Rabu, 09 Desember 2020

Kenapa Networking Bisa Lebih Penting dari Modal Dalam Berbisnis?

 Jaringan atau networking menjadi bagian penting dalam kegiatan bisnis. Saking pentingnya, networking bahkan kerap dianggap lebih penting dari permodalan dalam bisnis.

Lalu, apa yang menyebabkan networking ini penting?


Founder CPN Group Chandra Putra Negara menjelaskan, networking dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis. Dari networking, pengusaha bisa menemukan lini bisnis baru hingga rekan bisnis baru.


Menurutnya, networking merupakan sesuatu yang penting tapi tidak mendesak. Dia bilang tidak mendesak karena tidak langsung mendatangkan omzet.


"Kenapa kita harus networking, networking itu untuk memastikan me-scale up bisnis kita agar lebih besar. Kita menemukan lini usaha yang baru, kita menemukan partner usaha baru, kita juga bisa keluar dari keterbatasan-keterbatasan kita yang masih ada. Jadi networking itu sesuatu yang sifatnya sangat penting tapi memang tidak mendesak," katanya dalam acara d'Mentror detikcom, Selasa (7/12/2020).


"Kenapa? Networking tidak mendatangkan omzet, belum, tapi akan jauh lebih besar bahkan lebih besar dari yang kita bayangkan," sambungnya.


Dia melanjutkan, sulit mengembangkan bisnis jika jaringan yang dimiliki kecil. Maka itu, dalam bisnis penting untuk mendapat jaringan yang lebih besar.


"Kalau mau omzetnya Rp 2 miliar per bulan ya kita harus networking yang omzetnya Rp 2 miliar per bulan. Apalagi kita mau mempunyai Rp 1 triliun per bulan ya kita harus circle orang yang punya omzet triliunan," katanya.


Lanjutnya, yang jadi masalah ialah kemampuan untuk menjaring networking khususnya dengan orang-orang atau pihak yang status levelnya lebih tinggi. Terkadang, banyak orang minder untuk membuat jaringan.


"Kalau kita belum apa-apa sudah minder 'Ah mana mau dia berteman dengan orang levelnya kaya saya'. Nah jadi kita belum networking tapi kita belum-belum, sudah sudah punya asumsi-asumsi negatif yang artinya menghambat diri kita sendiri untuk maju," ujarnya.

https://indomovie28.net/movies/blusukan-jakarta/


Usai Ikut Kartu Prakerja, Ibu Rumah Tangga Ini Sukses Jual Brownies


 Oktifiana Resti (30) merupakan ibu rumah tangga dan salah satu peserta Kartu Prakerja gelombang ke lima. Ia mengaku telah merasakan manfaat dari berbagai program pelatihan hasil kurasi Tokopedia sejak Agustus 2020.

"Pandemi sangat berdampak pada ekonomi keluarga, terlebih pada suami saya yang bekerja di bidang perhotelan. Jadi ketika mendapatkan kesempatan mengikuti program Kartu Prakerja, saya berusaha memanfaatkannya semaksimal mungkin dan berharap ada sesuatu yang bisa dilakukan pascapelatihan untuk membantu menstabilkan finansial keluarga saya," ungkap Resti dalam keterangan tertulis, Selasa (8/12/2020).


Dalam waktu hampir lima bulan, Resti telah mengikuti berbagai kelas, seperti kelas ilustrasi, baking class dan pelatihan menjadi barista. Di setiap pelatihan, ada mentor berpengalaman yang mengirimkan materi untuk peserta.


Ia mengatakan disediakan pula wadah diskusi khusus usai pelatihan yang bisa dimanfaatkan sebagai forum diskusi dan konsultasi. Setelah mengikuti sejumlah kelas, Resti memberanikan diri memulai bisnis browniesnya 'Gawekitchen' pada Oktober 2020.


"Usaha saya ternyata mendapat respons baik dari teman-teman dan masyarakat. Alhamdulillah sekarang melalui Gawekitchen, saya bisa ikut membantu menstabilkan finansial keluarga yang terdampak pandemi," kata Resti.


Resti pun membagikan tips agar dana insentif Kartu Prakerja bisa cepat dicairkan, "Ikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan benar, jangan menunda memberikan ulasan dan penilaian agar sertifikat segera diterbitkan. Manfaatkan dan habiskan saldo pelatihan sebelum batas waktu yang ditentukan."


Sementara itu, Sales Operation & Product Senior Lead (Digital Goods) Tokopedia, Jonathan Gilbert Tricahyo mengatakan Tokopedia yang selama ini berperan sebagai penghubung antara penyedia kelas/pelatihan daring Kartu Prakerja dengan masyarakat yang membutuhkan, mengungkap tingginya antusiasme peserta akan program besutan Kemenko Bidang Perekonomian RI ini.


"Kelas atau pelatihan terkait kewirausahaan, makanan dan minuman, serta pemasaran online menjadi yang paling diminati masyarakat," ujarnya.

https://indomovie28.net/movies/the-city-of-your-final-destination/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar