Kerajaan Arab Saudi pada Selasa (2/2) waktu setempat mengeluarkan larangan masuk penerbangan dari 20 negara, termasuk Indonesia. Penutupan ini dilakukan karena ada kekhawatiran Arab Saudi terkait mutasi COVID-19.
Larangan sementara ini berlaku efektif mulai 3 Februari. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi memberlakukan pengecualian bagi diplomat, warga negara Saudi, praktisi medis dan keluarga mereka.
Selain Indonesia, Saudi juga menghentikan sementara penerbangan dari Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Italia, Pakistan, Brasil, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Prancis, Libanon, Mesir, India, dan Jepang.
Pejabat kesehatan di Kerajaan Arab Saudi memperingatkan bahwa tindakan yang lebih ketat akan diperlukan untuk mengekang penyebaran virus, jika masyarakat terus melanggar peraturan tentang jarak sosial dan larangan pertemuan besar.Dikutip dari Arab News, aturan ini diambil di tengah lonjakan global dalam kasus COVID-19 terkait dengan mutas COVID-19, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil, dan kekhawatiran bahwa vaksin yang diluncurkan di seluruh dunia mungkin kurang efektif melawannya.
Penerbangan ke dan dari Arab Saudi pertama kali diberlakukan pada 14 Maret 2020, dua minggu setelah Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa wabah virus Corona sebagai pandemi.
https://kamumovie28.com/movies/ju-on-white-ghost/
Dianggap Editan, Wanita yang Viral Aerobik Saat Kudeta Militer Buka Suara
Seorang wanita viral setelah videonya saat senam aerobik di tengah kudeta Myanmar tersebar di sosial media. Di video tersebut, terlihat wanita itu tengah tak sadar kudeta terjadi di belakangnya.
Setelah viral, banyak yang menganggap video aerobiknya editan. Terlebih wanita yang bernama Khing Hnin Wai ini terus menari saat rombongan mobil berwarna hitam melaju ke pos pemeriksaan keamanan di jalan menuju kompleks Majelis Persatuan.
Khing Hnin Wai tampak tidak mengetahui apa yang sedang terjadi di belakangnya. Ia terus melanjutkan tariannya dengan lagu 'Ampun Bang Jago' yang sempat populer di Indonesia. Dalam video tersebut, Wai sempat melirik sebentar ketika rombongan mobil itu melintas sebelum kemudian melanjutkan lagi gerakan aerobiknya.
Dilansir dari laman The Guardian, Wai mengakui bahwa perempuan yang viral adalah dirinya. Untuk semakin meyakinkan, ia mengunggah ulang beberapa video di lokasi yang sama.
Win diketahui telah menari aerobik di area tersebut selama beberapa bulan terakhir ini. Dalam laman Facebook pribadinya, Win mengaku sebagai guru pendidikan jasmani. Ia juga pernah menempuh pendidikan di Universitas Meiktila.
Win sendiri mengunggah lebih dari lima video saat dirinya sedang aerobik di depan jalan menuju gedung tempat militer menangkap Aung San Suu Kyi. Namun, video ketika dirinya merekam momen pertama kudeta menjadi yang paling viral.
Vaksin COVID-19 Sputnik V Punya Efikasi 91,6 Persen, Harganya Berapa?
Hasil uji klinis fase 3 menunjukkan vaksin COVID-19 Sputnik V memiliki efikasi 91,6 persen terhadap infeksi Corona. Peneliti mengatakan hasil ini sejalan dengan data kemanjuran yang dilaporkan pada tahap awal uji coba yang telah dimulai di Moskow, September 2020.
Vaksin ini dikembangkan oleh Pusat Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya di Moskow, sebuah pusat penelitian yang dikelola negara. Gamaleya memproduksi vaksin dengan dukungan dari Dana Investasi Langsung Rusia.
Vaksin ini sudah disetujui di Rusia, Belarusia, Serbia, Argentina, Bolivia, Aljazair, Venezuela, Paraguay, Turkmenistan, Hongaria, UEA, Iran, Guinea, Tunisia, Armenia dan wilayah Palestina.
Berikut fakta-fakta terkait vaksin Corona Sputnik V.
1. Metode pembuatan vaksin
Vaksin buatan Rusia ini didasarkan pada DNA adenovirus jenis SARS-CoV-2. Vaksin ini menggunakan virus yang telah dilemahkan untuk mengirimkan sebagian kecil patogen dan menstimulasi respons imun.
Alexander Gintsburg, direktur Pusat Penelitian Nasional Gamaleya, menyatakan bahwa partikel virus Corona dalam vaksin tersebut tidak dapat membahayakan karena tidak dapat berkembang biak.
2. Efek samping yang timbul
Dalam laporan uji klinis, peneliti mengatakan tidak ada efek samping serius yang dilaporkan terkait vaksinasi. Mayoritas efek samping yang dilaporkan ringan, seperti nyeri di tempat suntikan, gejala seperti flu dan kelelahan.
3. Harga
Salah satu keuntungan dari vaksin adenoviral yang digunakan sebagai metode pembuatan vaksin ini adalah tidak perlu disimpan dan diangkut dalam suhu yang sangat dingin.
Harganya US$ 10 atau sekitar Rp 142 ribu per dosis, menurut Russian Direct Investment Fund, yang mendanai produksi vaksin dan bertanggung jawab untuk menjualnya secara global.
https://kamumovie28.com/movies/ju-on-black-ghost/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar