Bertajuk 'Fly Better', maskapai Emirates menebar promo tiket PP di awal tahun 2019. Terbang ke Dubai mulai dari Rp 9,97 juta.
Dalam siaran pers yang diterima detikTravel, Selasa (15/1/2019) Emirates menebar promo tiket PP kelas ekonomi ke berbagai destinasi di awal tahun 2019 ini. Untuk kelas ekonomi PP ke Dubai dari Jakarta, mulai dari Rp 9,97 juta.
Sedangkan ke dua destinasi di Eropa yakni Paris dan Amsterdam, promo tiket PP dari Jakarta mulai Rp 11,52 juta dan Rp 11 juta. Terakhir Jakarta-New York, promo tiket PP mulai dari Rp 15.360.000.
Pemesanan bisa dari sekarang sampai tanggal 3 Februari 2019. Untuk periode penerbangannya, dari 19 Januari hingga 15 Desember 2019. Tak hanya itu, anggota Emirates Skywards bisa mendapatkan Skywards Miles dua kali lipat selama promosi ini.
Berpusat di Dubai, jaringan global maskapai Emirates melayani 157 destinasi di 85 negara melintasi enam benua. Emirates saat ini mengoperasikan 14 penerbangan mingguan antara Jakarta dan Dubai serta 14 penerbangan mingguan antara Dubai dan Denpasar.
Bukan Kotanya Superman, Ini Metropolis Kota Hantu
Penggemar DC pasti tahu Metropolis, kota yang jadi tempat tinggal Superman. Tapi Metropolis yang ini, adalah kota hantu!
Diceritakan dalam komik DC dan film-film, Metropolis adalah rumahnya Superman (Clark Kent). Di sanalah Clark Kent bekerja menjadi wartawan, yang sewaktu-waktu menjadi Superman jika ada kejahatan.
Di dunia nyata, nyatanya tempat bernama Metropolis sungguhan ada. Dilansir dari CNN Travel, Selasa (15/1/2019) Metropolis adalah suatu kota hantu di Amerika Serikat.
Disebut sebagai kota hantu, sebab Metropolis ini ditinggalkan penduduknya. Hanya tersisa satu komplek bangunan yang dulunya tempat tinggal, itu pun sudah banyak yang rusak di mana-mana.
Metropolis berada di bagian timur negara Bagian Nevada. Tepatnya, berada di perbatasan Kota Utah dan Idaho. Sejarahnya, Metropolis dibangun oleh perusahaan Pacific Reclamation sebagai tempat tinggal bagi 7.500 orang di tahun 1910.
Seiring berjalan waktu, Metropolis pelan-pelan ditinggalkan penduduknya. Sebabnya, lanskap kota yang tandus dan sulit mendapatkan air bersih menyulitkan penduduknya untuk berkebun. Ditambah rangakaian cuaca buruk, makin sulit untuk bertahan hidup di sana.
Tahun 1929, penduduk Metropolis meninggalkan kotanya. Tak ada yang bisa bertahan hidup di sana.
Kini, Metropolis dikenal dengan sebutan Ghost Town alias Kota Hantu. Banyak wisatawan yang datang untuk menguji nyali.
Sungguhan Terjadi di Singapura, Malu Bertanya Sesat di Jalan
Kisah ini menjadi pelajaran penting bagi traveler. Seorang pemuda tersesat di Singapura selama 10 hari, akibat malu bertanya untuk jalan pulang. Duh!
Dilansir detikTravel dari beberapa media China dan Malaysia, Selasa (15/1/2019) Zhang Daming, pemuda berusia 18 tahun dari Malaysia pergi ke Singapura untuk mencari kerja. Dia bermalam di apartemen temannya dan semua baik-baik saja.
Tanggal 26 Desember 2018 adalah awal kisah malu bertanya sesat di jalan bagi Zhang. Pagi itu, dia meninggalkan apartemen temannya untuk mencari pekerjaan. Dia pun membawa uang pegangan sebesar SGD 50 atau setara Rp 520 ribu.
"Saya berjalan ke suatu kafe untuk makan siang, tetapi setelah itu saya tidak menemukan jalan pulang," kata Zhang.
Celakanya, Zhang juga tidak membawa ponsel dan paspor karena ditinggal di apartemen temannya. Tak hanya itu, dia pun meninggalkan uang sebesar SGD 495 atau setara Rp 5,1 juta di apartemen temannya.
Tambah celakanya lagi, Zhang malu untuk bertanya. Dia mencoba sendiri berjalan kaki untuk menemukan apartemen temannya, tapi yang ada malah tersesat.
"Saya sangat kebingungan. Semua apartemen kelihatannya sama," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar