Sabtu, 23 November 2019

Dicopot dari Kapolres Kampar, AKBP Asep Terima Keputusan Kapolri

AKBP Asep Darmawan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Kampar oleh Kapolri Jenderal Idjam Azis. Asep merasa legowo dengan keputusan itu.

"Saya terima keputusan Pak Kapolri," ujar Asep ketika dihubungi, Jumat (22/11/2019) malam.

Asep tak menjelaskan terkait pemeriksaan yang dijalaninya usai dicopot. Asep sendiri baru menjabat sebagai Kapolres Kampar sekitar 2 bulan.

Pencopotan Asep tertuang dalam surat telegram nomor ST/3094/XI/KEP./2019 yang terbit pada Senin (18/11). Surat telegram itu ditandatangani As SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri.

Baca juga: Tak Cuma Urusan Telat yang Bikin AKBP Asep Dicopot

Salah satu penyebab Asep dimutasi adalah gara-gara ngobrol saat Idham berpidato. Asep disebut tak memperhatikan arahan Idham saat bicara dalam apel HUT Brimob di Depok, Jawa Barat.

Asep kemudian diperiksa tim Propam Polri. AKBP Asep dimutasi ke Yamna Polri untuk memudahkan proses pemeriksaan.

Pencopotan Asep ternyata menjadi perhatian anggota dewan dan diungkit ketika Kapolri Jenderal Idham Azis rapat perdana di DPR. Idham lalu akhirnya angkat bicara. Idham menyebut Asep terlambat ke apel. Namun, bukan hanya hal itu yang membuatnya dicopot.

"Bagi saya satu keteladanan lebih baik daripada 1.000 nasehat dan saya ingin memberi gambaran kepada kapolres yang lain. Saya akan memberi gambaran kepada kapolres yang lain bahwa anda dilihat oleh anda punya anak buah. Kalau anda sudah nggak benar bagaimana kau bisa memimpin satu kesatuan. Kira-kira begitu kebijakan saya," ujar Idham Azis.

Habiburokhman ke Kapolres Kampar yang Dimutasi: Anggap Ujian Hidup

 AKBP Asep Darmawan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Kampar lantaran tak memperhatikan arahan Kapolri Jenderal Idham Azis saat HUT Brimob di Depok Jawa Barat. Anggota Komisi III DPR Habiburokhman berharap AKBP Asep bisa memetik hikmah dari kejadian ini. https://bit.ly/2DbfeMM

Habiburokhman awalnya menyebut tak ada yang salah dari mutasi AKBP Asep. Menurutnya itu adalah bagian dari penegakan disiplin.

"Jika benar demikian, saya pikir wajar-wajar saja. Mungkin itu model penegakan disiplin sekaligus edukasi internal. Polisi yang punya beban tugas berat melayani masyarakat tentu dituntut memiliki disiplin tinggi. Saya nggak lihat ada masalah," kata Habiburokhman, Rabu (20/11/2019).

Politikus Partai Gerindra itu lalu memberi petuah kepada AKBP Asep. Mutasi karena tak menyimak pidato Kapolri diharap bisa menjadi pelajaran hidup untuk AKBP Asep.

"Nasihat saya untuk AKBP Asep anggaplah ini satu ujian hidup beliau agar lebih mawas diri, beliau masih muda dan tentu masih punya kesempatan memperbaiki diri," kata Habiburokhman.

Kabar mengenai mutasi Asep ini sebelumnya disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal. Iqbal juga menyebut Asep dimutasi ke Yanma (Pelayanan Markas) Polri.

Asep dimutasi gara-gara ngobrol saat Jenderal Idham Azis berpidato. Asep disebut tak memperhatikan arahan Idham saat berbicara dalam apel HUT Brimob di Depok, Jawa Barat.

"Ya (tidak memperhatikan arahan Kapolri) dan saat ini Kapolres masih diperiksa di Propam," kata Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri kepada detikcom. https://bit.ly/2DbfaN2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar