Kamis, 21 November 2019

Mager Terjemahkan Bahasa Asing? Pakai Google Go Tinggal Dengarkan

Kadang malas menerjemahkan atau kesulitan membaca web berbahasa asing? Google Go menawarkan fitur baru yaitu semacam pembaca yang memungkinkan user untuk mendengarkan halaman web apapun yang diinginkan dengan menerjemahkannya.

"Hal pertama yang ingin saya bicarakan adalah sejumlah tantangan terbesar untuk pengguna internet. Jadi, yang pertama adalah bahasa. Kalau Anda tumbuh dengan bahasa lokal akan susah untuk mencari konten yang Anda inginkan," kata Bibo Xu, Product Manager Google Search, beberapa waktu lalu.

Hanya dengan mengetuk tombol, fitur ini mampu mengucapkan seluruh halaman web dan kamu dapat mendengarkannya. Sangat membantu tentunya apalagi ketika kamu dalam situasi yang tak memungkinkan untuk membaca.

"Kami 'membawa' Google Translate ke pencarian. Jadi katakanlah kamu menemukan artikel Wikipedia berbahasa Inggris, gambar macan, kamu bisa menerjemahkannya," katanya.

Jika kamu hanya bisa bahasa daerah, cukup ketuk bagian atas dan secara otomatis Google Go akan menerjemahkan seluruh halaman untuk menjadi bahasa Indonesia atau bahasa lokal misalnya Sunda atau Jawa yang sudah ada di Google Translate. User juga bisa memutar ulang kata-kata yang diucapkan dari halaman web tersebut.

Selain itu fungsi tersebut, Google Go juga ditambahkan fitu baru lain yakni Key Moments yang gunanya adalah untuk mengkategorikan hasil pencarian visual, yaitu gambar dan video. Fitur ini membuat Google Go punya kemampuan layaknya Google Search biasa.

Nah fitur berikutnya yang tak kalah kerennya adalah Google Lens yang bisa membantu kamu mengetahui barang apa yang ingin kamu ketahui mulai dari nama dan di mana kamu bisa membelinya. Saat kamu melihat sesuatu misalnya kursi, kamu bisa memakai fitur Lens untuk mengetahui produk tersebut lebih lanjut. https://bit.ly/2O5Ejib

Kormo, Aplikasi Cari Kerja Google Buat Anak Muda

 Google punya aplikasi cari kerja untuk anak muda, namanya Kormo. Ada banyak fitur yang bisa dimanfaatkan oleh aplikasi yang bisa diunduh di Play Store ini.

"Jadi misi kami adalah menghubungkan kesempatan ekonomi dan yang kami lihat seperti di negara seperti Indonesia. Ada banyak pelatihan yang dibutuhkan," Bickey Russell, Project Lead Kormo di acara Google for Indonesia Product Deep-Dive beberapa waktu lalu.

Kormo adalah aplikasi bursa kerja dan pengembangan karier dikhususkan untuk orang berusia 18-25 tahun. Aplikasi ini diluncurkan pertama kali di Indonesia pada bulan Maret dan diklaim telah membantu lebih dari 50 ribu pelamar.

Di Indonesia, masih kata Bickey, 42% populasi di bawah 25 tahun dan ketika mereka sampai ke usia kerja mereka berjuang untuk mencari kerja.

"Mereka berjuang dengan hal mencari kerja, apa yang harus aku lakukan, apa yang aku bisa, tapi satu hal yang mereka punya adalah smartphone. Itu adalah kesempatan besar bagi kami untuk membantu mereka melalui teknolog,i" sambungnya.

Ada lima hal yang bisa dilakukan di pencari kerja Kormo:

1. CV Digital untuk profil profesional yang bisa di download dalam bentuk PDF.

2. Mendapatkan pekerjaan yang dipersonalisasi lewat machine learning Google. Ketika tersambung ke Kormo, pengguna bisa memutuskan preferensi pekerjaan apa yang mereka inginkan.

3. Mengembangkan pengetahuan dan keahlian lewat video dan artikel yang tersedia.

4. Melihat proses seleksi kerja secara transparan.

5. Menambahkan badge untuk melengkapi resume digital.

Bickey juga menjelaskan bahwa pekerjaan apapun terbuka untuk Kormo selama tidak menyalahi terms and condition. Perusahaan yang bergabung dengan Kormo antara lain Bukalapak, Tiket.com, GO-LIFE, Indocareer, Union Group, Sari Roti dan lain-lain. https://bit.ly/35vHV3d

Tidak ada komentar:

Posting Komentar