Bagi pasutri, kehamilan merupakan salah satu momen yang ditunggu setelah pernikahan. Memiliki bayi adalah salah satu anugerah yang sangat berharga.
Tetapi biasanya para wanita kurang menyadari ciri-ciri hamil saat awal masa kehamilan. Tanda kehamilan yang paling umum adalah mual, namun ada ciri lainnya yang ikut dirasakan wanita hamil.
Dikutip dari Healthline, berikut delapan ciri-ciri hamil yang dialami wanita.
1. Adanya bercak dan kram
Salah satu ciri-ciri hamil pada wanita adalah munculnya bercak dan kram. Hal ini terjadi sekitar 10-14 hari atau minggu keempat setelah pembuahan, blastokista akan ditanamkan di endometrium, lapisan rahim.
Itu yang menyebabkan pendarahan implantasi, yang acap kali disalahartikan sebagai menstruasi. Tanda pendarahan implantasi di antaranya muncul bercak darah berwarna merah muda, merah, maupun cokelat.
Pendarahan tersebut terjadi kurang dari tiga hari, yang diikuti rasa nyeri ringan sampai berat.
2. Meningkatnya suhu tubuh
Pada awal kehamilan, wanita akan mengalami peningkatan suhu tubuh di pagi hari. Suhu inti tubuh juga lebih mudah meningkat selama berolahraga atau ketika cuaca panas. Jika mengalami peningkatan suhu, pastikan untuk meminum lebih banyak air.
3. Mudah lelah
Munculnya kelelahan umumnya dapat terjadi kapan pun selama masa kehamilan, salah satunya di awal kehamilan. Hal ini terjadi saat kadar progesteron meningkat sehingga membuat tubuh cepat lelah dan merasa mengantuk.
Pada awal kehamilan, disarankan bagi wanita untuk beristirahat dengan cukup. Peningkatan detak jantung selama awal kehamilan pun dapat terjadi sehingga menyebabkan rasa lelah.
4. Perubahan payudara
Perubahan pada payudara menjadi ciri-ciri hamil lainnya yang terlihat pada minggu keempat dan keenam. Hal tersebut mungkin terjadi karena meningkatnya hormon yang memungkinkan payudara menjadi mengembang dan bengkak.
Puting payudara pun akan berubah warna menjadi kegelapan. Saat mengalami nyeri di payudara selama hamil, gunakan bra yang nyaman, bantalannya pas, dan tanpa kawat.
Apa saja ciri-ciri hamil lainnya dirasakan wanita?
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI
https://movieon28.com/movies/buppha-ratree-a-haunting-in-japan/
Rekor 12.818 Kasus Baru! Total Positif COVID-19 Per 15 Januari 882.418
Jumlah kasus terkonfirmasi positif virus Corona COVID-19 bertambah 12.818 kasus pada Jumat (15/1/2021). Total positif menjadi 882.418, sembuh 718.696, dan meninggal 25.484.
Sementara itu jumlah spesimen yang diperiksa hari ini tercatat sebanyak 72.957, sedangkan suspek yang diamati sebanyak 66.573
Berikut perkembangan kasus Corona di Indonesia hari ini:
Kasus positif bertambah 12.818 menjadi 882.418
Pasien sembuh bertambah 7.491 menjadi 718.696
Pasien meninggal bertambah 238 menjadi 25.484
Sebelumnya pada Kamis (14/1/2021), tercatat jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 869.600, sembuh 711.205, dan meninggal 25.246 kasus.
Alert Jabar! Kasus Corona Tembus 3 Ribu, Lewati DKI
Pemerintah melaporkan penambahan kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Jumat (15/1/2021). Ada penambahan 12.818 kasus, sehingga total pasien terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 882.418 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 3.095 kasus, disusul DKI Jakarta sebanyak 2.541 kasus dan Jawa Tengah sebanyak 1.993 kasus baru per 15 Januari.
Detail perkembangan virus Corona Jumat (15/1/2021), adalah sebagai berikut:
Kasus positif bertambah 12.818 menjadi 882.418
Pasien sembuh bertambah 7.491 menjadi 718.696
Pasien meninggal bertambah 238 menjadi 25.484
Tercatat sebanyak 72.957 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 66.573.
Sebaran 12.818 kasus baru Corona di Indonesia pada Jumat (15/1/2021).
Jawa Barat: 3.095 kasus
DKI Jakarta: 2.541 kasus
Jawa Tengah: 1.993 kasus
Jawa Timur: 1.198 kasus
Sulawesi Selatan: 649 kasus
Kalimantan Timur: 598 kasus
Bali: 311 kasus
Banten: 281 kasus
DI Yogyakarta: 262 kasus
Sulawesi Tengah: 248 kasus
Sumatera Barat: 191 kasus
Riau: 170 kasus
Lampung: 166 kasus
Sulawesi Utara: 128 kasus
Kalimantan Selatan: 107 kasus
Papua: 99 kasus
Sumatera Utara: 98 kasus
Sumatera Selatan: 92 kasus
Kalimantan Tengah: 84 kasus
Kalimantan Utara: 62 kasus
Nusa Tenggara Barat: 58 kasus
Nusa Tenggara Timur: 57 kasus
Jambi: 51 kasus
Maluku: 46 kasus
Bangka Belitung: 45 kasus
Sulawesi Tenggara: 35 kasus
Kalimantan Barat: 34 kasus
Bengkulu: 27 kasus
Kepulauan Riau: 26 kasus
Maluku Utara: 25 kasus
Papua Barat: 20 kasus
Aceh: 16 kasus
Gorontalo: 3 kasus
Sulawesi Barat: 2 kasus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar