Rabu, 22 Januari 2020

Sunset Swim Classic Awali Keseruan Bintan Triathlon 2019

Rangkaian event sport tourism Bintan Triathlon 2019 telah dimulai. Sebagai pembuka, digelar Sunset Swim Classic atau perlombaan renang di laut sejauh 1.000 meter yang diadakan di pantai Bintan Lagoon Resort.

Ketua Tim Calendar of Event Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Esthy Reko Astuty menjelaskan Sunset Swim Classic adalah event pendukung Bintan Triathlon karena tidak semua wisatawan yang datang ikut Bintan Triathlon. Sebagian dari mereka datang untuk mengikuti Sunset Swim Classic.

"Lomba ini konsepnya untuk keluarga. Oleh karena itu pesertanya dari berbagai usia. Ada yang tua, ada juga yang anak-anak. Laki-laki dan perempuan terlibat," tutur Esthy dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/6/2019).

Ia menjelaskan event ini lebih dari sekadar menang atau kalah, karena seluruh peserta yang menginjak finis mendapatkan medali. Menurutnya event ini lebih kepada mengenalkan keindahan pantai Bintan ke wisatawan.

Sunset Swim Classic diikuti 61 peserta yang berasal dari mancanegara, seperti Singapura, Malaysia, dan sejumlah negara Eropa. Selain itu ada juga Sunset Swim Classic khusus peserta Indonesia. Event ini melombakan berbagai kategori berdasarkan usia, mulai dari usia 12 tahun hingga 41 tahun.

Sementara itu Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar, Dessy Ruhati menjelaskan tidak hanya Sunset Swim Classic yang digelar. Ada juga Beach Soccer Kids, yang bukan merupakan kompetisi.

"Jadi anak-anak diajak untuk bermain bola bersama-sama. Kita mengajak mereka gembira, agar anak-anak yang hadir tidak bosan selama orang tuanya berlomba. Tidak ada aturan resmi, kita hanya ingin menghadirkan keceriaan untuk anak-anak," jelas Dessy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun turut memberikan apresiasinya untuk perhelatan Bintan Triathlon 2019. Apalagi keseruan sudah hadir meski event utama belum berlangsung.

"Bintan tahu bagaimana menggelar sport tourism untuk memanjakan wisatawan. Bintan Triathlon ini menjadi contohnya. Sebab, tidak hanya melibatkan atlet, keluarga atlet pun bisa merasakan atmosfer yang sama," papar Arief.

Seblang Olehsari, Tradisi Banyuwangi Penghilang Mara Bahaya

Banyuwangi dikenal dengan budaya atau tradisi andalannya yaitu Tari Gandrung. Namun Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan Banyuwangi memiliki tradisi andalan lainnya, yaitu Barong Ider Bumi dan Seblang Olehsari yang tak kalah menarik.

"Kalau boleh saya katakan, ritual adat Seblang Olehsari ini merupakan salah satu trademark-nya Banyuwangi. Ini selalu dinantikan setiap tahunnya," kata Anas dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/6/2019).

Asdep Pemasaran I Regional II Kemenpar, Adella Raung, mengatakan tradisi Banyuwangi kaya makna dan cerita. Menurutnya Seblang bermakna menghilangkan pengaruh buruk, oleh sebab itu gaya tarian ini membuang tangan ke kanan atau ke kiri.

"Seblang ini kalau ikut bahasa Using singkatan dari Sebele Ilang (hilang sialnya). Jadi, biar semua hal yang tidak menyenangkan seperti penyakit dan bala-bala lain yang tidak menyenangkan ini hilang, dan berharap kemakmuran," ujar Adella.

Ritual Seblang terbilang unik. Penarinya menggunakan mahkota dari untaian daun pisang dan aneka bunga yang disebut masyarakat Olehsari Banyuwangi sebagai Omprok.

"Ritual Seblang diawali dengan selamatan di empat titik. Dua di antaranya makam sesepuh desa setempat, Ki Buyut Ketut dan Ki Buyut Cilik," jelas Kadispar Banyuwangi MY Bramuda.

Tradisi Seblang yang digelar tiap awal Syawal ini dipercaya bisa menghilangkan mara bahaya dan pagebluk (wabah penyakit). Penarinya, yang harus seorang gadis muda, menari dalam kondisi kerasukan arwah leluhur.

Sebelumnya penari telah ditunjuk leluhur melalui mediasi makhluk halus. Gadis yang telah ditunjuk ini akan menari-nari dengan mata tertutup di pentas bundar mengikuti iringan musik tradisional Banyuwangi. Ritualnya digelar selama 7 hari berturut-turut, biasanya dimulai pukul 14.30 hingga menjelang magrib.

"Ini sudah tradisi turun-temurun. Konon sudah dimulai sejak tahun 1930-an," sebut Kepala Bidang Pemasaran I Area I (Jawa) Kemenpar Wawan Gunawan.

Untuk tahun ini, penari Seblang ditunjuk tokoh warga Olehsari sama dengan tahun sebelumnya, namanya Susi Susanti. Dua tahun ini, Susi telah ditunjuk sebagai penari Seblang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar