Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac tiba di Indonesia dari China pada Minggu (6/12/2020). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut kabar ini, berharap Indonesia bisa segara mencegah bawah virus Corona COVID-19.
Dalam sambutan yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi menjelaskan ke depannya masih akan tiba lagi 1,8 juta dosis dan 15 juta dosis vaksin COVID-19 secara bertahap. Lalu menyusul 30 juta dosis vaksin COVID-19 dalam bentuk bahan baku di bulan Januari 2021.
Kapan program vaksinasi ini dimulai masih menunggu perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Jokowi berpesan agar masyarakat bersabar dan tetap menjalankan protokol kesehatan karena tidak semua orang bisa langsung sekaligus divaksin."Kita amat bersyukur, alhamdulillah, vaksin sudah tersedia. Artinya kita bisa segera mencegah meluasnya wabah COVID-19," kata Jokowi.
"Meski vaksin sudah ada kita tetap harus menjalankan prtokol kesehatan. Tetap disiplin 3M: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan harus selalu kita lakukan," pungkasnya.
https://tendabiru21.net/movies/the-reader/
Fakta-fakta Mr P yang Sering Ereksi di Pagi Hari
- Ereksi spontan di pagi hari merupakan hal yang biasa bagi pria. Namun, mungkin ada juga sebagian pria yang bertanya-tanya mengenai penyebab ereksi di pagi hari hingga menimbulkan rasa khawatir.
Dikutip dari Healthline, berikut lima fakta ereksi di pagi hari pada pria.
1. Rangsangan fisik
Ereksi spontan atau random boner, terjadi karena beberapa hal yang terjadi di dalam tubuh. Hal itu bisa jadi karena adanya rangsangan fisik. Misalnya ketika tidur, organ intim bisa saja bergesekan dengan sprei dan dianggap sebagai rangsangan. Sebagai respons, maka penis akan ereksi.
2. Perubahan hormon
Saat pagi hari, testosteron pria meninggi setelah bangun dari tahap rapid eye movement (REM). Peningkatan hormon ini mungkin menyebabkan ereksi, bahkan tanpa adanya stimulasi fisik.
Ketika usia bertambah biasanya antara usia 40 dan 50 tahun, kadar testosteron alami mulai turun, ketika level ini menurun, episode NPT bisa menurun juga. Tes ereksi nokturnal atau Nocturnal Penile Tumescence (NPT) memeriksa apakah seorang pria mengalami ereksi normal selama tidur.
Adanya kenaikan hormon testosteron secara mendadak bisa menjadi alasan penis ereksi secara spontan meski tak ada rangsangan fisik.
3. Relaksasi otak
Otak yang memasuki fase rileks bisa menyebabkan ereksi spontan. Selama terjaga, tubuh akan melepaskan hormon yang menekan ereksi. Namun ketika tubuh rileks, hormon ini bisa berkurang sehingga otak memerintahkan tubuh memompa darah ke penis.
4. Siapa saja yang mengalami ini?
Pria berbagai usia bisa mengalami ereksi saat tidur (NPT) dan merupakan pertanda darah dan sistem saraf berfungsi dengan baik di dalam maupun di sekitar penis. Anak laki-laki berusia enam hingga delapan tahun bisa mengalami NPT, begitu pun pada pria berusia 60-an dan 70-an.
Pria bisa mengalami ereksi tiga hingga lima kali setiap malam, tidak terkait dengan apa yang ada dalam mimpi. NPT dapat bertahan lebih dari 30 menit. Beberapa pria mungkin mengalami ereksi selama dua jam selama tidur dan ereksi akan berkurang dalam beberapa menit setelah bangun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar