Jumlah kasus Corona di Dunia masih belum menunjukkan penurunan angka infeksi. Total hingga pagi ini, virus Corona telah menginfeksi lebih dari 91 juta jiwa di dunia, 1 juta lebih di antaranya meninggal, dan sembuh 65 juta jiwa.
Beberapa negara melaporkan jumlah kasus Corona di dunia tertinggi seperti Amerika Serikat (AS), yang mencatatkan 23 juta kasus Corona. Dikutip dari laman Worldometer, hingga hari ini Selasa (12/1/2021) AS mencatatkan 385 ribu kematian dan 13 juta jiwa sembuh.
Tercatat ada 836.718 kasus positif, 24.343 di antaranya meninggal dunia, dan 688.739 sembuh. Selasa (12/1/2021).
1. Amerika Serikat
Total kasus: 23.143.197 kasus
Meninggal: 385.249 kasus
Sembuh: 13.680.461 kasus
2. India
Total kasus: 10.479.913 kasus
Meninggal: 151.364 kasus
Sembuh: 10.110.710 kasus
3. Brasil
Total kasus: 8.133.838 kasus
Meninggal: 203.617 kasus
Sembuh: 7.207.483 kasus
4. Rusia
Total kasus: 3.425.268 kasus
Meninggal: 62.273 kasus
Sembuh: 2.800.675 kasus
5. Inggris
Total kasus: 3.118.518 kasus
Meninggal: 81.960 kasus
Sembuh: 1.406.967 kasus
6. Prancis
Total kasus: 2.786.838 kasus
Meninggal: 68.060 kasus
Sembuh: 203.072 kasus
7. Turki
Total kasus: 2.336.476 kasus
Meninggal: 22.981 kasus
Sembuh: 2.208.451 kasus
8. Italy
Total kasus: 2.289.021 kasus
Meninggal: 79.203 kasus
Sembuh: 1.633.839
9. Spanyol
Total kasus: 2.111.782 kasus
Meninggal: 52.275 kasus
Sembuh:
10. Jerman
Total kasus: 1.941.119 kasus
Meninggal: 42.097 kasus
Sembuh: 1.545.500
Indonesia sendiri tidak masuk ke dalam daftar 10 negara dengan jumlah kasus corona di dunia tertinggi. Tetapi, Indonesia berada diurutan ke 20 di dunia dengan jumlah kasus Corona di dunia tertinggi.
https://nonton08.com/movies/50-50/
Varian Baru Corona B117 asal Inggris Terdeteksi di Malaysia
- Varian baru Corona Inggris dilaporkan sudah sampai Malaysia. Hal ini dikonfirmasi Kementerian Kesehatan setempat pada Senin (11/1/2021).
Dikutip dari New Straits Times, satu orang pasien COVID-19 yang memiliki riwayat perjalanan dari Inggris dites positif jenis varian baru Corona B117. Sebelumnya, orang ini dinyatakan positif Corona pada 28 Desember dan tengah diisolasi untuk perawatan lebih lanjut.
"Kementerian Kesehatan ingin menginformasikan bahwa satu kasus yang melibatkan varian COVID-19-19 B117 Inggris telah terdeteksi di Malaysia hari ini," jelas Kemenkes Malaysia, Senin kemarin.
Pelacakan terkait varian baru Corona Inggris telah dilakukan sejak Oktober 2020, terutama bagi beberapa orang yang baru saja kembali dari sejumlah negara yang mencatat varian baru Corona Inggris. Termasuk dari Inggris, Belanda, Singapura, Turki, Filipina, hingga India.
Apakah varian baru Corona Inggris sudah menyebar di sana?
"Hingga 11 Januari, belum ada wabah di negara yang terkait dengan varian baru Corona B117 Inggris," kata Kemenkes Malaysia.
Dirjen Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham mengatakan Kemenkes setempat melalui Institute of Medical Research dan Crisis Preparedness and Response Center akan terus memantau mutasi atau varian baru Corona Inggris yang ditemukan, dan akan menginformasikan kepada publik dari waktu ke waktu.
Ia mengatakan meski varian baru Corona Inggris B117 tidak menimbulkan gejala yang buruk, namun bisa menyebar lebih cepat dan mudah.
"Masyarakat dihimbau untuk selalu menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan, memakai masker di tempat umum, dan menjaga jarak fisik setiap saat," pesannya.
Pada 20 Desember, Inggris mengonfirmasi bahwa jenis virus Corona baru yang sangat menular B117 telah muncul di negara itu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan strain itu ditemukan di Australia, Denmark, dan Belanda dengan catatan kasus yang lebih sedikit, hingga akhirnya menyebar luas ke banyak negara.
Hingga saat ini, lebih dari 40 negara melarang sementara perjalanan ke dan dari Inggris untuk mencegah masuknya varian baru Corona.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar