Minggu, 24 November 2019

Kecanduan Seks Atau Cuma Terlalu Sering? Ini Bedanya

Seseorang yang kecanduan seks biasanya sangat sering melakukan aktivitas tersebut, namun sekedar sering saja belum tentu bisa disebut kecanduan. Ada ciri-ciri tertentu yang harus dipenuhi sebelum mengatakan seseorang kecanduan seks.

Ciri-ciri kecanduan seks atau disebut juga hiperseks adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (15/10/2012).

Kecanduan seks dicirikan dengan fantasi seksual, keinginan untuk berhubungan seks dan perilaku seksual lainnya secara intens dan berulang-ulang. Kalau sudah berlangsung selama minimal 6 bulan, maka sudah dikategorikan kecanduan.

Tidak ada patokan yang baku mengenai frekuensi dan durasi berhubungan seks, tiap individu punya ukuran yang sifatnya relatif. Biasanya dikatakan berlebihan kalau selalu butuh behubungan seks untuk meredakan stres.

Untuk bisa dikategorikan kecanduan, keinginan untuk berhubungan seks juga harus sudah mengganggu aktivitas lainnya. Pekerjaan, pergaulan dan kehidupan sehari-hari berantakan karena memikirkan seks.

Ketika sudah kecanduan, keinginan untuk berhubungan seks jadi sulit dikontrol. Kondisi ini sering membahayakan, banyak yang kehilangan pekerjaan, putus hubungan dengan pasangan atau kesulitan keuangan gara-gara tidak bisa mengontrol keinginan untuk berhubungan seks.

Seseorang yang sudah kecanduan seks pikirannya akan dipenuhi dengan fantasi-fantasi erotis, maupun perilaku-perilaku yang tidak wajar. Semua itu muncul begitu saja tanpa ada pengaruh dari alkohol maupun obat terlarang.

5 Hal Wajib Tahu Soal Onani, Salah Satunya Bisa Bikin Mr P Mirip Terong

Sebuah video viral menggemparkan Banyuwangi, Jawa Timur, menampilkan seorang pria diduga onani di ATM. Video berdurasi 30 detik itu menyebar di media sosial dan grup WhatsApp. https://bit.ly/2QHExhr

Dalam video tersebut, seorang pria masuk ke dalam ATM dan disebut memainkan alat kelamin. Baju, celana, dan sandalnya tergeletak di lantai. Adegan itu direkam seseorang dan menjadi viral.

Terlepas dari video tersebut, onani atau masturbasi sendiri adalah aktivitas seks yang tidak melukai pria atau orang di sekitarnya (harmless). Meski demikian, boleh tidaknya aktivitas itu dilakukan selalu menjadi kontroversi.

Dikutip dari WebMD, berikut 5 hal wajib tahu soal onani.

1. Manfaatnya beda dengan seks reguler

Selain memberi kepuasan, onani juga berdampak baik pada kesehatan pria. Namun menurut associate professor Tobias S. Kohler, MD, MPH, dari Southern Illinois University School of Medicine in Springfield, dampak tersebut beda dengan yang diperoleh dari hubungan seks reguler.

Hubungan seks dengan pasangan memberi manfaat yang lebih menyeluruh pada pria. Manfaat ini meliputi tekanan darah yang stabil dan ideal, menjaga kesehatan jantung, prostast, dan kemampuan menahan rasa sakit. Sayangnya, belum belum diketahui penyebab pasti perbedaan manfaat kesehatan dari onani dan hubungan seks dengan pasangan.

2. Bukan tanpa risiko

Risiko masturbasi memang lebih rendah dibanding hubungan seks dengan orang lain. Masturbasi tidak menularkan penyakit seksual, tapi bisa menyebabkan iritasi atau patah bagi yang terlalu sering. Patah terjadi saat penis yang ereksi dipaksa bengkok, sehingga ruang yang berisi pembuluh darah mengalami cedera.

"Penis jadi terlihat seperti terong. Tampak bengkak dan berwarna ungu. Kondisi ini hanya bisa ditangani dengan operasi," kata Kohler. https://bit.ly/2s5ip6a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar