Kamis, 12 Maret 2020

Ini 10 Kota Dunia yang Paling Sering Dinyanyikan

Tak sedikit kota yang menjadi inspirasi dalam sebuah lagu. Menurut sebuah riset, ini 10 kota di dunia yang paling sering dinyanyikan.
Dalam sebuah riset yang dirilis oleh Celebrity Cruises, Senin (14/1/2018), sejumlah kota di dunia ternyata kerap disebut dalam barisan lagu populer.
Mencari tahu hal tersebut, pihak Celebrity Cruises meriset sekitar 200 ribu lagu yang masuk dalam chart top 40 dari 100 lagu billoard AS dan Inggris dari tahun 1960. Pencarian itu menghasilkan sekitar 2 ribu lagu dari 896 penyanyi yang menyebutkan 420 kota berbeda di seluruh dunia.
Dari 420 kota di dunia, New York di AS diketahui jadi kota yang paling sering disebut dalam 161 lagu. Bukan rahasia umum, kalau popularitas New York membuatnya sering jadi sumber inspirasi bagi para penyanyi.
Kemudian, di peringkat 2 ada London yang disebut dalam 101 lagu. di peringkat ketiga ada Los Angeles yang disebut dalam 88 lagu populer.
Selain tiga besar di atas, berikut 10 besar kota dunia yang namanya sering jadi inspirasi dalam lagu-lagu populer:
1. New York, 161 lagu
2. London, 101 lagu
3. Los Angeles, 88 lagu
4. California, 68 lagu
5. Hollywood, 66 lagu
6. Paris, 54 lagu
7. Miami, 46 lagu
8. New Orleans, 43 lagu
9. Brooklyn, 38 lagu
10. Roma, 30 lagu

Prediksi Tren Traveling 2019: Augmented Reality dan Mencari Leluhur

 Tahun yang baru, gaya traveling pun juga harus baru. Kira-kira, apa saja prediksi tren traveling di tahun 2019 ini?

Lonely Planet baru-baru ini mengeluarkan daftar prediksi tren traveling yang akan banyak ditemukan di tahun 2019. Bisa dibilang, cukup banyak perbedaan dari tahun sebelumnya.

Seperti dilihat detikTravel dari Lonely Planet, Senin (14/1/2019) setidaknya ada 5 poin yang akan booming. Mulai dari tipe traveler, sampai atraksi yang dilakukan.

Berikut selengkapnya, 5 tren traveling yang diprediksi tahun 2019:

1. Menjauhi tempat-tempat turis

Biasanya, traveling ke sebuah tempat baru destinasinya adalah yang banyak dikunjungi wisatawan. Tapi, menurut Lonely Planet, di tahun 2019 makin banyak orang yang menghindari tempat ramai turis.

Umumnya, wisatawan akan menghindari keramaian dan pergi di musim low season. Mungkin, bisa jadi alternatif kamu yang suka tempat sepi nih.

2. Menjelajah lewat Augmented Reality

Teknologi semakin lama, semakin berinovasi, begitupun dunia traveling yang ikut terdampak. Kalau di tahun sebelumnya orang lebih gemar menggunakan smartphone, di tahun ini, prediksinya akan sedikit berbeda.

Traveler akan lebih gemar menggunakan Augmented Reality. Dengan menggunakan bantuan headset, aplikasi, teknologi 360 derajat wisatawan akan mendapat informasi dan pengalaman yang berbeda saat berkunjung ke sebuah destinasi.

3. Mencari Leluhur

Mungkin, traveler mayoritas lahir di Indonesia. Namun, bisa jadi, ada darah negeri lain yang belum diketahui.

Menurut Lonely Planet, di tahun 2019, makin banyak orang yang traveling untuk mencari dari mana ia sesungguhnya, atau akar asal-usul leluhurnya. Tentunya, ini akan seperti sebuah petualangan yang tidak terbayangkan. Kamu mau coba mencarinya?

4. Road trip dengan kendaraan elektrik

Jalan-jalan jalur darat naik kendaraan berbahan bakar bensin mungkin sudah biasa. Kalau pakai kendaraan elektrik bagaimana?

Nah, kalau barangkali ingin merasakan yang berbeda, bisa coba gaya traveling yang satu ini. Bukan cuma pengalaman baru, bisa jadi salah satu alternatif ramah lingkungan yang patut dicoba nih.

5. Langit gelap

Beberapa wisatawan gemar berfoto dengan cahaya terang dengan pemandangan indah. Tapi, sepertinya langit gelap juga tidak kalah menarik.

Bisa saja, traveler pergi ke lapangan terbuka dan mencari tempat dengan pemandangan langit yang cantik. Bintang-bintang dan bulan, jadi suasana asyik untuk kemping atau hanya sekadar bersantai. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar