Rabu, 13 Januari 2021

Sony Airpeak, Drone Profesional yang Bisa Gotong Mirrorless Alpha

 Sony tampil di CES 2021 dengan lini produk yang benar-benar baru, yaitu drone. Ya, Sony kini punya drone-nya sendiri yang bernama Airpeak.

Airpeak diklaim Sony sebagai drone terkecil yang bisa menggotong lini kamera Alpha, dan memang didesain untuk pembuatan konten video serta fotografi profesional, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (12/1/2021).


Tak banyak informasi teknis terkait drone ini. Baik itu spesifikasi, kemampuan, ataupun harganya, masih belum jelas benar.


Namun Sony menyebut sudah menjajaki kemungkinan penggunaan Airpeak untuk merekam video landscape dan perkotaan. Mereka juga menunjukkan kemampuan Airpeak saat merekam mobil konsep Vision-S.

Namun yang jelas model yang dipamerkan di CES 2021 ini bertipe quadcopter, dengan landing gear yang bisa dilipat ke atas saat drone sudah mengudara agar tak menghalangi pandangan kamera.

Sony memang belum pernah merilis atau membuat dronenya sendiri, namun kamera seri Alpha mereka bisa dibilang adalah salah satu yang terbaik. Bahkan DJI pun sampai menawarkan mounting khusus untuk produk Sony Alpha.


Airpeak ini sebenarnya sudah diumumkan sejak awal November 2020 lalu, dan peluncurannya dijadwalkan akan terjadi pada musim semi 2020.

Sejauh ini, diCES 2021 Sony bakal merilis beberapa produk, salah satunya adalah lini televisi Bravia baru yang bakal tersedia dalam pilihan panel LED dan OLED, dengan ukuran dari 50 sampai 100 inch. TV tersebut bakal dilengkapi HDMI 2.1, antarmuka Google TV dan prosesor baru yang bernama Cognitive Processor XR.


Kehadiran HDMI 2.1 ini terbilang penting, karena standar ini yang dipakai di PlayStation 5 (PS5) dan Xbox Series X yang ingin memainkan game di resolusi 4K dengan frame rate 120fps.


Namun selain itu, pemakaian Cognitive Processor XR, bisa dibilang adalah peningkatan fitur terbesar dibanding Bravia generasi sebelumnya. Ini adalah chip pemroses gambar dan suara terbaru dari Sony yang diklaim bisa menyesuaikan pengaturan gambar dan suara berdasar lingkungan sekitar.


Berbeda dibanding AI konvensional, yang disebut hanya bisa mendeteksi dan menganalisa elemen gambar seperti warna, kontras, dan detil, prosesor baru ini diklaim bisa melakukan analisa beberapa elemen sekaligus, seperti otak manusia.

https://trimay98.com/movies/kakak/


Parler Tumbang, Pendukung Trump Serbu Medsos Lain


Aplikasi medsos Parler di Amerika Serikat tak diberi tempat di Google Play Store, App Store, dan Amazon karena dianggap menjadi penyebar kebencian dan kekerasan. Para pendukung Donald Trump pengguna Parler bedol desa ke medsos lain.

Usai Parler Tumbang, aplikasi jejaring sosial lain yang dianggap bisa mewadahi kebebasan berpendapat diserbu pengguna. Melansir TechCrunch, Selasa (12/1/2021), aplikasi seperti MeWe dan Clouthub mencatatkan peningkatan jumlah unduhan signifikan setelah Parler didepak dari tiga vendor besar tersebut.


MeWe telah beroperasi sejak 2012. Berdasarkan data Apptopia, secara keseluruhan aplikasi ini telah didownload sebanyak 16 juta kali di berbagai platform.


Sejak momen pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) pada Oktober hingga November 2020, terpantau ada peningkatan signifikan jumlah pengunduh MeWe. Aplikasi ini dipilih oleh pengguna -disinyalir banyak pendukung Donald Trump- yang merasa dibatasi aktivitasnya oleh media sosial mainstream seperti Facebook dan Twitter.


Mereka aktif menyebarluaskan suara dukungan untuk Trump hingga argumen soal kecurangan di Pilpres Mengutip TechCrunch, pihak MeWe menyatakan sejak Parler diblokir dari Play Store, AppStore, dan Amazon, mereka kedatangan sekitar 1 juta pengguna baru dari lintas platform.


Bahkan, per Senin (11/1), MeWe mencatat rata-rata 20 ribu pengguna baru masuk setiap jamnya. Banyaknya pengunduh MeWe membuat aplikasi tersebut masuk ke peringkat 10 besar top charts AppStore AS. Pada Minggu (10/1), MeWe menduduki peringkat 7 kategori aplikasi gratis di Play Store AS.


Aplikasi lain yang naik daun usai Parler tumbang, yakni Clouthub. Aplikasi yang baru beroperasi pada Januari 2019 ini muncul sebagai jejaring sosial untuk bersosialisasi dan membina jaringan politik. Mereka mengusung misi bisa membuat aspirasi semua orang didengar.

https://trimay98.com/movies/the-house-on-pine-street/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar