Keputusan Xiaomi menghilangkan charger dari kotak penjualan Mi 11 disambut oleh pro dan kontra dari Mi Fans. Apalagi beberapa pihak yang tidak setuju dengan keputusan ini mengatakan Xiaomi hanya mengikuti langkah Apple.
CEO Xiaomi Lei Jun langsung membantah tuduhan tersebut. Dalam siaran langsung di media sosial China, Lei Jun mengatakan langkah untuk menjual ponsel tanpa charger adalah idenya sendiri sejak lima tahun yang lalu dan bukan mencontek Apple, seperti dikutip dari Gizmochina, Rabu (6/1/2021).
Lei Jun mengatakan ia pernah melontarkan pertanyaan tentang isu ini di media sosial Weibo pada tahun 2015 untuk mendapatkan opini dari pengguna Xiaomi. Saat itu, pertanyaan Lei Jun ini dimuat di beberapa media, termasuk oleh detikINET.
Dalam unggahannya di Weibo lima tahun yang lalu, Lei Jun mengatakan alasannya untuk menjual ponsel tanpa charger agar lebih ramah lingkungan. Tapi ada beberapa pengikutnya yang mengatakan hal ini dilakukan untuk memangkas biaya.
Dalam siaran langsungnya, Lei Jun mengatakan lima tahun yang lalu ia memiliki banyak charger yang tidak terpakai dan hanya berdiam di laci. Akhirnya saat Xiaomi pindah ke markas baru setahun yang lalu, mereka harus membuang beberapa kotak berisi charger yang tidak terpakai.
Karena itu, Lei Jun akhirnya mewujudkan keinginannya sejak lima tahun yang lalu untuk menjual ponsel tanpa adapter charger di kotak penjualannya dengan opsi untuk membelinya secara terpisah.
Saat meluncurkan Mi 11, Xiaomi menjualnya tanpa charger secara default. Tapi pengguna bisa membeli paket yang telah di-bundle dengan charger 55W GaN dengan harga yang sama.
Namun, sepertinya Mi Fans di China tidak begitu antusias menyambut Mi 11 edisi ramah lingkungan. Dari 350.000 unit Mi 11 yang terjual di hari pertama penjualan di China, hanya 20.000 unit tanpa charger yang terjual, atau sekitar 6% dari total penjualan.
https://kamumovie28.com/movies/the-sister-in-law/
Fitur OPPO Reno5 Ini Bisa Abadikan Dua Momen Berbeda Sekaligus
OPPO Indonesia memastikan smartphone Reno5 bakal diumumkan di Tanah Air pada 12 Januari 2021 mendatang. Smartphone pertama OPPO di awal tahun ini mengunggulkan fitur videografi yang akan memberikan pengalaman penggunanya dalam mengabadikan dua momen berbeda dalam satu waktu secara bersamaan.
Beberapa momen spesial yang terkadang membutuhkan kedua cerita dan gambar serta memiliki ekspresi dan reaksi di masing-masing sisi akan mudah diabadikan dengan fitur di dalam OPPO Reno5 ini. Pengguna juga nanti tidak akan bingung untuk memakai kamera depan atau belakang untuk mengabadikan momen spesial tersebut.
Sebab, OPPO Reno5 ini akan hadir membawa banyak fitur baru untuk perekaman video, antara lain: AI Mixed Portrait, Dual-view Video, serta AI Highlight Video yang terdiri dari Live HDR & Ultra Night Video. Fitur baru ini akan memberikan keleluasaan bagi anak muda dalam berkarya di media sosial.
Adapun, fitur untuk mengabadikan dua momen berbeda secara sekaligus itu ada Dual-view Video. Fitur ini memungkinkan video ditangkap melalui kamera depan dan belakang secara bersamaan. Perekaman ganda dengan perspektif berbeda ini dapat dengan mudah menyatukan pengguna dan objek yang direkam dalam sebuah bingkai video yang sama.
Selain itu, fitur ini bisa merekam semua hal seru yang terjadi di depan pengguna, sekaligus merekam reaksi dan ekspresi orang yang merekam di belakang kamera. Pengguna juga bisa abadikan momen kebersamaan dengan kedua cerita dan perspektif yang lengkap, tanpa ada momen yang terlewatkan dengan Dual-view Video dari Reno5 ini, seperti hal nya pada video di bawah ini.
Sebagai informasi tambahan, OPPO Reno5 akan dibekali fitur AI Mixed Portrait yang memiliki kemampuan menggabungkan video portrait namun dengan video latar belakang. Fitur ini menjadi yang pertama hadir di industri smartphone dengan menghadirkan efek video eksposur ganda. Sementara, fitur AI Highlight Video, memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menerapkan skenario pencahayaan otomatis berdasarkan kondisi perekaman.
Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa mengunjungi laman resmi dan sosial media OPPO Indonesia di sini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar