Galaxy Note20 Ultra dan ROG Phone 3 belum resmi dirilis. Pun begitu kedua ponsel gahar ini dinyatakan telah memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian.
Galaxy Note20 Ultra lebih dulu lolos. Ponsel yang mengusung kode Samsung SM-N985F ini mendapatkan sertifikat TKDN pada 10 Juli lalu dengan nilai 35,50%.
Sementara ROG Phone 3 mendapatkan sertifikasi TKDN pada 15 Juli lalu. Ponsel berkode Asus__I003DD ini mendapat nilai 30,20%.
detikINET lanjut memantau di situs Ditjen SDPPI Kominfo. Sayangnya kedua ponsel ini belum terlihat batang hidungnya, kemungkinan masih dalam proses pengujian.
Kendati begitu setidaknya lolosnya Galaxy Note20 Ultra dan ROG Phone 3 membuka kemungkinan kedua perangkat ini akan dirilis di Indonesia tak lama setelah dirilis.
Galaxy Note20 Ultra bakal diluncurkan 5 Agustus mendatang bersamaan dengan Galaxy Galaxy Fold 2, Galaxy Z Flip 5G dan Galaxy Tab S7. Lantaran masih dilanda pandemi COVID-19 kemungkinan acara peluncuran digelar secara online.
Berdasarkan bocoran, salah satu kelebihan Galaxy Note20 Ultra terletak pada kameranya. Mengikuti Galaxy S20 Ultra, kamera 108 MP bakal disematkan di bagian belakangnya. Mengenai kabar terbarunya, ponsel ini juga baru dinyatakan lolos sertifikasi NBTC Thailand beserta saudaranya Galaxy Note 20.
Beralih ke ROG Phone 3, ponsel gaming Asus ini direncanakan diumumkan pada 22 Juli mendatang. Sejumlah peningkatan akan dibawa dari pendahulunya.
Ponsel ini akan menjadi yang pertama mengadopsi chipset Snapdragon 865+. Berpadu dengan RAM 12 GB dan memori internal 512 GB.
Layarnya berukuran 6,659 inch Full HD+ AMOLED. Punya sensor sidik jari di layar dan dibekali baterai 6.000 mAh.
Ilmuwan Temukan Ikan Langka Hitam Bertampang Seram
Sekelompok peneliti menguak keberadaan makhluk laut dalam berwarna hitam dan bertampang seram. Hewan langka jenis dragonfish ini punya karakteristik kulit yang unik.
Dikutip dari Cnet, ikan ini mereka sebut sebagai ultra-black karena kulit sangat hitam dan mampu menyerap cahaya bioluminescent. Kulit ini membantu mereka bersembunyi dari predator.
Dalam studinya yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Current Biology, Alexander Davis dari Duke University yang memimpin penelitian ini menyebutkan bahwa mereka mengidentifikasi setidaknya 16 spesies ikan laut dalam dengan kulit yang mampu menyerap lebih dari 99,5% cahaya.
Sesuai namanya, penampakan dragonfish dan jenis ikan bertaring lainnya sama sekali tidak lucu. Bagi sebagian orang mungkin tampak mengerikan. Tapi ikan ini menarik perhatian para ilmuwan untuk pengembangan material ultra-black baru.
Hingga saat ini, material paling hitam sedunia dikenal dengan sebutan vantablack. Lapisan ultra-black ini dirancang untuk aplikasi di sektor pertahanan dan ruang, ada juga yang menggunakannya untuk arsitektur dan seni.
Namun vantablack bukan satu-satunya material super hitam yang ada saat ini. Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengumumkan ada materi super hitam baru di tahun lalu.
Ditemukannya hewan langka ultra-black bertampang seram ini, kemungkinan besar akan menambah daftar temuan material super hitam baru.
Riset ini menggunakan spektrometer untuk mengukur cahaya yang memantulkan kulit ikan yang ditemukan dari laut dalam Teluk Monterey dan Teluk Meksiko. Para penghuni laut dalam ini hidup pada kedalaman hingga satu mil di bawah permukaan laut.
"Ini adalah spesies paling gelap yang mereka temukan, ikan kecil yang ukurannya tidak lebih besar dari tee golf, menyerap begitu banyak cahaya," tulis Duke University mengumumkan temuan tersebut.
https://indomovie28.net/nande-koko-ni-sensei-ga-episode-1/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar