Rabu, 06 Januari 2021

Menkes Sebut Sudah 500 Lebih Nakes Gugur: Tolong Batasi Mobilitas!

 Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia saat ini sudah mulai kewalahan menangani COVID-19. Selain itu, lebih dari 500 tenaga kesehatan gugur dalam bertugas.

Untuk mencegah bertambahnya jumlah nakes yang gugur saat bertugas, Menkes Budi meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mengurangi mobilitas.


"Sudah lebih dari 500 tenaga kesehatan kita yang wafat. Oleh karena itu, saya minta tolong, tolong kita bantu mereka, kita lindungi mereka, kita jaga mereka dengan mengurangi mobilitas dalam 2 minggu, mulai tanggal 11 Januari seperti yang diarahkan Pak Menko (Menteri Perekonomian)," kata Menkes Budi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/1/2021).


Menkes Budi menegaskan seluruh masyarakat harus membantu untuk menjaga, melindungi, dan mengawal tenaga medis yang berjuang menangani COVID-19. Ia terus mengingatkan agar masyarakat bisa ikut mengurangi mobilitas selama dua minggu yang akan di mulai pada 11 Januari mendatang.


"Ini untuk menjaga, melindungi, dan mengawal rekan-rekan tenaga kesehatan kita. Sudah cukup 500 orang yang wafat, jangan lebih banyak lagi," ujarnya.


"Tolong bantu mereka dengan kurangi mobilitas teman-teman selama 2 minggu dan jangan lupa memakai masker. Itu adalah hal yang sangat penting selain mencuci tangan dan menjaga jarak," pungkasnya.


Terkait anjuran tersebut, pemerintah menetapkan pembatasan baru pada 11-25 Januari 2021. Sejumlah wilayah dengan kriteria tertentu termasuk dalam pembatasan ini, terutama di wilayah Jawa dan Bali.

https://trimay98.com/movies/the-island/


Jelang Vaksinasi COVID-19, Menkes Ingatkan Puskesmas yang Tak Punya Kulkas


Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan kepada seluruh puskesmas di Indonesia untuk melapor jika kekurangan lemari pendingin untuk penyimpanan vaksin Corona.

"Tolong segera mengontak Dinas Kesehatan terdekat, tolong kontak Kementerian Kesehatan dan aparat yang terdekat," kata Budi di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/1/2021).


Pasalnya, lemari pendingin ini berfungsi agar vaksin Corona yang akan diberikan kepada masyarakat tidak rusak dan tetap terjaga efektivitasnya.


Selain mengontak Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan, Budi mengatakan, puskesmas yang kekurangan lemari pendingin juga bisa mengontak ke salah satu sosial media miliknya. Contohnya, ke Twitter @BudiGSadikin.


"Kalau perlu juga bisa dikirimkan ke Twitter, Instagram atau Facebook saya, supaya kami bisa cepat menangani," ujarnya.


Ini dilakukan demi kelancaran program vaksinasi COVID-19 di Indonesia yang akan mulai dilaksanakan pada 13 Januari mendatang. Pada tahapan pertama, Budi menyebut penyuntikan vaksin Corona kepada 1,6 juta tenaga kesehatan harus bisa selesai di bulan Januari-Februari.


"Tahap pertama yang 1,6 juta tenaga kerja kesehatan ini kami rencanakan selesai di bulan Januari dan Februari tahapan berikut yang lebih besar, yaitu tahapan untuk 17,4 juta tenaga layanan publik dan 21,5 juta rakyat dengan usia lanjut," jelasnya.

https://trimay98.com/movies/the-isle/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar