Kamis, 15 April 2021

Update Corona 14 April: Tambah 5.656 Kasus Baru, Total Kasus Aktif 108.384

 Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia bertambah 5.656 kasus pada Rabu (14/4/2021). Total kasus positif menjadi 1.583.182, sembuh 1.431.892, dan meninggal 42.906.

Spesimen yang diperiksa mencapai 77.522 dan ada 58.450 suspek. Total kasus aktif hari ini 108.384, berkurang 215 dibandingkan kemarin.


Detail penambahan kasus Corona di Indonesia adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 5.656 menjadi 1.583.182

Pasien sembuh bertambah 5.747 menjadi 1.431.892

Pasien meninggal bertambah 124 menjadi 42.906

Sebelumnya, pada Senin (12/4/2021), tercatat total sebanyak 1.577.526 kasus positif virus Corona COVID-19, 1.426.145 pasien sembuh, dan 42.782 kasus meninggal dunia.

https://cinemamovie28.com/movies/the-founding-of-a-republic/


Jabar Tertinggi Lagi! Ini Sebaran 5.656 Kasus Baru COVID-19 RI 14 April


Pada Rabu (14/4/2021), Indonesia melaporkan penambahan 5.656 kasus baru COVID-19. Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.583.182 kasus COVID-19.

Jawa Barat mencatatkan penambahan kasus COVID-19 tertinggi dengan 1.568 kasus, disusul Jawa Tengah dengan 716 kasus, dan DKI Jakarta dengan 661 kasus.


Detail perkembangan virus Corona Rabu (14/4/2021), adalah sebagai berikut:


Kasus positif bertambah 5.656 menjadi 1.583.182


Pasien sembuh bertambah 5.747 menjadi 1.431.892


Pasien meninggal bertambah 124 menjadi 42.906.


Tercatat sebanyak 74.158 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 58.580.


Sebaran 5.656 kasus baru Corona Indonesia pada Rabu (14/4/2021), sebagai berikut:


Jawa Barat: 1.568 kasus

Jawa Tengah: 716 kasus

DKI Jakarta: 661 kasus

Riau: 335 kasus

DI Yogyakarta: 292 kasus

Jawa Timur: 262 kasus

Kalimantan Selatan: 256 kasus

Kalimantan Timur: 196 kasus

Sumatera Barat: 174 kasus

Bangka Belitung: 144 kasus

Bali: 121 kasus

Sulawesi Selatan: 118 kasus

Kalimantan Barat: 92 kasus

Banten: 86 kasus

Kalimantan Tengah: 82 kasus

Sumatera Selatan: 78 kasus

Sulawesi Tengah: 61 kasus

Sumatera Utara: 60 kasus

Lampung: 58 kasus

Nusa Tenggara Timur: 55 kasus

Jambi: 51 kasus

Kepulauan Riau: 45 kasus

Papua Barat: 30 kasus

Aceh: 26 kasus

Nusa Tenggara Barat: 20 kasus

Maluku: 18 kasus

Kalimantan Utara: 17 kasus

Bengkulu: 15 kasus

Gorontalo: 7 kasus

Maluku Utara: 6 kasus

Sulawesi Utara: 3 kasus

Sulawesi Tenggara: 2 kasus

Sulawesi Barat: 1 kasus


Boleh Kok Makan Gorengan saat Berbuka, Tapi Ini Catatannya..


Salah satu kebiasaan orang Indonesia saat berbuka puasa adalah menyantap gorengan. Boleh nggak sih kita makan gorengan saat buka puasa?

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP mengatakan boleh-boleh saja memakan gorengan saat berbuka puasa, namun harus diperhatikan lagi porsi untuk menyantapnya.


"Gorengan tetap harus hati-hati, tidak saat berbuka langsung, arena tenggorokan kita masih butuh hidrasi, gorengan tetap tidak boleh berlebihan, habis buka baiknya minum yang manis-manis terlebih dahulu," jelas Prof Ari, dalam Webinar Online 'Tips Sehat Puasa ala Guru Besar FKUI'. Senin (12/4/2021).


"Bisa kurma 3 buah, kue kecil, atau jus. Kalau untuk makan besar bisa setelah sholat magrib, karena lambung harus diberikan makanan secara bertahap," tambah Prof Ari.


Selain itu, Prof Ari juga juga menyarankan untuk hindari makanan yang banyak mengandung gas seperti:


Makanan berlemak

Sayuran tertentu seperti sawi dan kol

Buah-buahan tertentu seperti buah nangka, kedondong, buah yang dikeringkan

Minuman yang bersoda

Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung

Kopi

Minuman beralkohol

Anggur putih

Sari buah sitrus

Susu full cream

https://cinemamovie28.com/movies/fast-five/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar