Pandemi Corona sudah enam bulan menyerang beberapa negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Dari ribuan pertanyaan tentang pandemi ini, salah satunya pasti bertanya kapan sih pandemi ini selesai?
Profesor Hendrim Streeck yang merupakan seorang ilmuwan asal Jerman menjawabnya. Ia mengatakan, pandemi Corona ini mungkin akan bertahan dalam waktu yang lama. Jika vaksin ditemukan nanti, Streeck memperkirakan virus ini masih bisa ditemui sampai 2023 nanti.
"Virus ini tidak menghilang, sekarang sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Itu akan bertahan sampai 3 tahun dan kita harus menemukan cara untuk menghadapinya," jelasnya yang dikutip dari Metro, Sabtu (12/9/2020).
Profesor Streeck yang juga ahli virologi ini membuat sebuah penelitian untuk mengetahui hal tersebut. Ia menggunakan Kota Gangelt sebagai subjek penelitian untuk mempelajari bagaimana virus menyebar dan jalan keluar untuk mengatasinya.
Menurutnya cara yang paling efektif saat ini untuk menahan penyebaran virus Corona adalah melakukan jaga jarak sosial, tetap pakai masker, dan tidak berkumpul. Profesor Streeck memperkirakan mewabahnya virus Corona ini disebabkan karena adanya peristiwa super spreader yang bisa saja berasal dari pesta-pesta yang diadakan di rumah.
"Kita mungkin akan mendapatkan vaksin. Tetapi, kami mungkin mendapatkannya tahun depan atau bahkan lebih lama lagi," kata Profesor Streeck.
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memperkirakan bahwa pandemi COVID-19 Ini akan berakhir hingga dua tahun ke depan. Prediksi ini muncul berdasarkan pandemi flu Spanyol di 1918 lalu, yang membutuhkan waktu hingga 2 tahun untuk mengatasinya.
Pengakuan Mereka yang Sengaja Kumpul Jelang PSBB, Yakin Tak Kena Corona
PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) rencananya akan diberlakukan kembali di DKI Jakarta pada Senin (14/08/2020). Hal ini membuat sebagian orang malah mengadakan acara kumpul-kumpul dengan gimik perpisahan.
Salah satunya adalah S (21), yang bersama delapan orang temannya berencana bertemu di salah satu tempat karaoke Jakarta. Ia menganggap bahwa Sabtu ini (12/08/2020), adalah waktu yang tepat untuk 'have fun' sebelum penerapan PSBB yang akan diadakan pada Senin nanti.
S menyampaikan bahwa ia tidak merasa takut dengan penularan virus Corona COVID-19. Baginya, asalkan mengikuti protokol kesehatan sudah cukup. Meski dalam ruang karaoke nanti ia akan menyanyi bersama dan melepas masker.
"Lho, protokol kesehatan kan ngga cuma make masker. Toh, orang makan-makan juga lepas masker. Kalo bagiku, asalkan ngga megang-megang muka, ngga bersin sembarangan, rajin cuci tangan aja uda naatin protokol kok," jelasnya pada detikcom.
S mengaku sudah melakukan rapid test sekitar 2 minggu yang lalu. Begitu juga dengan teman-temannya.
Sementara itu D yang merupakan salah satu dari delapan teman S alasannya ingin kumpul-kumpul jelang PSBB adalah untuk melampiaskan rasa bosan.
"Saya sih kumpul-kumpul aja dan yakin gak kenapa-napa. Toh, emang hampir setiap hari kan sama mereka. Kalau mereka kena, saya juga bakal kena," ucap D yang merasa dirinya sejauh ini merasa aman karena tak menunjukkan gejala.
"Selama indra penciuman masih berfungsi dengan baik, dan ga nunjukin gejala COVID-19, saya yakin ga kena Corona," pungkasnya.
https://indomovie28.net/slither-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar