Beberapa waktu lalu Oppo memperkenalkan Reno5 dan Reno5 Pro di China. Sayangnya Reno5 Pro dipastikan tak mendarat di Indonesia.
"Banyak sekali informasi spesifikasi perangkat Reno5 yang telah beredar, begitu pula dengan beberapa variannya setelah peluncuran perangkat resmi ini di China. Namun, untuk pasar Indonesia tidak akan ada varian Pro, kami hanya berfokus pada perangkat Reno5 saja," terang Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia.
Tak hanya itu Aryo pun memastikan kalau Reno5 yang dirilis di Indonesia memiliki spesifikasi yang berbeda dari China. Perbedaannya bisa terletak pada konfigurasi jeroan yang diusung seperti prosesor, kapasitas RAM dan memori internal, serta fitur di ColorOS.
Absennya varian Pro series pada lini seri Reno5 sesungguhnya pernah dilakukan Oppo pada seri Reno generasi kedua. Kala itu mereka hanya menghadirkan perangkat Reno2 yang hadir dengan spesifikasi tertinggi dan Reno2 F yang hadir dengan harga yang lebih terjangkau.
Mungkin saja pakem itu kembali diulang. Oppo tak menghadirkan varian Pro, namun merilis versi terjangkau dari Reno5 di Indonesia. Kita tunggu saja.
Reno5 sendiri dipastikan membawa fitur Quad AI 64 Megapixel, single punch hole screen, ColorOS 11 yang akan ditingkatkan, serta fitur perekaman video seperti AI Color Portrait, AI Monochrome Video dan terbaru AI Live HDR video.
Kemudian dari sisi penampilan luar, perangkat tersebut membawa dua pilihan warna Fantasy Silver dan Starry Black. Keduanya punya berat 171 gram dan ketebalan berbeda, 7,7mm untuk starry black dan 7.8mm untuk fantasy silver.
Oppo Reno5 membawa sistem pengisian dengan USB Type-C namun belum diketahui berapa kecepatan pengisian yang diusung. Menariknya, Reno5 tetap menyediakan jack 3.5mm untuk dukungan audio.
https://cinemamovie28.com/movies/the-taste-of-next-door-sister/
Kerja Keras Moderator PornHub Lihat 400 Video Mesum Tiap Hari
Situs khusus dewasa PornHub tengah jadi sorotan lantaran disebut membiarkan video ilegal, sebut saja pemerkosaan atau mereka yang di bawah umur. Mengambil momen ini, seorang mantan moderator situs yang berbasis di Kanada itu buka suara soal pengalamannya.
Dalam wawancara dengan Business Insider, sang moderator yang meminta anonim menuding PornHub terkesan rileks dalam menyaring video sehingga jenis yang ilegal dan meresahkan merebak di situsnya.
Dari pengalamannya, para penyaring konten diminta tetap membiarkan 'video-video aneh' dan bisa mengemukakan alasan unik untuk tidak menghapusnya. Mungkin itulah salah satu alasan kenapa berbagai video yang bahkan tidak patut untuk situs dewasa tetap ada.
Para moderator itu diharuskan memeriksa 400 video sebagai kuota mereka tiap hari. Pekerjaan mereka diawasi ketat sehingga sebagian karyawan merasa terpaksa dan akhirnya muak melihat video-video aneh.
Moderator yang gagal memenuhi kuota itu terancam dipecat walau mereka merasa tidak nyaman melihat begitu banyak video tidak pantas. Sumber anonim ini pun menilai praktik perusahaan PornHub kurang baik.
"Sebagai pemimpin di industri porno, di hiburan dewasa, saya pikir merupakan kewajiban moral mereka untuk berbuat lebih banyak lagi," kata dia, dikutip detikINET dari Daily Mail, Senin (21/12/2020).
Pornhub sedang dilanda kontroversi setelah laporan dari New York Times menyebut situs ini penuh dengan video pemerkosaan pada wanita dan yang berusia di bawah umur. Media berpengaruh itu kemudian menyarankan layanan pembayaran seperti Mastercard atau Visa memutuskan kerja sama dengan Pornhub, yang akhirnya dilakukan kedua perusahaan keuangan itu.
Sebagai respons, Pornhub mengumumkan penghapusan jutaan video yang di-upload oleh para user-nya. Upload video dibatasi dari user yang sudah terverifikasi saja. Pornhub menyebutnya sebagai persyaratan paling ketat di antara situs sejenis yang memperoleh konten dari para user atau penggunanya.
"Artinya, semua konten di Pornhub adalah dari user yang terverifikasi, sebuah persyaratan yang belum diterapkan platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, Snapchat, dan Twitter," sebut Pornhub.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar