Rabu, 22 Januari 2020

5 Tips Agar Selfie Tak Berujung Maut

Selfie sudah menjadi kebutuhan saat liburan. Namun, banyak traveler yang mengabaikan keselamatan hanya untuk selfie.

Tren liburan tak bisa lepas dari foto-foto dan selfie. Banyak wisatawan yang rela bersusah payah untuk mendapatkan foto instagrammable. Tak jarang, wisatawan mengabaikan keselamatan hanya untuk selfie.

Belakangan, tren selfie berbahaya semakin marak. Turis-turis rela untuk berpose di area yang berbahaya hanya untuk selfie yang instagrammable. Bahkan tren ini sudah banyak memakan korban.

Sebut saja wisatawan yang tewas di Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu. Selfie yang berujung maut dikenal dengan nama Killfie atau killing selfie.

Dihimpun detikcom dari berbagai sumber, Jumat (7/6/2019) inilah beberapa tips selfie aman saat liburan.

1. Fokus

Saat selfie, terkadang traveler lupa untuk memperhatikan keadaan sekitar. Seringkali, kamu tersandung atau terjatuh.

Tidak fokus saat mengambil foto bisa membuatmu celaka. Untuk itu pastikan kamu berpijak di tempat yang aman dan tetap fokus terhadap keadaan sekitar.

2. Pelajari medan

Banyak tempat-tempat cantik yang menantang traveler untuk berfoto. Untuk bisa tetap aman, tak ada salahnya traveler mempelajari medan.

Cari referensi tentang tempat tersebut. Lihat keadaan sekitar, apakah aman jika berada di sana dalam waktu yang cukup lama. Kemudian pastikan ada tempat berpegang yang kokoh saat mengambil foto.

3. Jangan ambil resiko

Seorang wisatawan sedang mengambil selfie di tepi Sungai Gangga, India. Terpeleset, pria tersebut coba diselamatkan oleh 6 orang yang berada di sekitarnya. Namun, akhirnya mereka bertujuh harus mati karena tenggelam.

Ini menjadi pelajaran bagi wisatawan untuk tidak nekad saat mengambil selfie. Maunya foto bagus, yang ada malah berujung maut.

Jangan pernah mengambil resiko!

4. Ikuti peraturan

Saat liburan ke taman nasional atau kebun binatang usahakan untuk tetap mengikuti peraturan. Jangan coba-coba untuk melalui jalur yang ditutup atau membuka kaca mobil untuk selfie dengan binatang buas.

Intinya kalau kamu bisa selfie dengan binatang buas, kamu sudah terlalu dekat. Tetap ikuti peraturan ya..

5. Jangan selfie sambil berkendara

Mungkin selfie jadi obat segar untuk traveler bagi traveler yang bosan dalam perjalanan mudik. Tapi jangan sekali-kali selfie saat menyetir.

Karena keselamatan adalah hal yang utama. Jangan pertaruhkan nyawa hanya untuk foto selfie ya traveler.

Gaet Turis Australia, Kemenpar Promosikan Penerbangan Perth-Lombok

 Transformasi Lombok sebagai Bali Baru bakal lebih maksimal dengan hadirnya AirAsia yang memperlancar aksesibilitas jalur udara. Selain menjadikannya sebagai pusat operasi (hub), AirAsia juga membuka rute baru Perth-Lombok. Untuk itu, Kemenpar akan mengadakan familiarization trip (famtrip) sebagai strategi promosi kepada masyarakat Australia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengatakan peluncuran rute Perth-Lombok secara tidak langsung akan memperkenalkan keelokan pantai-pantai Lombok, termasuk situs-situs selancar dan penyelaman terbaik, serta indahnya pemandangan alam dan pegunungan di Lombok kepada puluhan ribu warga Australia.

"Untuk mendukung hal itu, kita juga akan menggelar famtrip pada 10-12 Juni nanti. Pesertanya antara lain travel writer dan awak media dari Australia. Ada 6 orang yang akan kita ajak dalam kegiatan tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/6/2019).

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV (Australia, Selandia Baru, dan Oseania) Kemenpar Edy Wardoyo menambahkan, famtrip sangat efektif untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Cara ini lebih murah ketimbang memasang iklan di luar negeri dan media. Oleh karena itu, Kemenpar sering menggunakan metode tersebut untuk memperkenalkan pariwisata di Indonesia, termasuk di Lombok nanti.

"Kita akan bawa peserta famtrip mengunjungi Gili Trawangan dan Pantai Senggigi. Kedua destinasi tersebut kami ke depankan karena sejauh ini memang dikenal memiliki pemandangan yang eksotis dan paling banyak dikunjungi wisatawan. Mudah-mudahan wisatawan semakin penasaran dengan Lombok dan tertarik untuk mengeksplorasi destinasi lain," ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan menjelaskan, penerbangan perdana Perth-Lombok akan dilakukan pada 9 Juni nanti. Pembukaan rute baru tersebut merupakan kelanjutan dari komitmen AirAsia untuk membuka hub di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Harapannya, ini dapat mempercepat pemulihan pariwisata Lombok pasca gempa 2018 silam.

"Dalam beberapa bulan ke depan, Lombok akan menjadi tujuan wisata yang semakin diminati warga Australia, apalagi dengan penerbangan yang relatif singkat dari Perth. Ini merupakan awal pembentukan hub terbaru AirAsia," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar