Pemerintah sudah mulai melaksanakan program vaksinasi COVID-19. Selain Presiden Jokowi dan jajaran menteri, tenaga kesehatan juga mulai mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19. Apa saja kontraindikasi vaksin Corona?
Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan ada beberapa kontraindikasi vaksin Corona, mulai dari segi usia hingga penyakit penyerta yang dimiliki.
"Untuk vaksin sinovac, usia lebih dari 60 tahun, sedang sakit covid, wanita menyusui dan hamil, dan penyintas COVID, dan ada beberapa kondisi seperti penyakit kelainan imunitas, kanker, hipertensi tidak terkontrol," ujarnya saat dihubungi detikcom, Jumat (15/1/2021).
Di samping itu, ada catatan mengenai kelompok yang tidak boleh divaksin COVID-19. Dalam petunjuk teknis vaksinasi, vaksin COVID tidak diberikan pada sasaran yang memiliki riwayat konfirmasi COVID-19, wanita hamil, menyusui, usia di bawah 18 tahun dan beberapa kondisi komorbid yang telah disebutkan dalam format skrining.
Selain kontraindikasi vaksin Corona, hal lain yang harus diperhatikan adalah kondisi kesehatan sebelum melaksanakan vaksinasi. Apabila berdasarkan pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang demam (≥ 37,5 0C), vaksinasi ditunda sampai pasien sembuh dan terbukti bukan menderita COVID-19
https://movieon28.com/movies/heartfall-arises/
Gambar Saya Siap Divaksin Viral di Medsos, Artinya Apa Sih?
Gambar saya siap divaksin sedang viral di media sosial, banyak template gratis yang disediakan. Awalnya cuma dokter dan kalangan tenaga kesehatan yang memasangnya, lama-lama banyak yang membuat template sendiri.
Vaksinasi COVID-19 sendiri sudah dimulai sejak Rabu (13/1/2021). Presiden Joko Widodo dan sederet tokoh hingga artis turut ikut menjadi yang pertama divaksin Corona di Istana Jakarta.
Sejak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Corona Sinovac, dengan efikasi 65,3 persen, gambar saya siap divaksin makin banyak meramaikan timeline media sosial. Tidak hanya dari kalangan nakes perawat hingga dokter yang memang masuk prioritas tahap pertama vaksinasi COVID-19, tapi juga dari masyarakat umum.
Gambar saya siap divaksin ini menurut juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi adalah inisiatif dari warga. Berbagai komunitas membuat template sendiri, tidak ada arahan dari pemerintah untuk memasang gambar saya siap di vaksin dengan foto masing-masing.
"Komunitas masing-masing ya," jelasnya saat dihubungi detikcom Jumat (15/1/2021).
Salah satu dokter umum dari Aceh, dokter umum dr Caisar Dewi Maulina mengaku ingin memasang gambar siap divaksin lantaran banyak masyarakat yang mulanya tak percaya pentingnya vaksinasi COVID-19.
"Saya ikut memasang poster atau gambar siap divaksin dengan alasan ingin menyuarakan ke masyarakat dgn harapan masyarakat yang tadinya menolak menentang vaksinasi tergerak untuk berubah pola pikirnya terkait vaksinasi COVID-19," kata dr Caisar.
Ia ingin dengan tersebarnya gambar siap di vaksin ini banyak publik yang lebih siap divaksin Corona. Ia berpesan untuk selalu cari tahu dulu soal kebenaran vaksinasi COVID-19 dan tak termakan hoax.
"Pesan saya utk masyarakat yang masih skeptis terhadap vaksin COVID-19 ini adalah agar lebih banyak mencari tahu, membaca, mencari literatur tentang vaksin, di Internet sudah banyak artikel yg memuat tentang efektivitas vaksinasi tersebut," jelasnya.
"Tak kenal maka tak sayang, jadi daripada langsung menolak, lebih baik kita cari tahu dulu kebenarannya," lanjutnya memberikan komentar mengapa dirinya ingin memuat gambar saya siap divaksin.
https://movieon28.com/movies/fantastic-beasts-and-where-to-find-them/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar