Ekshibisionisme menurut buku pedoman Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) termasuk ke dalam kelompok perilaku penyimpangan seksual disebut paraphilia. Seorang dengan ekshibisionisme bisa mendapatkan kepuasaan seksual ketika memperlihatkan organ intimnya pada orang lain.
Di Indonesia kecenderungan perilaku ekshibisionisme ini beberapa kali pernah membuat heboh. Kejadian terbaru yang terjadi di Tasikmalaya bahkan disebut oleh Wakil Ketua Komnas Perempuan Budi Wahyuni jadi tanda ekshibisionisme semakin agresif.
"Jadi ini semakin beragam dan macam-macam, jadi kalau ekshibisionisme biasanya tidak senekat itu, rata-rata mereka duduk di satu tempat orang yang melihat, kalau ini kan mendatangi. Jadi semakin agresif dan lebih aktif bentuknya," ujar Wahyuni saat dihubungi detikcom.
Berikut contoh kasus kecenderungan ekshibisionisme yang pernah membuat heboh:
1. Lempar sperma
Di Tasikmalaya, Jawa Barat, sedang heboh kasus teror cabul pelemparan sperma pada ibu rumah tangga. Hal ini diketahui setelah salah satu korban berinisial LR melaporkannya pada polisi.
Saat kejadian LR sedang menunggu ojek online di Jalan Letjen Mashudi lalu dihampiri pelaku yang menggunakan motor matic. Secara tiba-tiba pelaku langsung meraba dan menggesek kemaluannya sendiri, hingga akhirnya melempar sperma ke arah LR.
"Identitas terlapor (pelaku) sudah kita ketahui," ucap Kapolresta Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto kepada detikcom via telepon, Senin (18/11/2019).
2. Serang anak SMP
Di Karawang, Jawa Barat, terkuak kasus pria pamer kelamin pada siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada Maret 2019 pengakuan seorang guru menyebut terdata hampir 70 siswi menjadi korban aksi mesum tersebut.
"Ini masih sementara, belum seluruh siswa sata ditanyai. Beberapa kelas belum saya datangi," kata seorang guru salah satu SMP Negeri di Jalan Ahmad Yani, Karawang.
Peristiwa paling baru menimpa seorang siswi kelas 8 SMP di Jalan Ahmad Yani. Ia hampir dibawa masuk ke dalam mobil oleh dua pria mesum sebelum akhirnya bisa meloloskan diri.
3. Ramai di Depok
Warga Kota Depok juga sempat heboh oleh aksi pamer alat vital yang terekam kamera. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Juanda, Depok, pada Rabu (16/10). Seorang perempuan berinisial BD menyaksikan detik-detik seorang pria bermotor yang memperlihatkan kemaluannya saat berhenti di pinggir jalan.
Selang sehari, tepatnya Kamis (17/10), aksi serupa juga terjadi di tempat umum. Pelaku bahkan melakukannya di atas Angkot yang berpenumpang. Pelaku, yang kemudian menyadari salah satu korban merekam aksinya lantas segera menutup kemaluan dengan celananya.
Sebelumnya, aksi serupa pernah terjadi di depan SMA Yamida, Kota Depok, pada Jumat (20/9) lalu. Pelaku memamerkan kelaminnya di depan anak-anak yang baru pulang sekolah.
4. Pamer dekat SD
Pada Maret 2019 lalu polisi memburu pria yang memainkan alat kelaminnya di dekat salah satu SD di Denpasar, Bali. Pria itu dinilai meresahkan warga dan orang tua siswa.
Dalam video yang viral tampak seorang pria menutupi wajahnya dengan masker dan kacamata hitam. Pria berjaket warna gelap itu terlihat duduk di atas motor melakukan perbuatan tak senonoh.
"Ya pasti kita cari apalagi kalau sudah meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum," kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan kala itu. https://bit.ly/2D2yhbK
Bermain-main dengan Magnet, Mr P Mampat hingga Nyawa Nyaris Melayang
Remaja 14 tahun asal China dilaporkan hampir tewas karena memasukkan 53 biji magnet ke dalam penisnya. Dia berpikir si magnet dapat dikeluarkan dari saluran kencingnya.
Namun, remaja bernama Jiang Hua tersebut gagal melakukannya, demikian dilaporkan Daily Mail. Ketimbang berhasil menariknya kembali dengan magnet dari luar, si biji magnet malah makin berjejal di dalam penis.
Esok harinya, Jiang mengalami pendarahan.
Dia lalu dilarikan ke Wuhan Children's Hospital dengan kondisi pucat, muntah, dan syok. Dokter memberikan tindakan bedah dan ditemukan biji-biji magnet tersebut berkumpul, sehingga menyebabkan pendarahan.
Kejadian tersebut terjadi pada 12 November lalu saat Jiang bermain-main dengan magnetnya. Nahas, Jiang yang berusaha mengeluarkan biji dari penis dengan menambah jumlah magnet, justru membuat salurannya 'mampat'.
Sebelumnya sudah ada kejadian serupa yang menimpa remaja usia belasan. Hati-hati, mainan biji magnet dapat 'membunuh' ketika tertelan atau masuk ke dalam tubuh. https://bit.ly/2CVpOay
Tidak ada komentar:
Posting Komentar