif COVID-19.


Total waktu menjalani rapid antigen dari awal pendaftaran, pemeriksaan, hingga administrasi kurang lebih 15 menit. Sementara untuk harga, dikenakan 335 ribu rupiah, harga di klinik tersebut untuk pemeriksaan dan hasil tes atau surat rapid antigen, yang juga bisa dikirim lewat email.


Dokter sempat menyarankan, meski hasil negatif COVID-19, saya tetap harus mematuhi protokol COVID-19 terlebih ketika berpergian. Begitu pula saat kembali dari luar kota, disarankan untuk melakukan rapid antigen kembali.


Cara pemeriksaan rapid antigen kurang lebih sama di beberapa klinik, klinik yang saya datangi sebelumnya pun mengharuskan swab di kedua lubang hidung, kanan dan kiri. Begitu pula dengan hasilnya yang keluar tidak lebih dari satu menit.


Namun, kendala yang sempat saya alami saat mencari rapid antigen di akhir pekan yaitu terkait jadwal dan penuhnya permintaan rapid antigen di beberapa RS. Lebih baik menghubungi nomor telepon yang tertera di website mereka dan menanyakan lebih dulu apakah masih ada jadwal rapid antigen yang tersedia.

https://trimay98.com/movies/hideous-kinky/


8 Daftar Gejala Virus Corona Baru, Termasuk Cegukan dan Parosmia


Adanya mutasi memunculkan berbagai gejala virus Corona baru. Jika sebelumnya gejala yang dikenal hanya demam dan sesak napas, kini berbagai keluhan sehari-hari seperti cegukan dan gangguan penciuman juga bisa jadi gejala.

Misteri di balik virus Corona COVID-19 jadi makin banyak yang perlu terungkap. Salah satunya bahwa sejumlah pasien yang mengidap penyakit tersebut bisa mengalami gejala virus Corona COVID-19 yang berbeda-beda.


Gejala virus Corona baru yang ditemukan adalah cegukan terus-menerus. Dikutip dari laman Express, beberapa studi menemukan bahwa cegukan secara terus-menerus mungkin mengindikasikan gejala COVID-19 yang langka dan tidak biasa. Pada studi 2020 menemukan seorang pria yang berusia 64 tahun yang cegukan terus-menerus sebagai satu-satunya gejala baru virus Corona.


Orang yang diamati dalam studi tersebut mengunjungi klinik setelah mengalami cegukan selama 72 jam. Tes darah dan paru-paru menunjukkan adanya infeksi paru-paru dan jumlah sel darah putih yang rendah. Ia pun dinyatakan positif COVID-19.


Cegukan terus menerus merupakan salah satu gejala yang dialami pasien Corona selain batuk, demam, dan sesak napas.


Dikutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah gejala virus Corona baru yang perlu diwaspadai.

https://trimay98.com/movies/antibodies/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar