Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar reuni di Monas, Jakarta Pusat. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menyebut tidak ada masalah jika PA 212 ingin menggelar acara itu.
"Ya tentunya berkaitan dengan adanya rencana Reuni Akbar 212, memang kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan mengumpulkan massa itu adalah hak, unjuk rasa, demonstrasi itu hak daripada warga negara, tapi tetap ada aturannya," ujar Argo seusai pelantikan kenaikan pangkat di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).
Meskipun tak mempermasalahkan Argo menyebut kegiatan mengumpulkan massa itu harus mengikuti aturan yang berlaku. Salah satunya, kata Argo, surat pemberitahuan rencana menggelar kegiatan harus diajukan sebagai bahan analisa polisi.
"Nanti kalau misalnya ada surat pemberitahuan ke Kepolisian akan kita analisa. Kita juga memerlukan dari kirka intelijen ya, kirka intelijen itu gunanya untuk menghitung berapa pengamanan yang harus dilakukan," katanya.
Dalam pengamanan, kata Argo, polisi akan bekerja sama dengan TNI. "Tentunya nanti kita akan kerja sama dengan TNI untuk pengamanan seandainya nanti surat pemberitahuan sudah masuk ke kepolisian," katanya.
Diketahui, PA 212 berencana menggelar reuni pada 2 Desember 2019. Mereka berharap Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab bisa hadir.
"Iya, benar, dan ini kan sudah menjadi agenda rutin tahunan," kata juru bicara PA 212 Habib Novel Bamukmin saat dimintai konfirmasi, Senin (4/11). https://bit.ly/2Oj7ZZr
Pengacara HRS ke Ade Armando: Laporan Meme 'Joker' Inisiatif Fahira
Pakar telekomunikasi Ade Armando menduga dilaporkan Fahira Idris terkait meme 'Joker' Anies Baswedan karena ada peran Habib Rizieq Syihab (HRS). Pengaraca HRS, Sugito Atmo Prawiro, menepis tudingan Ade Armando.
"Kalau menurut saya, Fahira berteman atau silaturahmi ke HRS itu sudah sejak dulu. Nggak ada urusan dengan ketika ada meme Joker lalu berteman. Karena beliau umrah ya silaturahmi. Kalau mengenai Joker yang Ade Armando dilaporkan, itu urusan Fahira. Fahira berhak juga melaporkan. Nggak ada urusannya dengan HRS," kata Sugito saat dihubungi, Rabu (20/11/2019).
Sugito malah menduga Ade Armando sedang menggiring opini HRS terlibat dalam pelaporan Fahira. Dia menegaskan pelaporan meme 'Joker' Anies tidak berkaitan dengan HRS.
"Ade Armando sengaja menggiring bahwa ini loh Fahira melaporkan seakan-akan dikaitkan dengan HRS. Sehingga posisinya 'oh ini semua skenario HRS'. Nggak begitu ceritanya. Kalau ini murni inisiatif Fahira," ucap Sugito.
Ade Armando sendiri menduga ada peran HRS hingga dirinya dipolisikan karena sering mengkritik Imam Besar FPI tersebut. Sugito mengatakan HRS tak suka Ade Armando karena sering mengeluarkan pernyataan yang memojokkan umat Islam.
"Itu baru asumsi. HRS kalau tidak suka dengan Ade Armando itu terkait statement memojokkan umat Islam," ucapnya.
Sebelumnya, Ade Armando mempertanyakan alasan Fahira Idris melaporkan dirinya ke polisi soal meme 'Joker' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ade Armando menduga pertemuan Fahira Idris dengan Habib Rizieq Syihab berkaitan dengan laporan tersebut.
Ade Armando mengungkit Fahira Idris yang sempat bertemu dengan Rizieq di Arab Saudi saat pergi umrah. Ia pun curiga ada 'peran' Rizieq dalam hal ini. Ade Armando menduga Rizieq berperan karena dirinya sering mengkritik.
"Ternyata jawabannya jelas ketemu Rizieq Syihab di Mekah. Rizieq itu musuh saya memang. Kalau dicari alasan, ya bayangin dong umrah ketemu Rizieq Syihab mau bikin reuni 212, ya udah jelas," ungkap Ade Ade kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/11).
"Tadi saya bilang, ternyata sekarang Bu Fahira ke Saudi ketemu Pak Rizieq, kan. Ya itu semakin menjelaskan kenapa Bu Fahira membenci saya kan," sambung Ade. https://bit.ly/37BILgi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar