Rabu, 05 Februari 2020

Ada Yang Baru di Tebing Breksi Yogyakarta

Tebing Breksi semakin mempesona saja. Kalau dulu cuma bisa foto-foto, kini ada area kemping dan penginapan untuk wisatawan.

Beberapa kali ke sini selalu mendapat suasana baru, selalu ada penambahan fasilitas dan penyempurnaan lokasi. Saat pertama kali ke tempat ini, Tebing Breksi yang berlokasi di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman ini belum menawarkan banyak pilihan.

Wisatawan yang datang hanya bisa menikmati bukit batu breksi yang berwarna keputihan dengan anak tangga menuju ke atas. Di bagian atas sendiri kita dapat melihat beberapa pemandangan seperti Candi barong, Gunung Merapi, Kota Yogyakarta, Candi Prambanan dan Candi Sojiwan.

Kali kedua saya ke tempat ini, dibagian atas sudah terdapat beberapa spot foto yang instagramable. Terlebih dengan letaknya yang berada di ketinggian, spot foto ini menawarkan pemandangan ketinggian yang menarik.

Beberapa spot foto disini berbayar tetapi ada juga yang bebas biaya, sehingga pengunjung bisa memilih mau berfoto dimana.

Di Tebing Breksi juga tersedia wisata jeep dengan berbagai pilihan rute seperti rute pendek, menengah dan panjang. Lokasi yang dikunjungi pun bermacam-macam seperti Candi Banyunibo, Tebing Banyunibo, Candi Ijo, Rumah Dome Teletubies, Bukit Teletubies, Selo Langit dan masih ada beberapa tempat lagi.

Tentu menjadi keasyikan tersendiri saat mengunjungi tempat-tempat menarik di sekitar Tebing Breksi dengan menggunakan jeep, kita dapat berhenti di tempat yang menarik dan mengambil foto-foto yang tak kalah keren.

Saat berkunjung untuk ketiga kalinya, fasilitas di Tebing Breksi sudah bertambah lagi. ada gedung serbaguna, penginapan, area camping dan beberapa fasilitas penunjang di sekitarnya. Wah! Semakin lengkap saja wisata di sini .Tentunya akan sangat menyenangkan dan mendapat suasana berbeda saat menginap di area Tebing Breksi yang berada di ketinggian.

Jalan menuju lokasi wisata ini juga sudah diperbaiki, sehingga semakin membuat tempat ini mudah dicapai. Tempat parkir yang luas, toilet maupun musholla juga tersedia. jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak berkunjung ke Tebing Breksi saat berada di Yogyakarta .Selamat berwisata.

Pasar Tradisional Jerman, Apa Bedanya dengan di Indonesia

Meski serba modern, Jerman masih menyimpan sisi tradisionalnya. Berkunjung ke Dusseldorf, traveler bisa berbelanja ala pasar tradisional seperti di Indonesia.

Kota Dusseldorf di Jerman dikenal sebagai pusat mode dan fashion. Tak hanya itu, kota ini merupakan perpaduan antara sisi modern dan tradisional yang apik. Salah satu sisi tradisional dari Dusseldorf tersimpan di kawasan Carlsplatz.

detikcom bersama rombongan Fam Trip Singapore Airlines berkunjung ke Carsplatz pada akhir bulan Maret lalu. Singapore Airlines memang punya rute menuju ke Dusseldorf yang terbang 4 kali dalam sepekan.

Carslplatz sendiri merupakan pasar tradisional yang menjual aneka kebutuhan sehari-hari traveler. Dari mulai bahan-bahan makanan, sayur-mayur, bumbu dapur, daging, keju, hingga sosis. Ada juga yang menjual perkakas dapur dan peranti lainnya.

Saat detikcom berkunjung ke Carsplatz, suasana pasar saat itu sedang ramai-ramainya. Maklum, sedang akhir pekan. Cuaca saat itu juga sedang cerah. Jadinya warga Kota Dusseldorf memanfaatkan waktu buat keluar rumah dan berbelanja ke pasar. Ini juga menjadi sebuah tempat wisata di Jerman.

Mereka membeli beberapa kebutuhan pokok seperti daging dan juga sayuran. Ada juga beberapa yang membeli keju dan roti. Mereka membawa sendiri kantong belanjaan dari rumah.

Para pedagang di pasar ini tidak menyediakan kantong plastik buat para pembeli. Kalaupun ada, akan dikenakan biaya ekstra. Sebuah langkah sederhana untuk 'Go Green' yang patut ditiru di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar