Sabtu, 09 Januari 2021

5 Orang Terkaya Dunia di Jagat Teknologi, Elon Musk Jawara

 Mirror, mirrror on the wall, who's the richest of them all? Elon Musk, silahkan maju ke depan.

Elon Musk sukses menjadi orang terkaya di dunia melampaui kekayaan dari Bos Amazon, Jeff Bezos. Selain Elon Musk, beberapa kali predikat orang terkaya di dunia memang disandang dari pengusaha di bidang teknologi.


Menurut daftar Bloomberg Billionaires Index, berikut ini adalah nama-nama mereka para miliarder dari bidang teknologi:


1. Elon Musk

Berdasarkan data terbaru, Elon Musk memiliki kekayaan bersih hingga USD 190 miliar atau sekitar Rp 2.666 triliun. Pertumbuhan kekayaannya melesat pesat semenjak Tesla, perusahaan mobil listrik miliknya, mengalami kenaikan sebesar 700%.


Pada data yang dirilis Bloomberg Desember silam, harta miliknya hanya berkisar USD 167 miliar.


2. Jeff Bezos

Berada di posisi ke-2, Jeff Bezos masih memiliki kekayaan yang beda tipis dengan Elon Musk. Kekayaannya terakhir Bezos tercatat sebanyak USD 184 miliar (kisaran Rp 2.582 triliun).


Sementara merujuk data Bloomberg sebelumnya pada bulan Desember, kekayaan sang pendiri Amazon masih mencapai USD 187 miliar.


3. Bill Gates

Bill Gates sang pendiri Microsoft masuk di urutan ke-4 sebagai orang terkaya di dunia dan ketiga di jagat teknologi dengan harta terkini USD 134 miliar. Jangan salah, sang filantropi ini sudah pernah menyandang titel sebagai orang paling kaya di dunia selama bertahun-tahun.


4. Mark Zuckerberg

Pendiri Facebook ini tetap konsisten masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia. Dalam daftar terbaru Bloomberg, ia berada di posisi ke-5 dengan kekayaan sekitar USD 101 miliar.


5. Larry Page

Larry Page merupakan co-founder dari Google bersama dengan Sergey Brin. Ia masuk di peringkat ke-7 di keseluruhan orang terkaya dan nomor 5 di dunia teknologi berdasar data Bloomberg dengan kekayaan berada di kisaran USD 84,4 miliar.

https://trimay98.com/movies/the-influence-of-sex-on-dieting/


Disorot Ketua DPR AS, Bisakah Militer Cegah Trump Akses Kode Nuklir?


Kekhawatiran atas kondisi mental Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang tidak stabil telah menarik perhatian pada wewenangnya untuk melancarkan serangan nuklir.

Hal ini mengemuka setelah Ketua DPR AS, Nancy Pelosi menghubungi jenderal tertinggi Pentagon, Mark Milley, untuk memahami bagaimana mencegah "presiden yang tidak stabil" itu menggunakan kode peluncuran rahasia untuk memerintahkan serangan nuklir.


Hal ini dibahas Pelosi usai serbuan massa pendukung Trump ke gedung Capitol AS yang menewaskan lima orang.


Pelosi mengatakan bahwa dia telah mendapat jaminan dari Jenderal Angkatan Darat Mark Milley selaku ketua Kepala Staf Gabungan, bahwa ada pengamanan jika Trump mencoba meluncurkan senjata nuklir. Namun, benarkah militer AS bisa mencegah Trump mengakses kode nuklir yang dipegangnya?


Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (9/1/2021), konstitusi AS memberi presiden kekuatan satu-satunya untuk meluncurkan senjata nuklir.


Kongres tidak boleh ikut campur, dan para pemimpin Pentagon, para jenderal dan pemimpin sipil terikat untuk menyampaikan perintahnya, baik mereka setuju atau tidak.


Ke mana pun presiden bepergian, dia ditemani oleh seorang ajudan yang membawa "sepak bola nuklir", tas hitam berisi instruksi, rencana serangan, dan kode untuk memulai serangan nuklir yang hanya dapat digunakan oleh presiden.


Mengingat kebutuhan untuk mempertimbangkan pembenaran serangan nuklir, peralatan apa yang akan digunakan dan target apa yang dipilih, keputusan seperti itu biasanya dilakukan dengan berkonsultasi dengan para panglima pertahanan.


Tapi begitu presiden memutuskan - apakah setelah banyak pertimbangan atau karena marah - "baik militer maupun Kongres tidak dapat menolak perintah ini". Demikian menurut laporan Desember 2020 tentang komando dan kendali nuklir dari Badan Riset Kongres.


Satu-satunya batasan pada pemimpin AS dalam kasus ini adalah legalitas serangan. Hukum perang akan mengizinkan seorang pejabat militer untuk menolak menjalankan perintah untuk melakukan sesuatu yang ilegal.


Jika presiden memutuskan untuk memerintahkan serangan nuklir, dia biasanya akan berkonsultasi dengan para panglima militer untuk mengetahui pilihannya.


Dalam tas hitam "sepak bola nuklir" itu, presiden akan menemukan opsi untuk peralatan penyerangan dan komunikasi untuk memerintahkannya secara resmi.

https://trimay98.com/movies/three-sexy-meals/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar